Di antara keistimewaan Nabi Idris adalah diangkat oleh Allah ke surga, tanpa mengalami kematian.
Hal ini menjadikannya satu dari tiga nabi yang tidak mengalami kematian dunia, bersama dengan Nabi Isa dan Nabi Khidir.
Nabi Idris pernah mengajukan satu permohonan kepada Malaikat Izroil, yakni ingin merasakan bagaimana sakaratul maut.
Atas izin Allah SWT, diperkenankanlah permintaan Nabi Idris tersebut.
Setelah wafat, Malaikat Izroil memohon kepada Allah SWT untuk menghidupkan kembali Nabi Idris.
Atas peristiwa itu, Nabi Idris merasakan bagaimana sakitnya menghadapi sakaratul maut.
Setelah merasakan kematian, Nabi Idris AS meminta satu keinginan lagi kepada Malaikat Izroil, yaitu untuk dibawa melihat surga dan neraka.
Atas izin Allah SWT, malaikat membawanya ke neraka Jahanam.
Nabi Idris AS menyaksikan api yang berkobar-kobar.
Kemudian malaikat membawanya kembali dan dibawa untuk melihat keindahan surga.
Nabi Idris pun sudah menyaksikan kedamaian hidup di surga.