Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

/
/
Azab Allah Kepada Kaum Madyan dan Aikah
Sesuai dengan permohonan Nabi Syu'aib kemudian Allah SWT menurunkan hawa panas menyengat di negeri kaum Madyan

Azab Allah Kepada Kaum Madyan dan Aikah

Table of Contents

Nabi Syuaib diutus oleh Allah untuk berdakwah kepada kaum Madyan.

Mereka dikenal suka melakukan kecurangan dalam berdagang berupa mengurangi takaran dan mencurangi timbangan.

Selain itu, mereka juga dikenal sering mencegat dan menyerang orang-orang yang hendak beribadah.

Allah mengabadikan diutusnya Nabi Syuaib dalam Surat Al-A’raf ayat 85 yang berbunyi. 

وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا ۗ قَالَ يَٰقَوْمِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُۥ ۖ قَدْ جَآءَتْكُم بَيِّنَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ ۖ فَأَوْفُوا۟ ٱلْكَيْلَ وَٱلْمِيزَانَ وَلَا تَبْخَسُوا۟ ٱلنَّاسَ أَشْيَآءَهُمْ وَلَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَٰحِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

Wa ilā madyana akhāhum syu’aibā, qāla yā qaumi’budullāha mā lakum min ilāhin gairuh, qad jā`atkum bayyinatum mir rabbikum fa auful-kaila wal mīzāna wa lā tabkhasun-nāsa asy-yā`ahum wa lā tufsidụ fil-arḍi ba’da iṣlāḥihā, żālikum khairul lakum ing kuntum mu`minīn

Arti: 

Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan saudara mereka, Syu’aib. Ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman. (QS. Al-A’raf:85)

Sebenarnya, kaum Madyan dikenal sebagai kaum yang pandai karena kemampuannya mengubah perbukitan batu menjadi bangunan atau rumah seperti Kaum Tsamud.

Tetapi karena mereka keras kepala dan tidak mau mengikuti ajaran Nabi Syuaib, mereka ditimpakan azab berupa gempa dahsyat hingga mereka mati di rumah mereka masing-masing seperti yang difirmankan Allah dalam surat Al-A’raf ayat 91 yang berbunyi:

فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ

Fa akhażat-humur-rajfatu fa aṣbaḥụ fī dārihim jāṡimīn

Arti: 

Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka.(QS. Al-A’raf: 91)

Selain kepada kaum Madyan, Nabi Syuaib juga diutus untuk berdakwah kepada kaum Aikah.

Mereka selalu berbuat kesyirikan berupa menyembah pepohonan dan hutan lebat.

Kaum Aikah juga sering mendustakan ajaran Nabi Syuaib.

Allah SWT kemudian menurunkan azab berupa awan hitam panas yang sangat menyiksa dan sumur-sumur mereka mengering hingga seluruh penduduk Aikah mati seketika.

Allah Berfirman dalam surat Qaf ayat 14 tentang kejadian ini yang berbunyi. 

وَأَصْحَابُ الأَيْكَةِ وَقَوْمُ تُبَّعٍ كُلٌّ كَذَّبَ الرُّسُلَ فَحَقَّ وَعِيدِ

Wa aṣ-ḥābul-aikati wa qaumu tubba’, kullung każżabar-rusula fa ḥaqqa wa’īd

Arti: 

Dan penduduk Aikah serta kaum Tubba’ semuanya telah mendustakan rasul-rasul maka sudah semestinyalah mereka mendapat hukuman yang sudah diancamkan. (QS. Qaf:14)

Nabi Syu'aib dan kaum Madyan yang suka curang dalam berdagang
Kaum Madyan dikenal suka melakukan kecurangan dalam berdagang berupa mengurangi takaran dan mencurangi timbangan. (Gambar: ebookanak.com)

Sumber dan Kontributor

Informasi Post

Bahasa

:

field_6213439005972
Pengunjung: 0 Hari Ini: 0
💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!

Permintaan Ditolak

Akses ditolak karena tautan yang dituju tidak tersedia. Terima kasih.

Sambut Bulan Suci Ramadhan 2026