Awalnya, kaum Nabi Nuh a.s. tergolong kaum yang beriman kepada Allah, sampai akhirnya mereka terjerumus dalam jurang kesyirikan.
Pada saat itu mereka terlalu memuja tokoh-tokoh masyarakat yang dikenal saleh sehingga mereka membuat patung-patung untuk disembah.
Allah SWT kemudian mengutus Nabi Nuh a.s. sebagai rasul untuk meluruskan perbuatan mereka yang menyimpang dan sudah berlebihan dalam memuja orang-orang saleh tersebut.
Seperti yang disebutkan dalam Firman Allah berikut.
وَقَالُوا۟ لَا تَذَرُنَّ ءَالِهَتَكُمْ وَلَا تَذَرُنَّ وَدًّا وَلَا سُوَاعًا وَلَا يَغُوثَ وَيَعُوقَ وَنَسْرًا
Wa qālụ lā tażarunna ālihatakum wa lā tażarunna waddaw wa lā suwā’aw wa lā yagụṡa wa ya’ụqa wa nasrā
Artinya:
Dan mereka berkata: “Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwwa’, yaghuts, ya’uq dan nasr. (QS. Nuh: 23)
Namun yang terjadi, mereka malah mengejek dan menentang ajaran Nabi Nuh a.s., termasuk istri dan anaknya yang bernama Kan’an.
Bahkan mereka semakin durhaka kepada Allah sehingga turunlah azab berupa banjir besar yang menenggelamkan semuanya yang ingkar.
Hal ini seperti yang disebutkan dalam Firman Allah yang berbunyi:
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِۦ فَلَبِثَ فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَامًا فَأَخَذَهُمُ ٱلطُّوفَانُ وَهُمْ ظَٰلِمُونَ
Wa laqad arsalnā nụḥan ilā qaumihī fa labiṡa fīhim alfa sanatin illā khamsīna ‘āmā, fa akhażahumuṭ-ṭụfānu wa hum ẓālimụn
Artinya:
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orang yang zalim. (QS. Al-Ankabut:14)
Sedangkan Nabi Nuh a.s. dan kaumnya yang beriman, termasuk ketiga anaknya yang bernama Sam, Ham, dan Yafits diselamatkan oleh Allah.
Nabi Nuh a.s. diperintahkan oleh Allah SWT untuk membuat sebuah bahtera atau kapal.
Setelah kapal itu selesai, mereka menaiki kapal itu beserta sepasang binatang ke dalamnya. ***

Sumber dan Kontributor
- Penyunting: elibrary.id
- idntimes.com



