Menurut sejarah Islam, mata air zamzam ditemukan oleh istri Nabi Ibrahim, yaitu Bunda Hajar setelah beliau berdoa dan berlari-lari bolak-balik antara Bukit Shafa dan Bukit Marwah dalam usahanya mencari air minum untuk bayinya Nabi Ismail.
Atas perintah Allah, Malaikat Jibril menghentakkan kakinya di padang pasir, lalu muncullah mata air itu.
Siti Hajar menampung air yang mengalir dengan menggali tanah di sekitar mata air agar airnya tergenang sehingga mudah diambil dengan gayung.
Sumber dan Kontributor
- Penyunting: elibrary.id
- kompas.com
- bobo.grid.id






