Ritual Pengantaran Tulang Orang Meninggal

Di Kalimantan Tengah terdapat tradisi khusus yang dilakukan untuk orang yang sudah lama meninggal.

Upacara Tiwah ini biasa dilakukan oleh suku Dayak untuk pengantaran tulang orang yang sudah meninggal ke sebuah rumah yang disebut Sandung.

Ritual ini bertujuan untuk meluruskan perjalanan arwah menuju Lewu Tatau atau surga.

Selain itu ritual unik ini juga bertujuan untuk melepaskan kesialan bagi keluarga yang sudah ditinggalkan.

Bagi suku dayak Ritual ini menjadi salah satu bentuk menghargai kematian.

Tiwah juga dibarengi dengan tarian, gong, dan hiburan lain.

Upacara Tiwah dalam masyakat Dayak Ngaju merupakan acara besar yang juga membutuhkan biaya sangat besar hingga ratusan juta rupiah.

Keluarga atau kelompok masyarakat yang ingin melaksanakan upacara Tiwah harus membuat sejumlah keperluan pendukung dan beberapa hewan kurban. 

Karena biayanya yang besar tersebut, penyelenggaraan upacara Tiwah dapat menjadi simbol sosial seseorang atau keluarga.

Semakin meriah dan waktu upacaranya yang lama, maka status sosial seseorang semakin tinggi.

Upacara Tiwah bisa berlangsung dari tujuh hingga empat puluh hari lamanya.

 

Upacara Tiwah ini biasa dilakukan oleh suku Dayak untuk pengantaran tulang orang yang sudah meninggal ke sebuah rumah yang disebut Sandung. (Foto: www.indonesia-tourism.com)

Sumber dan Kontributor

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Putar suaraPopup promosi ELibrary Stories Plus dengan pilihan paket Premium 24 jam, 30 hari, dan 365 hari untuk membuka akses ke lebih banyak cerita anak berkualitas.