Pada zaman dahulu, mata air zamzam pernah hilang karena tertutup oleh material pasir dan bebatuan akibat banjir bandang yang menyapu kota Mekah kuno.
Namun, ada juga riwayat yang mengisahkan mata air zamzam yang sudah digali menjadi sumur itu sengaja ditutup oleh Madhadh bin Amru Al-Jurhumi, penguasa Mekah kala itu.
Pada waktu itu, kota Mekah semakin ramai, sehingga banyak penguasa Arab ingin menaklukkan Mekah.
Ketika Mekah dipimpin oleh Madhadh bin Amru Al-Jurhumi, ia pun diserang oleh musuh.
Karena musuhnya sangat kuat, Madhadh bin Amru Al-Jurhumi memilih melarikan diri ke Yaman.
Sebelum pergi, ia mengubur barang berharga dan emas miliknya di dalam sumur zamzam, lalu menimbunnya dengan pasir sehingga sumur zamzam tersebut hilang.
Sumber dan Kontributor
- Penyunting: elibrary.id
- kompas.com
- bobo.grid.id