Apa saja syarat-syarat tayamum itu, ya?
- Sulit Menemukan Air.
Tayamum perlu dipenuhi jika seorang muslim tidak menemukan air di lingkungan sekitar. - Menggunakan debu yang suci.
Debu yang digunakan saat bertayamum harus dalam keadaan suci, yaitu debu yang tidak mengandung najis. Debu yang dipakai tayamum (debu must’mal) tidak diperbolehkan digunakan berulang kali. Selain itu, debu yang tercampur kapur atau benda-benda lainnya pun tidak boleh digunakan. - Mengerti tata cara tayamum.
Seorang muslim yang hendak melakukan tayamum perlu mengetahui bagaimana tata cara yang benar menurut syariat Islam. - Mengetahui arah kiblat sebelum melakukan tayamum.
Sebelum melakukan tayamum, bagi orang Islam yang bepergian jauh (musafir) hendaknya mengetahui arah kiblat pada daerah yang ditempatinya. - Tayamum dilakukan dalam waktu salat.
Saat waktu salat dan tidak menemukan air, diperbolehkan bagi seorang muslim untuk bertayamum sebagai pengganti wudu. ***
(Tim redaksi)



