Di sebuah pohon tinggal Gaga Gagak dan Tupi Tupai yang bersahabat.
Gaga sangat pemalas dan Tupi sangat rajin.
Saat musim tanam tiba.
Tupi mengajak Gaga menanam jagung untuk cadangan musim kemarau.
“Wah, malas ya. Kau saja yang tanam,” tolak Gaga.
Karena Tupi senang bekerja, ia pun segera menanam sendiri pohon jagung di ladang.
Tiga bulan kemudian musim panen tiba.
“Gaga, yuk kita petik jagung-jagung kita di ladang!” ajak Tupi.
Tapi, lagi-lagi Gaga menjawabnya, “Wah, aku malas. Kau saja yang petik, ya.”
Karena Tupi senang bekerja, ia pun memanen sendiri semua pohon jagung di ladang.
Lalu membaginya dengan si Gaga.
Hasil jagungnya kemudian ia bawa ke rumah pohonnya.
“Gaga cepat ambil hasil panenmu di ladang. Sebentar lagi turun hujan,” kata Tupi mengingatkan Gaga.
“Wah,aku malas. Nanti saja aku ambil,” kata Gaga dengan santai.
Beberapa saat kemudian, hujan deras pun turun.
Maka hanya dalam sekejap, air hujan itu menghanyutkan semua jagung milik Gaga.
Hiks, Gaga pun sedih dan menangis kecewa. ***
Pesan Cerita
Kita akan banyak kehilangan karena kemalasan.

Sumber dan Kontributor
- Naskah: Kak Nurul Ihsan
- Judul buku: 94 Dongeng Binatang Terbaik
- Gambar: ebookanak.com
- Olah konten: elibrary.id
- Penerbit: Transmedia Pustaka