Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

/
/
/
100 Tanya Jawab tentang Malaikat dalam Islam untuk Anak [LENGKAP + MUDAH DIPAHAMI]
/
Page 2
Anak Muslim mengenal arti kata Muslim.

100 Tanya Jawab tentang Malaikat dalam Islam untuk Anak [LENGKAP + MUDAH DIPAHAMI]

Table of Contents

tridaya bimbel_300x200

011. Apakah malaikat bisa lelah saat beribadah kepada Allah?

Tidak, malaikat tidak pernah merasa lelah atau berhenti beribadah kepada Allah. Dalam Al-Qur’an (QS. Al-Anbiya: 19–20), disebutkan bahwa mereka senantiasa bertasbih siang dan malam tanpa henti. Malaikat diciptakan khusus untuk beribadah, sehingga tidak memiliki rasa capek seperti manusia.

Bayangkan, ada malaikat yang sejak awal diciptakan hanya bersujud, ada yang hanya rukuk, dan ada pula yang hanya berdiri memuji Allah. Mereka tidak merasa bosan karena ibadah adalah kebahagiaan mereka. Malaikat selalu senang berada dekat dengan Allah dan terus mengagungkan nama-Nya.

Hal ini mengajarkan kita agar tidak mudah malas dalam beribadah. Walau manusia bisa merasa letih, kita tetap bisa meneladani semangat malaikat dengan menjaga niat ikhlas dan mencintai setiap ibadah yang kita lakukan.


012. Apakah malaikat bisa berubah bentuk?

Ya, dengan izin Allah, malaikat bisa berubah bentuk sesuai keperluan. Malaikat Jibril, misalnya, pernah menampakkan diri kepada Nabi Muhammad SAW dalam bentuk manusia yang sangat tampan dan rapi berpakaian putih bersih. Kisah ini diceritakan dalam hadis riwayat Imam Muslim.

Biasanya malaikat menampakkan diri dalam bentuk yang menenangkan agar manusia tidak takut. Namun, mereka hanya muncul ketika diizinkan Allah untuk membawa wahyu, kabar gembira, atau tugas penting lainnya. Dalam bentuk aslinya, malaikat memiliki wujud yang sangat besar dan indah.

Perubahan bentuk malaikat menunjukkan betapa hebat kekuasaan Allah. Allah menciptakan makhluk yang mampu menyesuaikan diri untuk menjalankan tugasnya tanpa salah dan tanpa kekurangan sedikit pun.


013. Apakah semua malaikat bisa dilihat oleh manusia?

Tidak semua malaikat bisa dilihat oleh manusia. Kebanyakan malaikat hidup di alam yang tak bisa dijangkau mata manusia biasa. Hanya orang-orang yang Allah beri izin khusus, seperti para nabi, yang dapat melihat malaikat secara nyata.

Nabi Muhammad SAW pernah melihat Malaikat Jibril dua kali dalam wujud aslinya, memiliki enam ratus sayap yang menutupi seluruh ufuk langit. Pengalaman ini menunjukkan bahwa wujud malaikat sangat besar dan memancarkan cahaya yang luar biasa.

Walau kita tidak bisa melihat malaikat, kita tetap harus yakin bahwa mereka ada dan selalu menjalankan tugasnya. Iman kepada yang gaib merupakan tanda kuatnya keyakinan seorang anak Muslim kepada ajaran Islam yang benar.


014. Mengapa malaikat selalu taat kepada Allah?

Malaikat selalu taat karena Allah menciptakan mereka tanpa hawa nafsu. Mereka tidak memiliki keinginan untuk membangkang, berbuat dosa, atau menolak perintah. Segala yang mereka lakukan semata-mata karena ketaatan dan kecintaan kepada Allah.

Dalam Al-Qur’an (QS. At-Tahrim: 6), Allah berfirman bahwa malaikat tidak pernah durhaka dan selalu melaksanakan apa yang diperintahkan. Itulah sebabnya malaikat menjadi makhluk yang sangat suci dan dicintai Allah.

Dari sini kita belajar bahwa ketaatan adalah bentuk cinta yang sejati. Anak Muslim yang selalu berbuat baik, menaati orang tua, dan rajin beribadah sedang meneladani sifat-sifat malaikat yang penuh kepatuhan.


015. Siapakah malaikat yang menyampaikan wahyu kepada para nabi?

Malaikat yang menyampaikan wahyu adalah Malaikat Jibril AS. Ia memiliki tugas istimewa sebagai penyampai firman Allah kepada para nabi dan rasul. Wahyu Al-Qur’an pun disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Jibril selama 23 tahun.

Jibril juga dikenal sebagai malaikat yang paling mulia di antara malaikat lainnya karena perannya dalam menurunkan petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia. Setiap kali datang membawa wahyu, Jibril selalu membawa ketenangan dan cahaya yang menenangkan hati Nabi.

Sebagai anak Muslim, kita harus menghormati Jibril karena melalui jasanya kita bisa mengenal ajaran Islam, Al-Qur’an, dan sunnah Nabi. Itulah sebabnya ia disebut juga Ruhul Amin, yang artinya “roh yang terpercaya”.


016. Siapakah malaikat yang mengatur rezeki dari Allah?

Malaikat yang mengatur rezeki adalah Malaikat Mikail AS. Tugasnya adalah menurunkan hujan, menumbuhkan tanaman, dan mengatur berbagai sumber kehidupan yang menjadi rezeki makhluk di bumi.

Setiap tetes air hujan, setiap buah yang tumbuh, hingga udara yang kita hirup, semuanya diatur dengan izin Allah melalui Malaikat Mikail dan para malaikat pembantunya. Mikail dikenal sangat penyayang dan tidak pernah berhenti memohon rahmat bagi makhluk hidup.

Dengan mengenal tugas Mikail, anak-anak belajar bahwa rezeki datang dari Allah, bukan hanya dari usaha manusia. Maka kita harus bersyukur dan tidak sombong atas apa yang dimiliki, karena semua itu adalah pemberian Allah yang dijalankan melalui malaikat-Nya.


017. Siapakah malaikat yang bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat?

Malaikat yang bertugas meniup sangkakala adalah Malaikat Israfil AS. Ia telah bersiap sejak lama, memegang sangkakala dan menunggu perintah Allah untuk meniupnya. Ketika tiba waktunya, tiupan itu akan menandai dimulainya hari kiamat.

Dalam satu hadis, Rasulullah SAW bersabda bahwa Israfil telah menundukkan kepalanya ke arah Arasy sambil menunggu perintah dari Allah, dan ia tidak pernah berkedip karena takut perintah itu datang tiba-tiba. Betapa taat dan berhati-hati malaikat ini dalam menjalankan tugasnya.

Tiupan sangkakala pertama akan mematikan seluruh makhluk, dan tiupan kedua akan membangkitkan mereka untuk dihisab. Kisah ini mengingatkan kita agar selalu siap menghadapi akhirat dengan amal baik dan hati yang bersih.


018. Siapakah malaikat yang mencabut nyawa manusia?

Malaikat pencabut nyawa adalah Malaikat Izrail AS. Ia bertugas mencabut ruh setiap makhluk sesuai waktu yang telah Allah tetapkan. Tugas ini sangat berat, tetapi dilakukan dengan penuh ketaatan dan tanpa kesalahan sedikit pun.

Izrail tidak membedakan antara kaya atau miskin, besar atau kecil, semuanya akan dicabut ruhnya ketika waktunya tiba. Saat mencabut ruh orang beriman, malaikat datang dengan lembut, membawa kabar gembira dari Allah. Namun bagi orang kafir, ruh mereka diambil dengan keras karena perlawanan hatinya terhadap kebenaran.

Dari tugas Izrail, kita belajar untuk selalu siap menghadapi kematian dengan amal saleh. Sebab, tidak ada yang tahu kapan waktunya datang, dan hanya amal baiklah yang akan menemani kita di akhirat.


019. Siapakah malaikat yang bertugas menjaga neraka?

Malaikat penjaga neraka bernama Malaikat Malik AS. Ia bertugas memelihara pintu-pintu neraka dan memastikan setiap penghuni neraka mendapat balasan sesuai perbuatannya di dunia. Dalam Al-Qur’an (QS. Az-Zukhruf: 77), disebutkan bahwa penduduk neraka akan memanggil Malik, namun ia tidak akan menjawab dengan lembut, melainkan dengan ketegasan.

Malaikat Malik dan para penjaga neraka tidak pernah lalai atau beristirahat. Mereka selalu melaksanakan perintah Allah dengan penuh disiplin. Tidak ada rasa marah pribadi, hanya keadilan yang dijalankan sesuai ketentuan Allah.

Pelajaran yang bisa diambil adalah, kita harus menjauhi dosa dan maksiat agar tidak termasuk golongan yang dijaga oleh Malik di neraka. Sebaliknya, jadilah anak saleh yang selalu berusaha menjadi penghuni surga.


020. Siapakah malaikat yang menjaga surga?

Malaikat penjaga surga bernama Malaikat Ridwan AS. Ia bertugas menjaga pintu surga dan menyambut para penghuni surga dengan senyum dan salam penuh kedamaian. Dalam Al-Qur’an, malaikat penjaga surga menyambut orang beriman dengan ucapan: “Selamat sejahtera atasmu, masuklah ke surga karena amal yang telah kamu kerjakan.” (QS. Az-Zumar: 73).

Ridwan dikenal lembut, sabar, dan sangat penyayang. Ia tidak hanya menjaga pintu surga, tetapi juga memastikan bahwa setiap penghuni surga mendapatkan kebahagiaan abadi. Malaikat Ridwan dan para malaikat lainnya melayani penduduk surga dengan penuh kasih sayang.

Mengenal Malaikat Ridwan membuat kita ingin menjadi anak yang saleh agar suatu hari nanti disambut dengan salam hangat di pintu surga. Surga bukan hanya tempat yang indah, tetapi juga hadiah dari Allah bagi mereka yang hatinya bersih dan taat kepada-Nya.

Pages ( 2 of 10 ): « Previous1 2 34 ... 10Next »

Informasi Post

Judul

:

100 Tanya Jawab tentang Malaikat dalam Islam untuk Anak [LENGKAP + MUDAH DIPAHAMI]

Penyunting

:

Kak Nurul Ihsan

Tahun Terbit

:

24 Oktober 2025

Bahasa

:

Indonesia

Tata Letak

:

Kak Nurul Ihsan
Pengunjung: 1 Hari Ini: 1
💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!

Permintaan Ditolak

Akses ditolak karena tautan yang dituju tidak tersedia. Terima kasih.

Sambut Bulan Suci Ramadhan 2026