Inger tumbuh di keluarga miskin, tetapi hatinya angkuh dan ia bangga akan kecantikannya. Ia dikirim bekerja pada sebuah keluarga kaya. Ketika diberi kesempatan pulang mengunjungi orang tuanya dengan membawa roti dan hadiah, ia berjalan melintasi rawa yang berlumpur. Demi menjaga sepatunya tetap bersih, ia melemparkan roti itu ke dalam lumpur dan menginjaknya sebagai pijakan. Angin rawa berembus dingin dan langit mulai kelabu, tetapi gadis itu hanya memikirkan sepatunya yang ingin ia jaga agar tetap mengilap. Dongeng karya Hans Christian Andersen ini melanjutkan kisahnya dengan akibat dari perbuatan tersebut, sebuah gambaran muram tentang nasib orang yang meremehkan rezeki, sekaligus tentang pintu yang tetap terbuka bagi penyesalan yang tulus dari dalam hati.
IDDongeng Klasik DuniaDenmark
✦
Nilai yang Kita Bawa Pulang
Pesan Moral
Kesombongan dan sikap tidak menghargai rezeki akan membawa akibat buruk.
ELIBRARY PLUS
Lebih Nyaman Membaca. Lebih Lengkap Belajar.
Satu membership untuk pengalaman ELibrary yang lebih nyaman, bersih, dan terus berkembang.
✦
AVAILABLE NOW
COMING SOON
ELibrary Stories + elibrary.id PLUS
Pilih satu paket Premium Access. Tidak berlangganan otomatis. Pembayaran diproses aman melalui Midtrans.
PREMIUM CHECKOUT
Ringkasan Paket Anda
Periksa kembali paket sebelum melanjutkan ke tahap pembayaran.
✓
Paket—
Harga—
Masa Akses—
Pembelian satu kali. Tidak berlangganan otomatis. Pembayaran diproses melalui Midtrans dan verifikasi dilakukan secara server-side.
◷Siap melanjutkan ke pembayaran aman melalui Midtrans.
ELIBRARY STORIES PREMIUM
Lanjutkan Membaca Cerita Lengkap
Cerita lengkap dan modul pembelajaran Premium tersedia melalui Premium Access.
Premium Access dapat dibeli dengan aman melalui checkout Midtrans.