Hans Christian Andersen · Denmark

Putri dan Kacang Polong

Seorang pangeran ingin menikah dengan putri sejati, maka ia berkeliling dunia mencarinya. Ia bertemu banyak putri, tetapi selalu ada saja hal yang membuatnya ragu, dan akhirnya ia pulang dengan hati murung. Pada suatu malam badai, seseorang mengetuk gerbang istana. Di sana berdiri seorang gadis yang basah kuyup dan mengaku sebagai putri. Ratu tua diam-diam menyusun ujian yang sederhana: ia meletakkan sebutir kacang polong di tempat tidur, lalu menumpuk dua puluh kasur dan dua puluh kain bulu di atasnya. Badai berderu di luar dan lampu-lampu istana bergoyang, sementara sang pangeran menunggu dengan hati yang berdebar-debar sampai pagi tiba. Dalam dongeng singkat karya Hans Christian Andersen ini, kepekaan yang halus, bukan sekadar gelar, dianggap sebagai tanda keaslian yang sejati.

IDDongeng Klasik DuniaDenmark
Ilustrasi Putri dan Kacang Polong di atas tumpukan kasur
Nilai yang Kita Bawa Pulang

Pesan Moral

Keaslian sejati kadang terlihat dari hal-hal kecil.

ELIBRARY PLUS

Lebih Nyaman Membaca. Lebih Lengkap Belajar.

Satu membership untuk pengalaman ELibrary yang lebih nyaman, bersih, dan terus berkembang.

✦
AVAILABLE NOW
COMING SOON

ELibrary Stories + elibrary.id PLUS

Pilih satu paket Premium Access. Tidak berlangganan otomatis. Pembayaran diproses aman melalui Midtrans.

ELIBRARY STORIES PREMIUM

Lanjutkan Membaca Cerita Lengkap

Cerita lengkap dan modul pembelajaran Premium tersedia melalui Premium Access.

Premium Access dapat dibeli dengan aman melalui checkout Midtrans.

Putar suaraPopup promosi ELibrary Stories Plus dengan pilihan paket Premium 24 jam, 30 hari, dan 365 hari untuk membuka akses ke lebih banyak cerita anak berkualitas.