Tokohpedia

100 Pahlawan Nusantara: Sri Susuhunan Pakubuwono VI Dibuang Belanda ke Ambon

Lahir : Surakarta, 1807 Wafat : Ambon, 2 Juni 1849 Pakubowono VI adalah raja Kasunanan Surakarta yang memerintah pada tahun 1823-1830. Ia juga dikenal dengan sebutan Sinuhun Bangun Tapa. Pada saat mulai memerintah Surakarta, Belanda sudah ikut campur dalam pemerintahan kerajaan. Ia sendiri sebenarnya tidak suka dengan campur tangan Belanda. Namun, sebagian anggota keluarga kerajaan […]

100 Pahlawan Nusantara: Sri Susuhunan Pakubuwono VI Dibuang Belanda ke Ambon Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Sisingamangaraja XII Gugur Bersama Ketiga Putra-Putrinya

Lahir : Negeri Bakkara, Tapanuli 1849 Wafat : Simsim, Tano Batak, 17 Juni 1907 Ia adalah Raja Tapanuli yang berkuasa sejak 1867. Belanda mulai merongrong wilayah Tapanuli dengan berpura-pura menyebarkan misi agama Kristen. Sisingamangaraja XII yang mengetahuai siasat buruk Belanda tidak bisa tinggal diam. Tahun 1878, bersama kedua putranya (Patuan Nagari dan Patuan Anggi), serta

100 Pahlawan Nusantara: Sisingamangaraja XII Gugur Bersama Ketiga Putra-Putrinya Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Raja Haji Fisabilillah Gugur Tertembak Belanda

Lahir : Kota Lama, Ulu Sungai, Riau 1725 Wafat : Teluk Ketapang, 18 Juni 1784 Ia adalah penguasa Kerajaan Melayu Riau yang bergelar Yang Dipertuan Muda. Ia menentang penjajahan Belanda karena Belanda melanggar perjanjian damai yang pernah mereka buat pada tahun 1780. Berulang kali Belanda berusaha memblokade Riau, tetapi selalu digagalkan oleh armada Melayu Riau.

100 Pahlawan Nusantara: Raja Haji Fisabilillah Gugur Tertembak Belanda Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Raja Ali Haji, Bapak Bahasa Indonesia

Lahir: Pulau Penyengat,Kepulauan Riau, 1808 Wafat : Pulau Penyengat, Kepulauan Riau 1873 Ia adalah putra Raja Ahmad dan cucu Raja Haji Fisabilillah. Ia seorang bangsawan Kesultanan Riau Lingga. Ia dijuluki Bapak Bahasa Indonesia karena ia menjadi orang Indonesia pertama yang mencatat dasar-dasar tata bahasa Melayu, yaitu Kitab Pengetahuan Bahasa yang juga menjadi pelopor kamus Bahasa

100 Pahlawan Nusantara: Raja Ali Haji, Bapak Bahasa Indonesia Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Radin Inten II Gugur Karena Dijebak Belanda

Lahir : Lampung, 1834 Wafat : Lampung, 5 Oktober 1858 Ia adalah raja Negara Ratu (Lampung). Ia berhasil menghalau serangan Belanda pada tahun 1851. Pada tahun 1856, Belanda kembali menyerang dengan pasukan yang lebih besar. Beberapa benteng pertahanan Radin Inten II berhasil dikuasai, tetapi Radin Inten II sendiri lolos dari kejaran Belanda. Hingga pada 5

100 Pahlawan Nusantara: Radin Inten II Gugur Karena Dijebak Belanda Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Pangeran Diponegoro Ditangkap Belanda dengan Cara Licik

Lahir : Yogyakarta, 11 November 1785 Wafat : Makassar, Sulawesi Selatan, 8 Januari 1855 Pangeran Diponegoro yang juga bernama Raden Mas Ontowiryo adalah putra Hamengkubuwono III. Ia mulai melawan Belanda ketika Belanda membangun jalan yang melewati rumah, masjid, dan makam leluhurnya. Taktik perang gerilya yang dilakukannya membuat Belanda kewalahan. Perang Diponegoro ini berkobar pada tahun

100 Pahlawan Nusantara: Pangeran Diponegoro Ditangkap Belanda dengan Cara Licik Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Pangeran Antasari Wafat Akibat Penyakit Cacar

Lahir : Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 1797 Wafat : Bayan Begok, Murung Raya, Kalimantan Tengah, 11 Oktober 1862 Pangeran Antasari adalah salah satu anggota keluarga besar Kesultanan Banjar. Rakyat dan para pemimpin Kesultanan Banjar memberontak kepada Belanda karena Belanda telah menyerahkan tahta kerajaan pada Tamjidillah. Padahal, sepeninggal Sultan Adam, seharusnya yang berhak naik tahta adalah putranya,

100 Pahlawan Nusantara: Pangeran Antasari Wafat Akibat Penyakit Cacar Read More »

KH. Abdul Wahid Hasjim: 5 Kali Menjadi Menteri

Berasal dari Jawa Timur. Lahir 1 Juni 1914 di Tebu Ireng, Jombang, JawaTimur. Meninggal 19 April 1953 di Cimahi, Jawa Barat. Meninggal di usia 38 tahun. Dimakamkan di Tebu Ireng, Jombang. Menjadi Menteri Republik Indonesia hingga 5 kali, yaitu: 1) Menteri Negara dalam Kabinet Presidentil; pertama (1945). 2) Menteri Negara Kabinet Syahril (1946-1947); 3) Menteri

KH. Abdul Wahid Hasjim: 5 Kali Menjadi Menteri Read More »

Dr. Muwardi: Diculik PKI dan Tidak Diketahui Keberadaannya Hingga Saat Ini

Berasal dari Jawa Tengah. Lahir 1907 di Pati, Jawa Tengah. Meninggal 13 Oktober 1948 di Surakarta (Solo), Jawa Tengah. Meninggal di usia 41 tahun. Dimakamkan tidak diketahui lokasinya. Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Komisaris Besar Kepanduan Bangsa Indonesia. Pemimpin Redaksi Majalah Jong- Java. Ketua Jong-Java Cabang Jakarta. Turut mengikrarkan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Menangani Keamanan saat

Dr. Muwardi: Diculik PKI dan Tidak Diketahui Keberadaannya Hingga Saat Ini Read More »

Alimin: Pendiri Sarekat Buruh Pelabuhan

Berasal dari Jawa Tengah. Lahir 1889 di Solo, Jawa Tengah, Indonesia. Meninggal 24 Juni 1964 di Jakarta, Indonesia. Meninggal di usia 75 tahun Dimakamkan di TMPN Utama Kalibata Alimin merupakan tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia serta tokoh komunis Indonesia. Sejak remaja Alimin aktif dalam pergerakan nasional. Ia pernah menjadi anggota Budi Utomo, Sarekat Islam, Insulinde. Sebelum

Alimin: Pendiri Sarekat Buruh Pelabuhan Read More »

K.H. Mas Mansur: Salah Seorang Tokoh Empat Serangkai

  K.H. Mas Mansur berasal dari  Jawa Timur. Lahir 25 Juni 1896 di Surabaya, Jawa Timur. Meninggal 25 April 1946 di Kalisosok, Surabaya, Jawa Timur. Meninggal di usia 49 tahun. Dimakamkan di Ampel, Surabaya. Pejuang Kemerdekaan Indonesia. Tokoh Pembaharu Islam. Terkenal sebagai Empat Serangkai (Soekarno, M. Hatta, Ki Hadjar Dewantara, dan Mas Mansur). K.H. Mas

K.H. Mas Mansur: Salah Seorang Tokoh Empat Serangkai Read More »

Haji Fachrudin, Tokoh Muhammadiyah Serba Bisa

Berasal dari DIY (Yogyakarta). Lahir 1890 di Yogyakarta, Indonesia. Meninggal 28 Februari 1929 di Yogyakarta, Indonesia. Meninggal di usia 39 tahun. Dimakamkan di Kuncen, Wirobraja, Yogyakarta. Pejuang Pergerakan Kemerdekaan Indonesia. Seorang Tokoh Muhammadiyah yang serba bisa. Perunding dalam negosiasi untuk Perlindungan Jamaah Haji dari Nusantara (Indonesia, 1921- 1929). Membina kepanduan ”Hizbul Wathan” dan pernah pula

Haji Fachrudin, Tokoh Muhammadiyah Serba Bisa Read More »

Dr. Ciptomangunkusumo

Dr. Ciptomangunkusumo: Dokter Jawa yang Berbudi

Berasal dari Jawa Tengah. Lahir 1886 di Pecangakan, Ambarawa, Semarang. Meninggal 8 Maret 1943 di Jakarta, Indonesia. Meninggal di usia 57 tahun. Dimakamkan di Ambarawa, Semarang. Cipto Mangunkusumo adalah seorang dokter, wartawan sekaligus pejuang  pergerakan nasional kemerdekaan Indonesia. Bersama dengan Ernest Douwes Dekker dan Ki Hadjar Dewantara ia dikenal sebagai “Tiga Serangkai”. Ia banyak menyebarkan

Dr. Ciptomangunkusumo: Dokter Jawa yang Berbudi Read More »

R.A. Kartini

R.A. Kartini: Pelopor Kebangkitan Perempuan Pribumi

Raden Ajeng Kartini merupakan seorang pelopor kebangkitan perempuan pribumi. Melalui surat-surat yang ia kirimkan kepada temannya seorang Belanda Stella Zeehandelar. Dirinya aktif menceritakan bagaimana terbelakangnya perempuan-perempuan Jawa. Kartini ingin mengangkat derajat kaum wanita melalui pendidikan, agar mereka memperoleh hak yang sama dan kecakapan yang sama seperti kaum laki-laki. Karena itulah Kartini dianggap sebagai pelopor emansipasi

R.A. Kartini: Pelopor Kebangkitan Perempuan Pribumi Read More »

Cut Meutia

Cut Meutia: Gugur dengan Tiga Tembakan Peluru

Berasal dari NAD (Aceh). Lahir 1870 di Keureutoe, Pirak, Aceh Utara, NAD (Aceh), Indonesia. Meninggal 24 Oktober 1910 di Alue Kurieng, NAD (Aceh), Indonesia. Meninggal di usia 40 tahun. Dimakamkan di Pira Timur, Aceh Utara. Pemimpin Gerilya Aceh yang berperang melawan Pasukan Kolonial Belanda. Gugur pada pertempuran di Alue Kurieng tanggal 24 Oktober 1910. Cut

Cut Meutia: Gugur dengan Tiga Tembakan Peluru Read More »

Cut Nyak Dhien

Cut Nyak Dhien: Garda Terdepan Melawan Penjajah Belanda

Berasal dari Nanggroe Aceh Darussalam (Aceh). Lahir 1848 di Lampadang, Kerajaan Aceh (Aceh Besar, Wilayah VI Mukim). Meninggal 6 November 1908 di Sumedang, Jawa Barat. Meninggal di usia 60 tahun. Dimakamkan di Sukajaya, Sumedang. Pemimpin Gerilya Aceh yang berperang melawan Pasukan Kolonial Belanda pada masa perang Aceh (1873- 1904). Istri Teuku Umar (juga Pahlawan Nasional).

Cut Nyak Dhien: Garda Terdepan Melawan Penjajah Belanda Read More »

DR. Sahardjo, SH (Gambar direktoratk2krs.kemsos.go.id)

DR. Sahardjo, SH: Tokoh Reformasi Hukum Indonesia

Lahir 26 Juni 1909 di Solo, Jawa Tengah. Meninggal 13 November 1963 di Jakarta, Indonesia. Meninggal di usia 54 tahun. Dimakamkan di TMPN Utama Kalibata. Tokoh penting dalam reformasi hukum di Indonesia. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ke-11. Hasil buah pemikirannya yang penting adalah Undang-Undang Warga Negara Indonesia tahun  1947 dan Undang-Undang Pemilihan Umum

DR. Sahardjo, SH: Tokoh Reformasi Hukum Indonesia Read More »

Ir. H. Djuanda Kartawijaya (Gambar direktoratk2krs.kemsos.go.id)

Ir. H. Djuanda Kartawijaya: Tokoh Penting Penjaga Kedaulatan Maritim Indonesia

Lahir 14 Januari 1911 di Tasikmalaya, Jawa Barat. Meninggal 7 November 1963 di Jakarta, Indonesia. Meninggal di usia 52 tahun. Dimakamkan TMPN Utama Kalibata. Menteri Keuangan pada Kabinet Kerja I dan II, Menteri Pekerjaan Umum pada Kabinet Hatta I, Menteri Perdagangan pada Kabinet RIS, dan Menteri Perhubungan pada Kabinet Syahrir III dan pernah menjabat Perdana

Ir. H. Djuanda Kartawijaya: Tokoh Penting Penjaga Kedaulatan Maritim Indonesia Read More »

MGR.A. Sugyopranoto SJ (Gambar direktoratk2krs.kemsos.go.id)

MGR.A. Sugyopranoto SJ

Berasal dari Jawa Tengah. Lahir 25 November 1896 di Surakarta,Jawa Tengah. Meninggal 22 Juli 1963 di Steyl, Belanda. Meninggal di usia 66 tahun. Di makamkan TMP Giri Tunggal, Semarang. Uskup Agung Katolik Semarang.  Seorang Patriot dan Nasionalis sejati. Beliau dipuji karena kekuatannya selama pendudukan Jepang dan revolusi nasional.   Pidato Soegijapranata saat Kongres Katolik Seluruh

MGR.A. Sugyopranoto SJ Read More »

Tan Malaka (Gambar direktoratk2krs.kemsos.go.id)

Tan Malaka: Makamnya Masih Misterius Hingga Sekarang

Berasal dari Sumatera Utara. Lahir 2 Juni 1897 di Nagari Pandam Gadang, Suliki, Sumatera Barat. Meninggal 21 Februari 1949 di Kaki Gunung Wilis, Desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur. Meninggal di usia 51 tahun. Lokasi makamnya tidak diketahui hingga sekarang. Tan Malaka adalah pahlawan nasional yang berjuang menuntut kemerdekaan Indonesia, yang menolak perjuangan diplomasi.  Tan Malaka

Tan Malaka: Makamnya Masih Misterius Hingga Sekarang Read More »

Page 4 of 8
1 2 3 4 5 6 … 8
Putar suaraGratis Online 650 Soal TKA Bahasa Indonesia SDMI Kelas 6 Tahun 2027 (1)