Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

kisah khulafaurrasyidin

Asmaul Husna Al-Mutakabbir: Untuk Mengalahkan Rasa Sombong

Asmaul Husna Al-Mutakabbir: Untuk Mengalahkan Rasa Sombong Para sahabat terkagum-kagum saat melihat Khalifah Umar bin Khottob mengangkut sebuah gentong air di atas kepalanya. “Wahai, Khalifah. Kenapa engkau tidak menyuruh kami untuk mengangkut gentong air itu?” “Tidak apa-apa, sahabatku,” jawab Umar bin Khottob sambil terus berjalan. “Hal ini lebih baik aku lakukan sendiri, daripada aku harus […]

Asmaul Husna Al-Mutakabbir: Untuk Mengalahkan Rasa Sombong Read More »

Asmaul Husna Al-‘Aziiz: Tatapan Mata Umar bin Khattab yang Menggentarkan

Asmaul Husna Al-‘Aziiz: Tatapan Mata Umar bin Khottob yang Menggentarkan Umar bin Khottob dikenal sebagai salah satu sahabat Rasulullah yang gagah, keras, pemberani, dan paling galak. Sehingga orang-orang pun banyak yang takut padanya. Suatu hari, ia berjalan beriringan naik kuda bersama sahabatnya. Umar bin Khottob berjalan di depan. Tiba-tiba Umar bin Khottob menoleh ke belakang.

Asmaul Husna Al-‘Aziiz: Tatapan Mata Umar bin Khattab yang Menggentarkan Read More »

Asmaul Husna Al-Mu’min: Gubuk Kakek Yahudi dan Keindahan Kota

Dengan tergopoh-gopoh, seorang lelaki Yahudi datang menemui Khalifah Umar bin Khottob. “Wahai, khalifah. Aku sengaja datang menghadapmu untuk mengabarkan tentang gubukku. Gubernur Amru bin Ash, bawahan khalifah, telah menghancurkan gubukku. Alasannya, gubukku sudah mengganggu keindahan kota.” Setelah mendapat laporan itu, Khalifah Umar lalu memanggil Amru bin Ash. “Janganlah engkau semena-semena pada siapapun. Meski pun ia

Asmaul Husna Al-Mu’min: Gubuk Kakek Yahudi dan Keindahan Kota Read More »

Umar bin Khattab Setan pun Segan Bertemu dengan Dirinya

Umar bin Khattab: Setan pun Segan Bertemu dengan Dirinya

Suatu hari, Umar bin Khattab pergi menuju Baitul Maqdis Palestina. Saat itu Khalifah Umar akan menerima kunci kota dari penguasa lama. Hanya dengan mengenakan pakaian yang sangat sederhana dan lusuh. Bahkan penuh tambalan di sana-sini. Umar menuntun kudanya melewati para pastur, rahib, dan pendeta yang berderet di sepanjang jalan. Mereka amat terkejut dan seolah-olah tak

Umar bin Khattab: Setan pun Segan Bertemu dengan Dirinya Read More »

Menantu Rasul yang Gagah Berani

Ali bin Abi Thalib: Menantu Rasul yang Gagah Berani

Ali bin Abi Thalib adalah menantu Rasulullah yang pemberani. Keberaniannya terbukti saat Rasul akan dibunuh oleh para kafir Quraisy. Malam itu, Rasul menyuruh Ali untuk tidur di tempat beliau. Tak lama kemudia sekelompok kafir Quraisy datang hendak membunuh Rasul. Namun mereka tidak jadi membunuh karena yang tidur di tempat itu bukan Rasulullah, tapi Ali. Saat

Ali bin Abi Thalib: Menantu Rasul yang Gagah Berani Read More »

Abu Bakar Ash Shidiq Penghulu Para Sahabat Nabi

Abu Bakar Ash Shidiq: Penghulu Para Sahabat Nabi

Abu Bakar adalah lelaki pertama yang memeluk Islam. Ia salah satu sahabat terdekat utama dan paling disayang Rasul SAW. Ia menjadi sebaik-baik hamba yang menjadi khalifah dan ia wafat pada usia 63 tahun. Setelah Rasul SAW wafat, ia ditunjuk menjadi khalifah pertama dalam sejarah Islam. Ia memimpin pemerintahan Islam sepeninggal Rasul. Semasa Rasul hidup, Abu

Abu Bakar Ash Shidiq: Penghulu Para Sahabat Nabi Read More »

Utsman bin Affan Sahabat yang Disegani Malaikat

Utsman bin Affan: Sahabat yang Disegani Malaikat

Utsman bin Affan terkenal sebagai sahabat yang paling jujur, rendah hati, dan sangat pemalu. Bahkan bila ia sedang mandi di kamar mandi yang tertutup sekalipun, ia tidak berani menegakkan punggungnya karena demikian tinggi rasa malunya. Istri Rasulullah SAW, Aisyah RA, pernah berkata pada Rasulullah, “Kenapa saat engkau bertemu Abu Bakar dan Umar bin Khattab engkau

Utsman bin Affan: Sahabat yang Disegani Malaikat Read More »

Khalifah Umar bin Khattab dan Kejujuran Gadis Penjual Susu

Khalifah Umar bin Khattab dan Kejujuran Gadis Penjual Susu

Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, hidup seorang ibu penjual susu dan seorang putrinya. Putri penjual susu itu dikenal jujur dan berhati mulia. Sehari-hari ia membantu ibunya berjualan susu. Suatu malam, ibunya berkata kepada putrinya, “Nak, supaya cadangan susu kita bertambah banyak. Coba, sekarang engkau campurkan antara susu murni dengan air. Kalau cadangan susu kita

Khalifah Umar bin Khattab dan Kejujuran Gadis Penjual Susu Read More »

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!