Pergilah ke pantai Pulau Vadhoo di malam hari.
Populasi Pulau Vaadhoo kurang lebih 500 orang ini terkenal dengan pesona alam memikat.
Pantai di Pulau Mudhdhoo (disebut juga Pantai Vaadhoo) terkenal karena ‘bersinar dalam gelap’.
Di sana kita akan melihat gelombang laut yang menghantam pasir di pantai atau menghantam benda lainnya, mengeluarkan cahaya kemilau berwarna biru.
Indah sekali.

Seolah-olah laut itu adalah sebuah cermin yang memantulkan bayangan langit bertabur bintang di atasnya.
Saat siang hari, pantainya berwarna biru dan ombaknya akan bercahaya ketika senja turun.
Cahaya kemilau itu sebenarnya reaksi kimia yang disebut bioluminence atau cahaya yang terbentuk secara biologis.
Bioluminesensinya menjadi pemandangan indah saat jutaan plankton berkumpul di tepi air, menciptakan efek berkilau nan magis.
Bioluminescence itu berasal dari mikroba laut yang disebut fitoplankton spesies dinoflagellata.
Organisme kecil ini menghasilkan cahaya melalui proses kimia yang disebut lusiferin untuk mengusir predator.
Waktu terbaik untuk melihat plankton ini adalah pertengahan musim panas hingga musim dingin.
Tubuh dinoflagellata memancarkan cahaya biru, seperti kunang-kunang yang tubuhnya memancar cahaya kuning.
Cahaya kemilau itu akan muncul jika dinoflagellata bertemu dengan oksigen, yaitu ketika dinoflegatta menyentuh pasir di pantai, tangan atau kaki kita, batu-batu karang, atau benda-benda lainnya.
Efek dari cahaya itu luar biasa indahnya.
Namun, jika dinoflegatta ini termakan oleh ikan, maka cahayanya akan terus memancar sehingga akan membuat peluang ikan tersebut akan dimangsa oleh predatornya.

Sumber dan Kontributor
- Penyunting: elibrary.id
- bobo.grid.id
- msn.com