Sepasang penebang kayu yang sangat miskin memiliki tujuh anak laki-laki, dan si bungsu bertubuh begitu kecil sehingga dijuluki Si Jempol. Ia jarang berbicara, tetapi selalu mendengarkan. Ketika musim paceklik tiba, orang tuanya memutuskan meninggalkan anak-anak itu di hutan. Si Jempol mendengar percakapan mereka dan menyusun rencana. Ia menebar kerikil untuk menandai jalan pulang, tetapi pada kesempatan kedua kerikilnya habis dan remah roti tak bisa diandalkan. Malam di hutan terasa panjang dan gelap, dengan bunyi ranting berderak yang membuat keenam kakaknya merapat, sedangkan si kecil terus berpikir dengan tenang. Dalam dongeng karya Charles Perrault ini, kakak beradik itu akhirnya tiba di sebuah rumah raksasa, dan kecerdikan seorang anak kecil harus menyelamatkan keenam saudaranya.
IDDongeng Klasik DuniaPrancis
✦
Nilai yang Kita Bawa Pulang
Pesan Moral
Ukuran bukan segalanya, kecerdikan dapat menyelamatkan siapa saja.
ELIBRARY PLUS
Lebih Nyaman Membaca. Lebih Lengkap Belajar.
Satu membership untuk pengalaman ELibrary yang lebih nyaman, bersih, dan terus berkembang.
✦
AVAILABLE NOW
COMING SOON
ELibrary Stories + elibrary.id PLUS
Pilih satu paket Premium Access. Tidak berlangganan otomatis. Pembayaran diproses aman melalui Midtrans.
PREMIUM CHECKOUT
Ringkasan Paket Anda
Periksa kembali paket sebelum melanjutkan ke tahap pembayaran.
✓
Paket—
Harga—
Masa Akses—
Pembelian satu kali. Tidak berlangganan otomatis. Pembayaran diproses melalui Midtrans dan verifikasi dilakukan secara server-side.
◷Siap melanjutkan ke pembayaran aman melalui Midtrans.
ELIBRARY STORIES PREMIUM
Lanjutkan Membaca Cerita Lengkap
Cerita lengkap dan modul pembelajaran Premium tersedia melalui Premium Access.
Premium Access dapat dibeli dengan aman melalui checkout Midtrans.