elibrary.id

Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

Sa'ad bin Abi Waqqash Pemuda Berhati Lembut
Sa'ad bin Abi Waqqash: Pemuda Berhati Lembut

Rasulullah pernah mendoakan Sa’ad bin Abi Waqas, “Ya Allah, tepatkan lemparan panahnya dan kabulkan doanya.”

Berkat doa itu, setiap Sa’ad memanah pasti mengenai sasarannya dan setiap doanya pasti dikabulkan Allah Swt.

Saad adalah orang muslim pertama yang melepaskan anak panah untuk berjihad.

Dan ia juga menjadi orang pertama yang terkena panah juga.

Dalam Perang Uhud, ia menjadi satu-satunya orang yang diberi tebusan oleh Rasulullah dengan kedua ibu bapaknya.

Dulu saat ia baru memeluk Islam, ibunya sangat menentangnya.

Ibunya sampai mogok makan hingga kepayahan.

Namun, hal itu tidak menyurutkan Sa’ad untuk berpaling dari Islam.

Ia dengan penuh kelembutan berkata pada ibunya, “Engkau tahu, demi Allah, wahai Ibu. Seandainya engkau punya seratus nyawa lalu nyawa tersebut keluar satu persatu, aku tetap tidak akan meninggalkan agamaku ini karena sesuatu pun. Makanlah jika engkau suka, atau tidak makan.”

Baca juga:  Zainab binti Jahsy: Dinikahkan oleh Allah

Setiap Rasul berkhutbah dan memberi nasihat, Sa’ad selalu menangis.

Air matanya nyaris memenuhi pangkuannya.

Ia tak pernah dendam atau dengki kepada siapapun.

Karena kemuliaannya itu, Sa’ad pun termasuk salah seorang calon penghuni surga.

Ia dijuluki “Singa yang ganas dengan cakarnya”.

Ia dengan gilang gemilang menaklukkan pasukan Persi di Irak.

Dalam Perang Qadisiyah itu, Sa’ad sedang sakit bisul parah, namun itu tidak menghalanginya untuk tetap berjihad. ***

Pesan Hikmah untuk Ananda

Patuhi perintah ibumu selama perintah itu tidak melanggar perintah Allah.

Sa'ad bin Abi Waqqash Pemuda Berhati Lembut
Rasulullah pernah mendoakan Sa’ad bin Abi Waqas, “Ya Allah, tepatkan lemparan panahnya dan kabulkan doanya.” Berkat doa itu, setiap Sa’ad memanah pasti mengenai sasarannya dan setiap doanya pasti dikabulkan Allah Swt. (Gambar: ebookanak.com)

Sumber dan Kontributor

  • Judul Buku: Kisah 33 Sahabat Utama Nabi
  • Naskah: Kak Nurul Ihsan
  • Gambar: Aep Saepudin/ebookanak.com
  • Penerbit: Cahaya Ilmu
Baca juga:  Siksa Kubur Karena Buang Air Kecil

Pengunjung: 0 Hari Ini: 0

Pencarian

Bagikan Info

Facebook
WhatsApp
Pinterest
Twitter
Telegram
LinkedIn

Bahasan Terpopuler

Informasi Lainnya

Jelajah E-Library

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!

Permintaan Ditolak

Akses ditolak karena tautan yang dituju tidak tersedia. Terima kasih.

Gerakan Indonesia Pintar

Dukung Gerakan Indonesia Pintar untuk membantu jutaan anak Indonesia mendapatkan akses bacaan gratis berkualitas.

Logo Gerakan Indonesia Pintar