Aku Cinta Rasul: Nabi Ilyasa’ As, Penerus Perjuangan Suci (104)

Suatu ketika Nabi Ilyasa’ sakit.

Ia bertutur kepada pengikutnya, “Sepertinya ajalku sudah dekat. Rawatlah anak ini dengan baik. Dia anak yatim piatu yang sebatangkara.”

Para pengikut Nabi Ilyasa’ mengamini.

Tak lama setelah itu, Nabi Ilyasa’ wafat.

Allah mencukupkan beliau dari tugas yang amat berat.

Pengikutnya hijrah bersama si anak yatim mencari tempat lain yang lebih baik, sesuai pesan Nabi Ilyasa’.

Dan Allah mengirimkan kembali azab ke kota Ba’labak dan menghukum Bani Israel yang tidak pernah insyaf dari kesalahan. ***

Sumber dan Kontributor

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Isi buku ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali dalam hal pengutipan untuk keperluan penulisan artikel atau karangan ilmiah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Putar suaraPopup promosi ELibrary Stories Plus dengan pilihan paket Premium 24 jam, 30 hari, dan 365 hari untuk membuka akses ke lebih banyak cerita anak berkualitas.