
021. Apakah Malaikat Selalu Menyertai Orang Saleh?
Ya, malaikat selalu menyertai dan menjaga orang-orang saleh. Mereka mencintai orang yang banyak berzikir, membaca Al-Qur’an, dan berbuat baik. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan, “Malaikat akan menaungi orang-orang yang berkumpul mengingat Allah dengan ketenangan dan rahmat.”
Itulah sebabnya anak Muslim yang rajin mengingat Allah akan selalu berada dalam perlindungan malaikat. Mereka senang berada di tempat-tempat yang dipenuhi kebaikan, seperti masjid, majelis ilmu, atau rumah yang diisi dengan bacaan Al-Qur’an.
Jika kita ingin dicintai malaikat, yuk isi waktu kita dengan ibadah dan amal baik. Malaikat akan mendoakan kebaikan bagi anak-anak yang rajin berbuat baik dan menolong sesama.
022. Apakah Malaikat Mendoakan Manusia?
Ya, malaikat selalu mendoakan manusia yang berbuat kebaikan. Dalam hadis sahih disebutkan, malaikat berdoa untuk orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuannya. Allah menjadikan malaikat sebagai saksi atas doa-doa kebaikan itu.
Malaikat juga mendoakan orang yang bersedekah, orang yang menuntut ilmu, dan orang yang menjaga salatnya. Doa malaikat sangat mustajab karena mereka tidak pernah berbuat dosa.
Anak-anak bisa mendapatkan doa dari malaikat dengan cara berbuat baik setiap hari. Bayangkan, betapa indahnya jika setiap hari malaikat memohonkan ampunan untuk kita di hadapan Allah.
023. Siapakah Malaikat Mikail?
Malaikat Mikail adalah malaikat yang bertugas mengatur rezeki dan hujan di bumi. Ia mengatur turunnya air hujan, tumbuhnya tanaman, dan pembagian rezeki bagi seluruh makhluk.
Dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 98, disebutkan bahwa siapa pun yang memusuhi Jibril dan Mikail berarti juga memusuhi Allah. Ini menunjukkan betapa mulianya tugas Mikail dalam menjaga kehidupan di bumi.
Malaikat Mikail bekerja dengan lembut dan penuh kasih sayang. Karena itu, anak-anak diajarkan untuk bersyukur setiap kali turun hujan, karena di baliknya ada tugas besar Malaikat Mikail yang menebarkan rahmat Allah ke seluruh alam.
024. Siapakah Malaikat Israfil?
Malaikat Israfil memiliki tugas yang sangat penting, yaitu meniup sangkakala pada hari kiamat. Tiupan pertama akan membuat seluruh makhluk mati, dan tiupan kedua akan membangkitkan semua manusia dari kubur.
Dalam hadis disebutkan bahwa sejak Allah menciptakan sangkakala, Israfil sudah siap menunggu perintah Allah, menundukkan kepalanya karena takut hari itu tiba. Betapa taat dan tunduknya malaikat ini kepada Allah.
Kisah Israfil mengajarkan kita untuk selalu siap menghadapi kematian dan hari kebangkitan. Anak Muslim perlu tahu bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, dan kita harus menyiapkan amal baik untuk akhirat nanti.
025. Siapakah Malaikat Izrail?
Malaikat Izrail dikenal sebagai malaikat pencabut nyawa. Ia tidak bertugas untuk menakut-nakuti manusia, melainkan melaksanakan perintah Allah dengan penuh ketaatan dan keadilan.
Ketika waktu seseorang telah habis, Izrail mencabut nyawanya dengan lembut bagi orang beriman, dan dengan tegas bagi orang yang durhaka. Semua itu bukan karena kehendaknya, melainkan semata-mata karena perintah Allah.
Anak-anak diajarkan untuk tidak takut kepada Izrail, tetapi takutlah jika amal kita buruk. Jika kita hidup dengan baik dan taat kepada Allah, maka Izrail akan menjadi pembawa kabar bahagia menuju surga.
026. Siapakah Malaikat Munkar dan Nakir?
Malaikat Munkar dan Nakir adalah dua malaikat yang bertugas menanyai manusia di alam kubur. Mereka akan datang setelah seseorang dimakamkan untuk menanyakan, “Siapa Tuhanmu? Siapa nabimu? Apa agamamu?”
Pertanyaan itu hanya bisa dijawab dengan benar oleh orang yang beriman dan selalu mengingat Allah. Orang saleh akan menjawab dengan tenang, sementara orang yang lupa kepada Allah akan kebingungan.
Kisah Munkar dan Nakir mengajarkan anak-anak untuk selalu menjaga iman dan salat, karena hanya iman yang bisa membantu kita menjawab pertanyaan di alam kubur nanti.
027. Siapakah Malaikat Raqib dan Atid?
Malaikat Raqib dan Atid adalah dua malaikat yang mencatat semua amal perbuatan manusia. Raqib berada di sisi kanan untuk mencatat amal baik, dan Atid di sisi kiri untuk mencatat amal buruk.
Dalam Al-Qur’an surat Qaf ayat 17–18 disebutkan bahwa tidak ada satu kata pun yang diucapkan manusia kecuali dicatat oleh malaikat yang selalu mengawasi. Itu artinya, setiap perbuatan kecil sekalipun tidak pernah luput dari catatan.
Anak Muslim harus berhati-hati dalam berbicara dan bertindak. Jika kita terbiasa berkata baik dan berbuat jujur, catatan amal kita akan penuh dengan pahala yang akan menolong di akhirat nanti.
028. Siapakah Malaikat Malik?
Malaikat Malik adalah malaikat penjaga neraka. Ia memimpin malaikat-malaikat lain yang menjaga pintu-pintu neraka, dan tidak pernah tersenyum karena melihat betapa dahsyatnya azab Allah bagi orang durhaka.
Dalam Al-Qur’an surat Az-Zukhruf ayat 77 disebutkan bahwa penghuni neraka akan memohon kepada Malik agar Allah mematikan mereka, tetapi Malik tidak bisa melanggar perintah Tuhannya.
Kisah Malik mengingatkan kita agar tidak berbuat dosa dan selalu bertobat. Anak Muslim yang berbuat baik akan dijauhkan dari siksa neraka dan dijaga dari keburukan dunia.
029. Siapakah Malaikat Ridwan?
Malaikat Ridwan adalah malaikat penjaga surga. Ia dikenal sangat ramah dan menyambut orang beriman dengan senyum dan ucapan selamat ketika mereka memasuki surga.
Allah menggambarkan para malaikat penjaga surga dalam Al-Qur’an surat Ar-Ra’d ayat 23–24, bahwa mereka menyambut orang-orang saleh dengan kata-kata penuh kedamaian. “Salamun ‘alaikum, selamat atas kesabaran kalian.”
Malaikat Ridwan menjadi simbol harapan bagi setiap Muslim. Anak-anak diajarkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan agar kelak disambut oleh Ridwan di surga yang penuh kebahagiaan.
030. Apakah Malaikat Bisa Datang ke Rumah Kita?
Ya, malaikat bisa datang ke rumah manusia, tetapi hanya di rumah yang bersih dari dosa dan diisi dengan kebaikan. Rasulullah SAW bersabda bahwa malaikat tidak akan masuk ke rumah yang di dalamnya ada anjing atau gambar makhluk hidup yang menyerupai manusia.
Malaikat senang datang ke rumah orang yang rajin berzikir, membaca Al-Qur’an, dan menjaga salat. Mereka membawa ketenangan dan rahmat bagi penghuninya.
Anak Muslim bisa mengundang malaikat ke rumah dengan cara menjaga kebersihan, memperbanyak doa, dan menjauhkan rumah dari hal-hal yang tidak disukai Allah.



