Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

turunnya kitab zabur

Aku Cinta Rasul: Nabi Daud As, Turunnya Kitab Zabur (88)

“Kami sibuk mencari ikan. Di hari Sabtu, ikan berlimpah dan membuat kami kaya,” itulah jawaban kaum Ailah yang keras kepala. Nabi Daud terus berusaha menyadarkan mereka, namun mereka tak pernah menghiraukannya. Bahkan mulai berani mengejek Nabi Daud. Akhirnya, Allah menghukum mereka dengan badai ombak yang sangat besar. Menghempaskan kapal-kapal dan menggulung semua harta mereka. Kaum […]

Aku Cinta Rasul: Nabi Daud As, Turunnya Kitab Zabur (88) Read More »

Aku Cinta Rasul: Nabi Daud As, Turunnya Kitab Zabur (87)

Kehidupan Bani Israel makmur kembali. Mereka menjadi orang-orang saleh di bawah pimpinan Nabi Daud. Allah pun menurunkan kitab Zabur kepada Nabi Daud untuk menggantikan kitab Taurat, warisan Nabi Musa. Gunung-gunung berzikir, burung-burung bersenandung, bertasbih mendoakan Nabi Daud. Namun ada sebuah kaum di pesisir pantai yang membangkang, yaitu kaum Ailah. Mereka tidak menghiraukan ajaran Nabi Daud.

Aku Cinta Rasul: Nabi Daud As, Turunnya Kitab Zabur (87) Read More »

Aku Cinta Rasul: Nabi Daud As, Turunnya Kitab Zabur (86)

Tanpa disangka, sebagian besar penduduk Bani Israel menyusul kepergian Nabi Daud dan bunda Mikyal. Mereka lebih senang hidup bersama Nabi Daud dari pada bersama sang raja yang zalim. “Subhanallah, ini sebuah anugerah dari Allah. Betapa bahagianya hidup di antara kaum yang mencintaiku,” ucap Nabi Daud kepada istrinya. Raja terkejut, ternyata rakyatnya lebih memilih Nabi Daud

Aku Cinta Rasul: Nabi Daud As, Turunnya Kitab Zabur (86) Read More »

Aku Cinta Rasul: Nabi Daud As, Turunnya Kitab Zabur (85)

Karena rakyat Bani Israel lebih mencintai Nabi Daud, tak disangka hal itu membuat sang raja iri. “Mengapa rakyat lebih mencintai Daud?” Rasa iri itu lalu memuncak hingga membuat raja ingin mencelakakan Nabi Daud. Suatu ketika Nabi Daud diutus untuk menaklukkan kota Kan’an. Beliau hanya dibekali pasukan yang sedikit, sehingga sulit untuk menang. Namun atas perlindungan

Aku Cinta Rasul: Nabi Daud As, Turunnya Kitab Zabur (85) Read More »

Aku Cinta Rasul: Nabi Daud As, Turunnya Kitab Zabur (84)

Tidak ada seorang pun dari pasukan Bani Israel yang berani melawan Jalut. Kecuali Nabi Daud muda. Ia tiba-tiba muncul berhadapan dengan Jalut dengan hanya bersenjatakan bandering dan batu. Tanpa pikir panjang, Jalut mengibaskan gadanya yang berbunyi seperti badai. Nabi Daud memutar bandering sekuat tenaga dan menghantamkan batu itu tepat di antara dua mata Jalut hingga

Aku Cinta Rasul: Nabi Daud As, Turunnya Kitab Zabur (84) Read More »

Aku Cinta Rasul: Nabi Daud As, Turunnya Kitab Zabur (83)

Nabi Daud muda hidup ketika Bani Israel dijajah oleh bangsa Palestina kuno. Ia memiliki perasaan halus dan penyayang binatang. Setiap hari, ia bekerja menggembalakan domba sambil memikirkan kehidupan Bani Israel yang sangat miskin dan tertindas. Suatu ketika terjadi peperangan antara Bani Israel dengan bangsa Palestina. Nabi Daud ikut serta dalam peperangan itu. Di saat pasukan

Aku Cinta Rasul: Nabi Daud As, Turunnya Kitab Zabur (83) Read More »

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!
Sambut Bulan Suci Ramadhan 2026