Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

nabi syu’aib

Nabi Syuaib

Nabi Syuaib diutus kepada Kaum Madyan. Kaum Madyan suka berbuat curang dalam jual beli. Mengurangi timbangan dan menjual barang tidak sesuai harga. Allah kemudian menimpakan azab pada mereka. Coba kamu lengkapi nama-nama sayuran yang biasa dijual di pasar. wortel bayam mentimun sawi kubis jamur   Klik cover ebooknya untuk mengerjakan ebook interaktif uji literasi Brain […]

Nabi Syuaib Read More »

Nabi Musa Menjadi Penggembala

Nabi Musa pun setuju bekerja kepada keluarga Nabi Syuaib. Mulai hari itu, Nabi Musa bertugas menggembalakan kambing-kambing Nabi Syuaib. Nabi Musa bekerja dengan giat. Setiap hari, Nabi Musa membawa kambing-kambing itu ke padang rumput dan memberi mereka minum. Kambing-kambing itu kemudian berkembang biak dengan pesat. Kambing-kambing itu tampak sehat dan gemuk-gemuk. Nabi Syuaib yang melihat

Nabi Musa Menjadi Penggembala Read More »

Aku Cinta Rasul: Nabi Musa dan Nabi Harun As, Turunnya Kitab Taurat (70)

Lalu melerai mereka dan memukul orang Mesir hingga meninggal dunia. Nabi Musa sangat menyesal, ia merasa perbuatannya berlebihan. Raja Fir’aun marah ketika tahu Nabi Musa telah membunuh orang Mesir. Ia memerintahkan pasukannya untuk menangkap Nabi Musa. Nabi Musa lari ke kota Madyan dan bertemu dengan Nabi Syuaib. Nabi Musa lalu dinikahkan dengan Shafira putri Nabi

Aku Cinta Rasul: Nabi Musa dan Nabi Harun As, Turunnya Kitab Taurat (70) Read More »

Aku Cinta Rasul: Nabi Syuaib As, Bencana Awan Panas (68)

Nabi Syuaib memerintahkan pengikutnya untuk berhijrah dari kota Madyan. Penguasa kota Madyan tertawa terbahak-bahak melihat pengikut Nabi Syuaib yang berjalan tertatih-tatih. “Datangkan azab dari Tuhanmu wahai Syuaib! Kami tidak takut,” tantang kaum Madyan. Tak lama kemudian, azab Allah datang dengan udara panas yang tak terkira. Kulit kaum Madyan menjadi memerah dan tenggorokan mereka mengering. Penduduk

Aku Cinta Rasul: Nabi Syuaib As, Bencana Awan Panas (68) Read More »

Aku Cinta Rasul: Nabi Syuaib As, Bencana Awan Panas (67)

Setelah kejadian itu banyak pengikut Nabi Syuaib yang diancam dan disiksa. Harta mereka dirampas dan dipaksa kembali menyembah berhala. Hati Nabi Syuaib sangat sedih. Nabi Syuaib sangat menyayangi kaum Madyan. Ia takut azab Allah akan turun untuk menghukum kaum Madyan. Di hari berikutnya, siksaan kaum Madyan semakin keras. Para pengikut Nabi Syuaib diusir dari rumah

Aku Cinta Rasul: Nabi Syuaib As, Bencana Awan Panas (67) Read More »

Aku Cinta Rasul: Nabi Syuaib As, Bencana Awan Panas (66)

“Wahai Syuaib, janganlah engkau menggurui kami. Hidup ini untuk mencari keuntungan dan kesenangan,” seru penguasa Madyan kepada Nabi Syuaib.  “Mana ada orang yang benar-benar saleh. Kamu pasti berdusta, hahaha…” cibir penguasa Madyan. Para penguasa Madyan itu mengejek Nabi Syuaib. “Hentikan dakwahmu atau kamu dan pengikutmu akan kami usir dari Madyan,” ancam penguasa Madyan.   Sumber

Aku Cinta Rasul: Nabi Syuaib As, Bencana Awan Panas (66) Read More »

Aku Cinta Rasul: Nabi Syuaib As, Bencana Awan Panas (65)

Suatu ketika, Nabi Syuaib mendatangi penduduk Madyan yang sedang menyembah berhala. “Wahai kaum Madyan, sembahlah Allah. Sembahlah Tuhan yang menciptakan kalian, bukan batu yang kalian ciptakan.” Para penyembah berhala itu marah. Lalu Nabi Syuaib mendatangi para pedagang di pasar. “Berbuat adillah dalam jual beli. Janganlah kalian mengurangi takaran timbangan.” Namun, pedagang itu tak menggubrisnya. Kemudian

Aku Cinta Rasul: Nabi Syuaib As, Bencana Awan Panas (65) Read More »

Aku Cinta Rasul: Nabi Syuaib As, Bencana Awan Panas (64)

Hingga ada seorang ibu yang membeli sekarung gandum untuk anak-anaknya yang kelaparan, mereka ganti dengan pasir. “Ya Allah, aku dan anakku hanya sebagian orang yang kelaparan setiap malam. Datangkanlah seorang penolong agar kami tidak lagi tertindas,” begitulah ibu itu berdoa. Lalu Allah mengutus Nabi Syuaib untuk kaum Madyan. Ia nabi yang berani dan mahir berpidato,

Aku Cinta Rasul: Nabi Syuaib As, Bencana Awan Panas (64) Read More »

Aku Cinta Rasul: Nabi Syuaib As, Bencana Awan Panas (63)

Di sebuah dataran yang subur, hiduplah penduduk Madyan yang berlimpah harta. Mereka menjadi pedagang dan petani ulung. Hampir setiap jual beli yang mereka lakukan mendatangkan keuntungan yang besar. Hampir setiap ladang yang mereka tanam menghasilkan panen yang berlimpah. Setelah berganti generasi dan ulama banyak yang wafat, penduduk Madyan menjadi orang yang sesat. Mereka suka menghambur-hamburkan

Aku Cinta Rasul: Nabi Syuaib As, Bencana Awan Panas (63) Read More »

Kenapa Allah SWT Menghukum Kaum Madyan?

Kaum Madyan adalah pedagang. Akan tetapi, mereka pedagang yang curang dan jahat. Nabi Syuaib berusaha mengingatkan mereka, tetapi kaum Madyan tidak peduli. Karena itu, Allah menghukum kaum Madyan dengan sambaran petir. Sumber dan Kontributor Judul Buku: Kisah 25 Nabi dan Rasul 2 Naskah: Kak Eka Wardhana Ilustrasi: Kak Nurul Ihsan dan Kak Dedi Penerbit: Syaamil

Kenapa Allah SWT Menghukum Kaum Madyan? Read More »

Sesuai dengan permohonan Nabi Syu'aib kemudian Allah SWT menurunkan hawa panas menyengat di negeri kaum Madyan

Azab Allah Kepada Kaum Madyan dan Aikah

Nabi Syuaib diutus oleh Allah untuk berdakwah kepada kaum Madyan. Mereka dikenal suka melakukan kecurangan dalam berdagang berupa mengurangi takaran dan mencurangi timbangan. Selain itu, mereka juga dikenal sering mencegat dan menyerang orang-orang yang hendak beribadah. Allah mengabadikan diutusnya Nabi Syuaib dalam Surat Al-A’raf ayat 85 yang berbunyi.  وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا ۗ قَالَ يَٰقَوْمِ

Azab Allah Kepada Kaum Madyan dan Aikah Read More »

Sesuai dengan permohonan Nabi Syu'aib kemudian Allah SWT menurunkan hawa panas menyengat di negeri kaum Madyan

Allah SWT Menurunkan Hawa Panas Menyengat di Negeri Kaum Madyan

Azab Apa yang Allah Timpakan pada Kaum Madyan? Nabi Syu’aib juga menjawab tantangan kaum Madyan dengan memohon pertolongan kepada Allah SWT. Allah SWT menurunkan hawa panas menyengat di negeri kaum Madyan. Meski sudah minum banyak, tenggorokan mereka terus terasa kering. Tanah pertanian pun menjadi kering-kerontang. Selanjutnya, Allah SWT menurunkan awan hitam yang meneduhkan. Penduduk Madyan

Allah SWT Menurunkan Hawa Panas Menyengat di Negeri Kaum Madyan Read More »

Nabi Syu'aib dan kaum Madyan yang suka curang dalam berdagang

Nabi Syu’aib Selalu Menegur Kaum Madyan agar Jujur dalam Berdagang

Kenapa Nabi Syu’aib Mengajak Pengikutnya Pergi? Tanpa kenal lelah, Nabi Syu’aib mendakwahi penduduk Madyan untuk hanya beribadah kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak nikmat. Nabi Syu’aib juga kerap mendatangi pasar tempat penduduk Madyan berdagang dan menasihati mereka. “Wahai kaum Madyan, lakukan jual beli dengan adil. Jangan menipu. Jangan kalian mengurangi takaran timbangan!” seru Nabi

Nabi Syu’aib Selalu Menegur Kaum Madyan agar Jujur dalam Berdagang Read More »

Nabi Syuaib melihat kaum Madyan suka menyembah aikah

Nabi Syu’aib Melarang Kaum Madyan Menyembah Aikah

Kepada Siapa Nabi Syu’aib Diutus Berdakwah? Ayah Nabi Syu’aib, Mikail bin Yasjir adalah keturunan Nabi Ibrahim. Sementara itu, ibunya keturunan Nabi Luth. Nabi Syu’aib diutus Allah SWT untuk mendakwahi kaum Madyan. Kaum Madyan dikaruniai tanah yang subur sehingga hasil pertanian mereka melimpah. Kehidupan mereka sungguh makmur. Namun, kemakmuran itu tidak menjadikan mereka bersyukur kepada Allah

Nabi Syu’aib Melarang Kaum Madyan Menyembah Aikah Read More »

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!
Sambut Bulan Suci Ramadhan 2026