I Maninrori rela meninggalkan rumah untuk belajar kepada Karaeng Pattingaloang.
Sebagai generasi penerus, banyak hal yang ia pelajari bersama teman-temannya.
Semangat ingin tahu dan tidak menyerah mencari ilmu membawa I Maninrori pada banyak yang baru diketahuinya.
Pelajaran dan keseruan apa saja yang didapati I Maninrori selama belajar?
Teladan apa yang dapat kita petik dari kegigihan I Maninrori?
Bagaimana pula kebijaksanaan dan kecintaan Karaeng Pattingaloang pada ilmu pengetahuan?
Baca ebooknya di sini
Sekapur Sirih
Halo, Adik-Adik!
Sebagai generasi penerus bangsa, kalian adalah generasi emas yang akan meneruskan perjuangan pendiri bangsa ini.
Oleh karena itu, kalian harus punya bekal.
Bekal apakah itu?
Ya, bekal kecerdasan, cerdas hati, cerdas pikiran, dan cerdas dalam tindakan.
Melalui komik ini, kalian akan berkenalan dengan tokoh I Maninrori.
Dia merupakan anak cerdas dan punya rasa ingin tahu yang tinggi.
Didampingi Karaeng Pattingaloang yang bijaksana dan berwawasan luas, I Maninrori belajar banyak hal sebagai bekal menjadi pemimpin.
Komik ini merupakan alih wahana dari buku Karaeng Pattingaloang dan I Maninrori karya Pak Ibnu S. Palogai.
Dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik, kalian akan senang membaca komik ini.
Selamat membaca, ya.
Jakarta, Agustus 2020
Wena Wiraksih dan Aditya Maulana Rachdian
Sumber dan Kontributor
- Judul: Teladan I Maninrori dan Karaeng Pattingaloang
- Seri: Komik Anak
- Tema: Anak Indonesia
- Jenjang: SD
- Penulis Skenario: Wena Wiraksih
- Ilustrasi: Aditya Maulana Rachdian
- Penyunting: Wenny Octavia
- Desain Grafis: Amrianis Hs.
- Penata Letak: Khairil Anwar
- Isi: 36 halaman
- Cetakan pertama: 2021
- Diadaptasi dari buku Karaeng Pattingaloang dan I Maninrori (Ibnu S. Palogai, 2018)
- Untuk Pembaca Lancar (10-12 tahun)
- Diterbitkan pada tahun 2020 oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jalan Daksinapati Barat IV Rawamangun Jakarta Timur
- https://budi.kemdikbud.go.id
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Isi buku ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali dalam hal pengutipan untuk keperluan penulisan artikel atau karangan ilmiah.