Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS): Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keberhasilan Pembelajaran Matematika Berbasis HOTS
Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang penting untuk menghadapi berbagai persoalan hidup sehari-hari.
Hasil tes PISA dan nilai UN dari tahun ke tahun menunjukkan kemampuan matematika berbasis High Order Thinking Skills (HOTS) atau penalaran tingkat tinggi pada para siswa Indonesia rendah.
Hasil tes PISA tahun 2015 bahkan menempatkan Indonesia di peringkat 63 dari 71 negara peserta.
Banyak pihak yang mempercayai bahwa hal ini disebabkan oleh belum ditemukannya model pembelajaran matematika berbasis HOTS yang tepat.
Namun hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab rendahnya kemampuan matematika berbasis HOTS bukan karena belum ditemukannya model pembelajaran matematika yang tepat, karena semua sekolah sudah menggunakan Kurikulum 2013 yang berbasis kognitif, di mana materi pembelajaran matematika sudah disesuaikan dengan materi pembelajaran standar internasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima faktor yang berperan memengaruhi keberhasilan pembelajaran matematika berbasis HOTS, yakni: materi pembelajaran, siswa, guru, orangtua, dan pemerintah.
Sumber dan Kontributor
Penerbit
Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan,
Badan Penelitian dan Pengembangan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan