Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

imam al ghazali

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya Apa yang Paling Tajam di Dunia (Gambar Vasily Vereshchagin via Wikimedia Commons)

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya: Apa yang Paling Tajam di Dunia?

Suatu waktu Imam al-Ghazali pernah bertanya kepada murid-muridnya, “Apakah yang paling tajam di dunia ini?” Dijawab oleh murid-muridnya dengan pedang. Al-Ghazali berkata, “Yang paling tajam adalah lidah.” Pepatah Arab menyebutkan, “Kalau pisau melukai badan, masih ada harapan sembuh. Tapi, jika lidah melukai hati, ke mana obat akan dicari.” Pepatah lain mengatakan, “Seorang bisa mati karena […]

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya: Apa yang Paling Tajam di Dunia? Read More »

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya Apakah yang Paling Ringan di Dunia (Gambar Giulio Rosati via flickr.com)

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya: Apakah yang Paling Ringan di Dunia?

Suatu waktu Imam al-Ghazali pernah bertanya kepada murid-muridnya, “Apakah yang paling ringan di dunia ini?” Ada yang menjawab, yang paling ringan adalah kapas, angin, debu, dan dedaunan kering. Al-Ghazali menjawab: “Yang paling ringan adalah meninggalkan shalat.” Shalat adalah tiang agama, siapa yang mendirikannya berarti menegakkan agama dan siapa meninggalkan sama dengan ia meruntuhkan agama. (HR

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya: Apakah yang Paling Ringan di Dunia? Read More »

Nasihat Keempat Imam Al Ghazali Kepada Muridnya (Gambar Giulio Rosati via commons.wikimedia.org)

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya: Apakah yang Paling Berat di Muka Bumi Ini?

Suatu ketika Imam al-Ghazali bertanya kepada murid-muridnya, “Apakah yang paling berat di muka bumi ini?” Muridnya menjawab, “Baja, gulungan besi, gajah, dan lain-lain.” Beliau melanjutkan, “Yang paling berat adalah amanah.” Manusia diutus ke muka bumi ini untuk menjadi khalifah (QS [2]: 30) dan diberi amanah memakmurkan alam semesta (QS [11]:61). Sumber dan Kontributor Penyunting: elibrary.id kompas.com

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya: Apakah yang Paling Berat di Muka Bumi Ini? Read More »

Nasihat Ketiga Imam Al Ghazali Kepada Muridnya (Gambar Giulio Rosati via commons.wikimedia.org)

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya: Apakah yang Paling Besar di Dunia?

Suatu ketika Imam al-Ghazali bertanya kepada murid-muridnya, “Apakah yang paling besar di dunia ini?” Ada yang menjawab dengan gunung, Matahari, Bumi, dan lainnya. Al-Ghazali menjawab, “Yang paling besar adalah hawa nafsu.” Manusia bisa bertindak seperti binatang atau bahkan lebih hina karena tidak mampu mengendalikan hawa nafsu. (QS [7]: 179). Kita lihat, pejabat negara, politikus, birokrat,

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya: Apakah yang Paling Besar di Dunia? Read More »

Nasihat Kedua Imam Al Ghazali Kepada Muridnya (Gambar Giulio Rosati via commons.wikimedia.org)

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya: Apakah yang Paling Jauh dari Kita?

Suatu ketika Imam al-Ghazali bertanya kepada murid-muridnya, “Apakah yang paling jauh dari diri kita?” Murid-muridnya menjawab, “Negeri Cina, Bulan, Matahari, dan Bintang.” Sang Imam berkata, “Yang paling jauh adalah waktu yang telah berlalu.” Waktu tak pernah berhenti hingga akhir masa (kiamat). Jika berlalu, tak pernah kembali. Semenit yang berlalu, lebih jauh dari seribu tahun yang

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya: Apakah yang Paling Jauh dari Kita? Read More »

Nasihat Pertama Imam Al Ghazali Kepada Muridnya (Gambar jateng.tribunnews.com)

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya: Apa yang Paling Dekat dengan Kita?

Imam al-Ghazali bertanya kepada murid-muridnya akan enam hal biasa, tapi kemudian dijawab dengan luar biasa sebagai sebuah petuah. Imam Al Ghazali bertanya kepada murid-muridnya, “Apakah yang paling dekat dengan diri kita?” Murid-muridnya menjawab: “Orang tua, guru, teman, dan kerabat.” Sang Imam menghargai jawaban itu meski tidak sesuai harapan. Lalu beliau berkata: “Yang paling dekat adalah

Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya: Apa yang Paling Dekat dengan Kita? Read More »

Kumpulan Karya Imam Al Ghazali (Gambar msf.online.com)

Kumpulan Karya Imam Al Ghazali

Kumpulan karya Imam Al Ghazali yang tersebar ke seluruh dunia memberikan sumbangan bagi perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan umat Muslim. Karya-karya Imam Al Ghazali terbagi di dalam 4 kategori kitab, yaitu: Ilmu Agama: Al-Munqidh min al-Dalal (Rescuer from Error) Al-Iqtisad fil-I`tiqad (Median in Belief) Al-Maqsad al-Asna fi Sharah Asma’ Allahu al-Husna (The Best Means in Explaining

Kumpulan Karya Imam Al Ghazali Read More »

Malaikat Izrail Menemui Imam Al Ghazali (Gambar caliphate1.com)

Malaikat Izrail Menemui Imam Al Ghazali

Menjelang waktu Subuh, Al Ghazali menuju kamar mandi untuk berwudhu, selanjutnya menunaikan shalat Subuh. Seusai shalat, dia meminta seorang saudaranya untuk mengambil kain kafan miliknya. Kain kafan itu dicium, diletakkan di atas kedua mata, lalu Al Ghazali berkata, “Sebentar lagi Malaikat Izrail (malaikat pencabut nyawa) akan menemuiku.” Al Ghazali kemudian meluruskan kakinya dan menghadap kiblat.

Malaikat Izrail Menemui Imam Al Ghazali Read More »

Al Ghazali Berkelana dan Mengasingkan Diri (Gambar pinterest.com via republika.co.id)

Al Ghazali Berkelana dan Mengasingkan Diri

Pada tahun 488 hijriyah, Al Ghazali memilih keluar dari madrasah. Dia menyerahkan tugas mengajarnya kepada saudaranya yang bernama Ahmad. Sebetulnya para murid dan masyarakat merasa keberatan dengan keputusannya mundur. Apalagi belum ada orang yang ilmunya setara dengannya pada saat itu. Tapi apa hendak dikata, mereka tidak bisa mencegahnya, sebab Al Ghazali memiliki tujuan yang lebih

Al Ghazali Berkelana dan Mengasingkan Diri Read More »

Nasihat Imam Al Ghazali Kepada Muridnya pai.unida.gontor.ac.id

Nasihat Imam Al Ghazali Kepada Muridnya

Semenjak mengajar, Al Ghazali mulai dikenal banyak orang. Kelihaiannya dalam menerangkan sesuatu secara gamblang membuat murid-muridnya takjub. Mereka senang mengikuti setiap pelajaran Al Ghazali. Kepada mereka, Al Ghazali mengajarkan agar dalam melakukan segala sesuatu perlu hati-hati dan selalu didasarkan pada keikhlasan, bukan demi materi atau kesenangan dunia. Dia juga menekankan kepada mereka supaya berlatih membersihkan

Nasihat Imam Al Ghazali Kepada Muridnya Read More »

Imam Al Ghazali Dapat Banyak Teman Baru dan Makanan Gratis (Gambar ngopibareng.id)

Imam Al Ghazali Dapat Banyak Teman Baru dan Makanan Gratis

Sewaktu Al Ghazali masih kecil, ayahnya menyerahkan Al Ghazali kepada salah seorang sahabatnya yang mahir menulis khat (huruf Arab). Ayahnya ingin sekali Al Ghazali bisa menulis khat, tidak seperti dirinya yang tidak bisa menulis khat. Al Ghazali mau mengikuti nasihat Ayahnya. Setiap hari Al Ghazali belajar khat dengan tekun hingga akhirnya mahir. Setelah Ayahnya wafat, Al Ghazali mendalami ilmu

Imam Al Ghazali Dapat Banyak Teman Baru dan Makanan Gratis Read More »

Imam Al Ghazali Dibesarkan dari Keluarga Sangat Sederhana (Gambar kompasiana.com)

Imam Al Ghazali Dibesarkan dari Keluarga Sangat Sederhana

Melansir dari laman muslim.or.id, Al Ghazali tumbuh dan besar di lingkungan keluarga miskin. Ayahnya hanyalah seorang pengrajin kain shuf, yaitu kain yang terbuat dari bulu kambing.  Hasil tenunannya itu kemudian dijual di pasar Thusi. Seluruh uang penjualannya digunakan untuk membeli makan dan membiayai kebutuhan sehari-hari. Al Ghazali sering bercerita tentang kebaikan ayahandanya. Bahwa ayahnya adalah

Imam Al Ghazali Dibesarkan dari Keluarga Sangat Sederhana Read More »

Ayah Imam Al-Ghazali Berasal Seorang Pemintal Bulu Kambing (Foto tribunnews.com)

Ayah Imam Al-Ghazali Seorang Pemintal Bulu Kambing

Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al Ghazali ath-Thusi asy-Syafi’i atau yang dikenal sebagai Algazel di dunia Barat abad pertengahan adalah seorang filosof dan teolog muslim Persia.   Beliau memiliki kejeniusan dan kepakarannya dalam fikih, tasawuf, dan ushul. Beliau adalah tokoh terkemuka dalam kancah filsafat dan tasawuf. Al-Ghazali lahir di Thus pada 1058/450 H. Diberi nama

Ayah Imam Al-Ghazali Seorang Pemintal Bulu Kambing Read More »

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!
Collagen Tripeptide 5500 MG