Sumber dan Kontributor
- Judul: Kisah Nabi Adam Alaihissalam Memakan Buah Khuldi
- Seri: Kisah 25 Nabi dan Rasul
- Channel: Anak Muslim
- Website: www.anakmuslimstudio.com
- Link: https://www.youtube.com/watch?v=QyyddJf56-Y&t=133s
- Cover Gambar: https://www.freebibleimages.org
- Mengutip buku “Menyegarkan Islam Kita” karya Husein Ja’far, makna buah khuldi dalam peristiwa Nabi Adam dan Siti Hawa memiliki sudut pandang yang cukup luas. Nabi Adam adalah seorang nabi yang tentunya suci dari dosa (mashum). Menurut Ja’far, meski sebuah pelanggaran, memakan buah khuldi bukanlah perbuatan berdosa, melainkan kegagalannya dalam mengindahkan nasihat Allah swt. Sebab, larangan memakan buah khuldi bukanlah larangan maulawi, yakni larangan syar’i yang menjadikan pelakunya berdosa. Namun, itu merupakan larangan irsyadi, yakni nasihat yang tak berkonsekuensi dosa tapi mendatangkan akibat berupa diturunkannya Nabi Adam dan Siti Hawa dari surga. Dasar larangan irsyadi adalah hukum alam (sunnatullah), bukan syari’at Islam. Baca selengkapnya di sini.



