elibrary.id

Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

Ikan candiru lebih menakutkan daripada piranha. (Foto whatifshow.com)
Rahasia Ikan Candiru: Lebih Menakutkan daripada Piranha

Keberadaan ikan ini telah menjadi momok yang begitu menakutkan bagi masyarakat setempat, sejak berabad-abad silam.

Ikan candiru termasuk ikan parasit penghisap darah dari sungai Amazon dan sungai Orinoco.

Ia akan mencari ikan besar lain.

Lalu mencoba mencari celah sirip ikan besar itu.

Kemudian melukai insang ikan besar itu dengan duri yang ada di kepalanya. 

Ikan yang menjadi inangnya akan mengeluarkan darah ketika ikan candiru masih berada di dalamnya.

Ia akan memakan daging dan darah inangnya sampai mati. 

Ikan candiru di sungai amazon bermulut penghisap darah (Foto Dr. Shelby Ziegler, Twitter)
Ikan candiru di sungai amazon sejenis parasit yang senang dengan air seni dan darah. (Foto: Dr. Shelby Ziegler/Twitter)

Karena suka darah, ikan candiru pun di juluki vampir dari Brazil. 

Baca juga:  Babon: Monyet yang Suka Berkumpul

Yang paling menakutkan dari ikan kecil dan transparan ini adalah ia suka tertarik dengan air seni. 

Mereka mampu mendeteksi aliran air.

Jadi berhati-hatilah.

Jangan sampai buang air kecil sembarangan sambil berenang.

Karena hal itu akan mengundang kedatangan ikan candiru ke sumber keluarnya air pipis.

Jika candiru sampai berhasil masuk ke dalam alat kelamin manusia, maka akan sangat sulit untuk mengambilnya jika tidak melalui jalur operasi. 

Selain itu, ikan candiru ternyata tidak hanya suka masuk ke dalam saluran uretra tersebut.

Akan tetapi ia juga bisa meninggalkan duri yang menyebabkan rasa sakit yang hebat sehingga diperlukan operasi untuk menghilangkan rasa sakit tersebut.

Baca juga:  Kenapa Paus Beluga Disebut Paus Berkepala Melon?

Untungnya, ikan candiru sampai saat ini tidak ditemukan di Indonesia.

Alhamdulillah….

Ikan candiru di sungai Amazon (Foto Blog do Pescador)
Ikan candiru di sungai Amazon memiliki tubuh tembus pandang sehingga kita cukup sulit untuk melihatnya jika ada di perairan yang keruh. (Foto: blogdopescador.com)

Sumber dan Kontributor

Pengunjung: 0 Hari Ini: 0

Pencarian

Bagikan Info

Facebook
WhatsApp
Pinterest
Twitter
Telegram
LinkedIn

Bahasan Terpopuler

Informasi Lainnya

Jelajah E-Library

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!

Permintaan Ditolak

Akses ditolak karena tautan yang dituju tidak tersedia. Terima kasih.

Gerakan Indonesia Pintar

Dukung Gerakan Indonesia Pintar untuk membantu jutaan anak Indonesia mendapatkan akses bacaan gratis berkualitas.

Logo Gerakan Indonesia Pintar