101 Cerita Nusantara: Antara Hulu dan Hilir Sungai
Sumber dan Kontributor Judul: 101 Cerita Nusantara Naskah: Kak Nurul Ihsan Ilustrasi: Rachman Penerbit: Transmedia Pustaka
101 Cerita Nusantara: Antara Hulu dan Hilir Sungai Read More »
Sumber dan Kontributor Judul: 101 Cerita Nusantara Naskah: Kak Nurul Ihsan Ilustrasi: Rachman Penerbit: Transmedia Pustaka
101 Cerita Nusantara: Antara Hulu dan Hilir Sungai Read More »
Sumber dan Kontributor Judul: 101 Cerita Nusantara Naskah: Kak Nurul Ihsan Ilustrasi: Rachman Penerbit: Transmedia Pustaka
101 Cerita Nusantara: Dikutuk Menjadi Batu Read More »
Sumber dan Kontributor Judul: 101 Cerita Nusantara Naskah: Kak Nurul Ihsan Ilustrasi: Rachman Penerbit: Transmedia Pustaka
101 Cerita Nusantara: Selendang Terbang Putri Bidadari Read More »
Sumber dan Kontributor Judul: 101 Cerita Nusantara Naskah: Kak Nurul Ihsan Ilustrasi: Rachman Penerbit: Transmedia Pustaka
101 Cerita Nusantara: Tantangan Empat Syarat Read More »
Sumber dan Kontributor Judul: 101 Cerita Nusantara Naskah: Kak Nurul Ihsan Ilustrasi: Rachman Penerbit: Transmedia Pustaka
101 Cerita Nusantara: Puteri Ikan Read More »
Sumber dan Kontributor Judul: 101 Cerita Nusantara Naskah: Kak Nurul Ihsan Ilustrasi: Rachman Penerbit: Transmedia Pustaka
101 Cerita Nusantara: Sangkar Emas Read More »
Sumber dan Kontributor Judul: 101 Cerita Nusantara Naskah: Kak Nurul Ihsan Ilustrasi: Rachman Penerbit: Transmedia Pustaka
101 Cerita Nusantara: Ditelan Batu Ajaib Read More »
Sumber dan Kontributor Judul: 101 Cerita Nusantara Naskah: Kak Nurul Ihsan Ilustrasi: Rachman Penerbit: Transmedia Pustaka
101 Cerita Nusantara: Hadiah dari Ular Raksasa Read More »
Semenjak kepergian Malin Kundang, hari-hari dilalui dengan sepi dan waktu berjalan begitu lambat bagi Mande Rubayah. Setiap pagi dan sore, Mande Rubayah selalu pergi ke pantai untuk memandang laut dan bertanya-tanya, “sudah sampai manakah kamu berlayar, Nak?” tanyanya dalam hati. Meski didera rindu dan kekhawatiran tentang keselamatan anak semata wayangnya, Mande Rubayah tak lupa untuk selalu mendoakan
Malin Kundang: Ibunya Tetap Setia Menunggu Kabar dan Kepulangannya Read More »
Bertahun-tahun hidup berdua, tak terasa Malin Kundang sudah dewasa. Malin Kundang kemudian meminta izin kepada ibunya untuk merantau ke kota besar untuk mencari uang dan mengubah nasibnya serta ibunya. Kebetulan, saat itu juga sedang ada kapal besar yang merapat di Pantai Air Manis, sehingga Malin Kundang tak ingin melewatkan kesempatan besar untuk merantau. Meski begitu,
Malin Kundang: Meminta Izin Merantau Read More »
Bertahun-tahun berlalu, Malin Kundang dan ibunya yang bernama Mande Rubayah tak kunjung mendengar kabar dari sang ayah. Ibunda Malin Kundang hanya bisa pasrah dan berusaha sekuat tenaga untuk membesarkan Malin Kundang. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Mande Rubayah berjualan kue dari pasar ke pasar dan rumah ke rumah. Hingga suatu hati, Malin Kundang tiba-tiba jatuh sakit.
Malin Kundang: Mande Rubayah Berjuang Sendiri Membesarkan Malin Kundang Read More »
Pada zaman dahulu hiduplah sepasang suami istri di perkampungan nelayan Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat. Mereka memiliki anak lelaki bernama Malin Kundang. Keluarga ini hidup serba kekurangan dan miskin. Untuk memperbaiki nasib keluarga, ayah Malin Kundang memutuskan untuk merantau ke negeri seberang dengan mengarungi lautan menggunakan kapal nelayan. Sumber dan Kontributor Penyunting: elibrary.id orami.id
Malin Kundang: Keluarga Nelayan yang Miskin Read More »
Pada zaman dahulu kala di pesisir pantai Sumatera Barat hiduplah satu keluarga nelayan yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak laki-lakinya bernama Malin Kundang. Kehidupan mereka sangatlah susah dan serba kekurangan. Menyadari kondisinya tersebut, sang ayah akhirnya memutuskan untuk merantau ke negeri seberang. Ia berharap bisa mengubah nasib keluarganya, terutama sang anak. Malin Kundang pun
Malin Kundang Si Anak Durhaka (Cerita Rakyat Sumatera Barat) Read More »
Konon dahulu kala, Kampung Komodo bernama Kampung Najo. Nama Kampung Najo diambil dari nama seorang saudagar yang bernama Najo. Dikisahkan, Najo memiliki salah satu anak perempuan bernama Epa yang kala itu sedang menanti kelahiran anak perdananya. Sesuai tradisi Kampung Najo, persalinan seorang anak tidak boleh melalui proses persalinan yang normal melainkan harus melalui proses ‘operasi
Dongeng Asal Mula Komodo Read More »
Pesan Moral Cerita Dongeng Asal-Usul Bukit Selero Jangan suka pilih-pilih makanan. Makan apa saja yaang sudah disediakan orang tua kita. Memperlakukan orangtua dengan kasar termasuk dosa besar. Allah akan murka jika kita tidak menghormati dan durhaka pada orangtua. Jika kita berbakti pada orangtua, maka hidup kita akan berkah dan selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.
Asal-Usul Bukit Selero (Cerita Rakyat Provinsi Sumatera Selatan) Read More »
Pesan Moral Cerita: Kita tidak bisa mengubah ketentuan Allah SWT, bahwa manusia saat ini hanya bisa hidup di bumi saja. Kebohongan suatu saat nanti akan terbongkar, meskipun sudah berusaha ditutup-tutupi dengan berbagai cara. Kebohongan hanya akan membawa keburukan dalam hidup. Kejujuran akan membawa ketenangan dan keberkahan hidup. Pada zaman dahulu kala di salah satu daerah
Legenda Lahilote dan Putri Kayangan (Cerita Rakyat Gorontalo) Read More »
Pesan moral: Jika kita sudah berjanji pada suatu hal, maka sebaiknya kita harus memegang teguh janji tersebut jangan sampai melanggar atau mengingkarinya. Di balik indahnya alam Danau Tondano tersimpan legenda yang cukup melekat di kalangan masyarakat. Konon, danau ini terbentuk karena kemurkaan alam akibat pernikahan anak dari Tonaas bagian Utara dan Selatan. Tonaas merupakan pemimpin
Legenda Danau Tondano (Cerita Rakyat Sulawesi Utara) Read More »
Pesan Moral Pentingnya sikap untuk bertanggung jawab dan amanah ketika kita mendapatkan suatu perintah. Jangan mudah putus asa dan tetap menjaga kesabaran dalam menghadapi setiap cobaan dalam hidup. Pada zaman dahulu kala di kampung Melanti, Hulu Dusun, berdiamlah sepasang suami istri yakni Petinggi Hulu Dusun dan istrinya yang bernama Babu Jaruma. Usia mereka sudah cukup
Legenda Naga Erau dan Putri Karang Melenu (Cerita Rakyat Kalimantan Timur) Read More »
Pesan Moral Cerita: Asal-Usul Gunung Merapi (Cerita Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta): Jangan menggunakan kekerasan atau cara jahat untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Jangan bersikap egois dan keras kepala, kita harus siap berkorban untuk kepentingan bersama. Sikap ingin menang sendiri hanya akan menimbulkan kerugian di kemudian hari.
Asal-Usul Gunung Merapi (Cerita Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta) Read More »
Pesan Moral Cerita: Pesan moral yang bisa diambil dari dongeng Bawang Merah dan Bawang Putih bahwa orang yang berbuat jahat dan serakah akan mendapatkan ganjaran yang setimpal. Namun, setiap perbuatan yang baik akan mendapatkan hasil yang baik juga. Dongeng ini juga mengajari anak-anak untuk tidak bermalas-malasan dan berusaha menghadapi segala sesuatu dengan senang hati. Selain
Dongeng Bawang Merah dan Bawang Putih Read More »