Kisah Kesatria Melayu Laksamana Hang Tuah
Haiiii! Namaku Ponca, umurku 11 tahun. Aku suka sekali bertualang. Aku senang mendengar cerita rakyat yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Liburanku yang singkat kali ini aku habiskan dengan berlibur di Pulau Bintan, Riau. Tuk Asyim mengajakku untuk mengunjungi Makam Laksamana Hang Tuah. Siapakah dia? Dia adalah kesatria Melayu dari Pulau Bintan dengan kisah
Kisah Kesatria Melayu Laksamana Hang Tuah Read More »
Khatam Alquran
Haiiii! Namaku Ponca, umurku 11 tahun. Aku suka sekali bertualang. Aku senang mendengar cerita rakyat yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Kali ini aku diajak mengunjungi Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Di sana ada perayaan yang meriah sekali untuk anak-anak yang sudah selesai membaca kitab suci Alquran. Namanya Upacara Khatam Alquran. Mau tahu seperti apa
Keseruan Upacara Sarafal Anam
Haiiii! Namaku Ponca, umurku 11 tahun. Aku suka sekali bertualang. Aku senang mendengar cerita rakyat yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Aku pergi ke Bengkulu bersama ayahku untuk mengikuti upacara pernikahan Paman Agus, rekan kerja ayah. Aku belajar tentang kesenian Sarafal Anam. Kesenian ini adalah permainan rebana yang selalu mengiringi setiap prosesi upacara adat
Keseruan Upacara Sarafal Anam Read More »
Festival Batanggansal
Haiiii! Namaku Ponca, umurku 11 tahun. Aku suka sekali bertualang. Aku senang mendengar cerita rakyat yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Aku beruntung sempat mengikuti Festival Batanggansal di Riau. Di festival ini aku bertemu temanku, Rodang. Rodang seniman musik gambus, lo. Aku jadi tahu banyak hal tentang gambus, bahkan membantunya mencarikan senar untuk alat
Festival Batanggansal Read More »
Dongeng dari Nagari Sarilamak
Haiiii! Namaku Ponca, umurku 11 tahun. Aku suka sekali bertualang. Aku senang mendengar cerita rakyat yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Kali ini aku diajak kakekku ke negeri yang indah sekali, seperti negeri dongeng! Namanya Tarantang dan Sarilamak. Letaknya di Sumatra Barat. Di sana kami menonton pertunjukan tentang asal-usul nama Sarilamak. Dongeng itu membuatku
Dongeng dari Nagari Sarilamak Read More »
Cerita di Balik Nama Pulau Tikus
Haiiii! Namaku Ponca, umurku 11 tahun. Aku suka sekali bertualang. Aku senang mendengar cerita rakyat yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Tahukah kamu kalau di Indonesia ini ada yang namanya Pulau Tikus? Sst… tenaang, bukan berarti di sana ada banyak tikus, kok. Ternyata ada cerita seru di balik nama Pulau Tikus. Ceritanya tentang dua
Cerita di Balik Nama Pulau Tikus Read More »
Seri Pengenalan Budaya Nusantara: Berburu Jejak Akek Antak
Haiiii! Namaku Ponca, umurku 11 tahun. Aku suka sekali bertualang. Aku senang mendengar cerita rakyat yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Atok Sulai mengajakku berkeliling Bangka sambil bercerita tentang kisah-kisah Akek Antak, sang pelindung Kepulauan Bangka Belitung. Tak hanya itu, aku juga mendapatkan sekelompok teman baru! Yuk, ikut denganku berkenalan dengan Akek Antak di
Seri Pengenalan Budaya Nusantara: Berburu Jejak Akek Antak Read More »
Tokoh-Tokoh Gerakan Paderi
Buku ini menampilkan beragam karakter tokoh yang berada di balik peristiwa besar dalam sejarah Indonesia. Ada Tuanku Koto Tuo yang lembut hati, Tuanku Nan Renceh yang cerdas, tetapi teguh pendirian, serta Tuanku Imam Bonjol yang lihai mengatur strategi perang. Gerakan ini melahirkan ratusan tokoh. Semuanya memiliki peran penting serta keterkaitan satu sama lain, baik dalam
Tokoh-Tokoh Gerakan Paderi Read More »
Malin Kundang: Ibunya Tetap Setia Menunggu Kabar dan Kepulangannya
Semenjak kepergian Malin Kundang, hari-hari dilalui dengan sepi dan waktu berjalan begitu lambat bagi Mande Rubayah. Setiap pagi dan sore, Mande Rubayah selalu pergi ke pantai untuk memandang laut dan bertanya-tanya, “sudah sampai manakah kamu berlayar, Nak?” tanyanya dalam hati. Meski didera rindu dan kekhawatiran tentang keselamatan anak semata wayangnya, Mande Rubayah tak lupa untuk selalu mendoakan
Malin Kundang: Ibunya Tetap Setia Menunggu Kabar dan Kepulangannya Read More »
Malin Kundang: Meminta Izin Merantau
Bertahun-tahun hidup berdua, tak terasa Malin Kundang sudah dewasa. Malin Kundang kemudian meminta izin kepada ibunya untuk merantau ke kota besar untuk mencari uang dan mengubah nasibnya serta ibunya. Kebetulan, saat itu juga sedang ada kapal besar yang merapat di Pantai Air Manis, sehingga Malin Kundang tak ingin melewatkan kesempatan besar untuk merantau. Meski begitu,
Malin Kundang: Meminta Izin Merantau Read More »
Malin Kundang: Mande Rubayah Berjuang Sendiri Membesarkan Malin Kundang
Bertahun-tahun berlalu, Malin Kundang dan ibunya yang bernama Mande Rubayah tak kunjung mendengar kabar dari sang ayah. Ibunda Malin Kundang hanya bisa pasrah dan berusaha sekuat tenaga untuk membesarkan Malin Kundang. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Mande Rubayah berjualan kue dari pasar ke pasar dan rumah ke rumah. Hingga suatu hati, Malin Kundang tiba-tiba jatuh sakit.
Malin Kundang: Mande Rubayah Berjuang Sendiri Membesarkan Malin Kundang Read More »
Malin Kundang: Keluarga Nelayan yang Miskin
Pada zaman dahulu hiduplah sepasang suami istri di perkampungan nelayan Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat. Mereka memiliki anak lelaki bernama Malin Kundang. Keluarga ini hidup serba kekurangan dan miskin. Untuk memperbaiki nasib keluarga, ayah Malin Kundang memutuskan untuk merantau ke negeri seberang dengan mengarungi lautan menggunakan kapal nelayan. Sumber dan Kontributor Penyunting: elibrary.id orami.id
Malin Kundang: Keluarga Nelayan yang Miskin Read More »
Malin Kundang Si Anak Durhaka (Cerita Rakyat Sumatera Barat)
Pada zaman dahulu kala di pesisir pantai Sumatera Barat hiduplah satu keluarga nelayan yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak laki-lakinya bernama Malin Kundang. Kehidupan mereka sangatlah susah dan serba kekurangan. Menyadari kondisinya tersebut, sang ayah akhirnya memutuskan untuk merantau ke negeri seberang. Ia berharap bisa mengubah nasib keluarganya, terutama sang anak. Malin Kundang pun
Malin Kundang Si Anak Durhaka (Cerita Rakyat Sumatera Barat) Read More »
Lomba Lari di Hutan (Cerita Binatang dari Yunani)
Kiki Kelinci terkenal jago lari dan sombong. Suatu hari, ia menantang kura-kura lomba lari sampai ujung hutan. Juaranya adalah yang pertama sampai di sana. Si kelinci langsung berlari sangat kencang, sementara kura-kura tertinggal sangat jauh di belakang. “Tak mungkin dia bisa menyusulku dalam waktu dekat ini,” pikir kelinci. “Sekarang aku tidur dulu saja di bawah
Lomba Lari di Hutan (Cerita Binatang dari Yunani) Read More »
Asal Mula Kura-Kura di Air (Cerita Binatang dari Afrika Barat)
Dulu, semua kura-kura hidup di darat sehingga lebih mudah ditangkap manusia. Suatu hari, para pemburu berhasil menangkap seekor kura-kura untuk dimasak. Sebelum dimasak, kura-kura itu harus dibuang dulu cangkangnya. Tapi mereka bingung untuk memecahkan cangkang kura-kura yang sangat keras itu. Kura-kura yang cerdik lalu berseru, “Aku bisa lebih cepat mati dan mudah dilepaskan cangkangnya jika
Asal Mula Kura-Kura di Air (Cerita Binatang dari Afrika Barat) Read More »
Menjadi Diri Sendiri (Dongeng dari Yunani)
Ada semak belukar yang sering mengeluh karena ingin menjadi pohon cemara yang tinggi. “Jika tubuhku tinggi, aku akan bebas menikmati keindahan alam. Takkan lagi diinjak-injak hewan dan orang seenaknya.” Suatu hari, datang seorang pencari kayu bakar ke sana. Ia kemudian menebang dan memotong-motong pohon cemara itu. Wah, semak belukar menjadi ketakutan. Iih… kasihan pohon cemara
Menjadi Diri Sendiri (Dongeng dari Yunani) Read More »



















