Di Kalimantan Tengah terdapat tradisi khusus yang dilakukan untuk orang yang sudah lama meninggal.
Upacara Tiwah ini biasa dilakukan oleh suku Dayak untuk pengantaran tulang orang yang sudah meninggal ke sebuah rumah yang disebut Sandung.
Ritual ini bertujuan untuk meluruskan perjalanan arwah menuju Lewu Tatau atau surga.
Selain itu ritual unik ini juga bertujuan untuk melepaskan kesialan bagi keluarga yang sudah ditinggalkan.
Bagi suku dayak Ritual ini menjadi salah satu bentuk menghargai kematian.
Tiwah juga dibarengi dengan tarian, gong, dan hiburan lain.
Upacara Tiwah dalam masyakat Dayak Ngaju merupakan acara besar yang juga membutuhkan biaya sangat besar hingga ratusan juta rupiah.
Keluarga atau kelompok masyarakat yang ingin melaksanakan upacara Tiwah harus membuat sejumlah keperluan pendukung dan beberapa hewan kurban.
Karena biayanya yang besar tersebut, penyelenggaraan upacara Tiwah dapat menjadi simbol sosial seseorang atau keluarga.
Semakin meriah dan waktu upacaranya yang lama, maka status sosial seseorang semakin tinggi.
Upacara Tiwah bisa berlangsung dari tujuh hingga empat puluh hari lamanya.

Sumber dan Kontributor







