Siapa yang Menyelamatkan Nabi Yusuf dari dalam Sumur?
Saudara-saudara Nabi Yusuf akhirnya tetap mengetahui mimpinya.
Mereka berniat mencelakai Nabi Yusuf hingga meninggal.
Untungnya, Yehudza kakak keempat Nabi Yusuf yang masih menaruh belas kasihan kepadanya.
Yehudza menyarankan untuk membuang Nabi Yusuf ke dalam sumur di tempat para pedagang sering beristirahat.
“Yusuf tidak akan mati. Sumur itu sekarang kering. Nanti akan ada pedagang yang menemukannya,” ujar Yahudza.
“Sekarang kita lapor kepada ayahanda Ya’qub bahwa Yusuf telah dimakan serigala,” lanjutnya.
Nabi Ya’kub pun menangis sedih hingga matanya buta.
Namun, hati kecilnya mengatakan Yusuf masih dilindungi Allah SWT.
Nabi Yusuf ditemukan oleh rombongan pedagang ketika timba sumur yang mereka angkat digantungi oleh Nabi Yusuf.
Nabi Yusuf lalu dijual kepada Qithfir Al-Aziz, Raja Mesir.
Nabi Yusuf tumbuh menjadi pemuda gagah yang sangat tampan.
Wajahnya pun bersih dan bersinar.

Kenapa Nabi Yusuf Dipenjara?
Banyak orang yang menaruh hati pada Nabi Yusuf, termasuk Zulaikha, istri Qithfir, ibu angkatnya sendiri.
Namun, Nabi Yusuf tak pernah tergoda sedikitpun oleh bujuk rayu Zulaikha.
Karena kesal, Zulaikha malah menfitnah Nabi Yusuf.
Zulaikha melaporkan kepada suaminya bahwa Nabi Yusuf telah menggodanya.
Nabi Yusuf kemudian dipenjara, tetapi ia tetap bersabar dengan ujian itu.
Saat dipenjara itulah Allah SWT mengangkat Nabi Yusuf menjadi nabi.
Nabi Yusuf mendakwahi kaum Hyksos di Mesir dan kaum Kana’an di Palestina.
Bagaimana Nabi Yusuf Bisa Keluar dari Penjara?
Suatu hari, Raja Qithfir bermimpi melihat tujuh ekor sapi kurus memakan tujuh ekor sapi gemuk.
Nabi Yusuf juga bermimpi melihat tujuh butir gandum hijau dan tujuh butir gandum kering.
Tak satu pun pegawai raja yang bisa menafsirkan mimpi itu.
Mereka lalu memanggil Nabi Yusuf yang diketahui bisa menafsirkan mimpi.
“Selama tujuh tahun hasil bumi Mesir berlimpah, tetapi rakyat tak boleh berfoya-foya, karena tujuh tahun berikutnya akan datang musim paceklik.”
“Lalu, akan datang hujan yang menyuburkan tanah, persiapkanlah bibitnya. Simpanlah gandum bersama tangkainya agar tahan lebih lama.”
Begitulah Nabi Yusuf mengartikan mimpi sang raja.
Karena kemampuannya itu, akhirnya Nabi Yusuf dikeluarkan dari penjara.
Nabi Yusuf bahkan diangkat menjadi salah satu bendahara kerajaan.
Nabi Yusuf berhasil menyelamatkan rakyatnya dari bencana paceklik yang berkepanjangan. ***

Sumber dan Kontributor
- Naskah: Kak Nurul Ihsan
- Judul buku: Kisah Menakjubkan 25 Nabi dan Rasul
- Editor: www.elibrary.id
- Gambar: www.ebookanak.com
- Penerbit: Cikal Aksara