Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

/
/
101 Cerita Nusantara: Patung Sang Raden (Cerita Rakyat Jawa Timur)
Lamaran itu diterima oleh Purbawati dengan mengajukan dua syarat. Pertama, Raden Situbondo harus membabat hutan dan mendirikan perkampungan di tempat itu tanpa menggunakan senjata pusaka. Kedua, ia harus menangkap harimau dan anaknya dalam keadaan masih hidup dengan menggunakan tangan sendiri. (Gambar: Rachman/Transmedia Pustaka/elibrary.id)

101 Cerita Nusantara: Patung Sang Raden (Cerita Rakyat Jawa Timur)

Table of Contents

101 Cerita Nusantara

Patung Sang Raden

(Cerita Rakyat Jawa Timur)

Putri Purbawati adalah putri Adipati Jayengrana.

Pada suatu hari, Putri Purbawati dilamar oleh Raden Situbondo, putra Adipati Cakraningrat.

Lamaran itu diterima oleh Purbawati dengan mengajukan dua syarat.

Pertama, Raden Situbondo harus membabat hutan dan mendirikan perkampungan di tempat itu tanpa menggunakan senjata pusaka.

Kedua, ia harus menangkap harimau dan anaknya dalam keadaan masih hidup dengan menggunakan tangan sendiri.

Raden Situbondo langsung menjalani persyaratan pertama.

Namun ternyata di Kediri, Joko Taruno, putra Adipati Wirapati pun mempunyai keinginan menyunting Putri Purbawati.

Joko Taruno mendatangi Raden Situbondo untuk mengajaknya bertarung.

Jika Raden Situbondo kalah, ia harus rela mundur dan Joko Tarunolah yang berkesempatan melamar Putri Purbawati.

Ternyata, Joko Taruno tidak berhasil mengalahkan Raden Situbondo.

Namun Joko Taruno berhati licik.

Didatangilah Joko Jumput, anak penyabit rumput yang sakti yang pernah menolong Putri Purbawati.

Lalu dibujuklah Joko Jumput agar menantang Raden Situbondo bertarung.

Akhirnya Joko Jumput bersedia.

Ternyata Joko Jumput berhasil mengalahkan Raden Situbondo.

Dengan rela Raden Situbondo memberi kesempatan kepada Joko Jumput untuk berjuang mendapatkan Putri Purbawati.

Karena kesaktiannya, dalam waktu singkat Joko Jumput berhasil menyelesaikan dua persyaratan yang diajukan Putri Purbawati.

Mengetahui keberhasilan Joko Jumput, dengan liciknya Joko Taruno segera menghadap Adipati Jayengrana, ayah Putri Purbawati.

Dia mengaku dirinyalah yang menyelesaikan semua persyaratan itu.

Ayah Joko Taruno, Adipati Wirapati menjadi murka demi mengetahui kebohongan dan kelicikan putranya.

Saking murkanya, Adipati Wirapati tak sengaja mengutuk putranya, “Memalukan! Kau ini seperti sebuah patung! Tidak ksatria!” seru Adipati Wirapati.

Tiba-tiba, petir menggelegar.

Ucapan sang Adipati menjadi nyata.

Dalam sekejap, Joko Taruno pun berubah menjadi sebuah patung. ***

Pesan Moral
Bersikap ksatria adalah salah satu sikap seorang pahlawan.

Sumber dan Kontributor

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Semua konten ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak/dishare/didownload/dipublikasikan ulang dalam bentuk apa pun, tanpa izin tertulis dari penerbit dan admin elibrary.id.

Informasi Post

Sumber Gambar

:

Lamaran itu diterima oleh Purbawati dengan mengajukan dua syarat. Pertama, Raden Situbondo harus membabat hutan dan mendirikan perkampungan di tempat itu tanpa menggunakan senjata pusaka. Kedua, ia harus menangkap harimau dan anaknya dalam keadaan masih hidup dengan menggunakan tangan sendiri. (Gambar: Rachman/Transmedia Pustaka/elibrary.id)

Bahasa

:

field_6213439005972
Pengunjung: 0 Hari Ini: 0
💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
Promo IKEA di Shopee
Furniture estetik harga hemat
Lihat

Permintaan Ditolak

Akses ditolak karena tautan yang dituju tidak tersedia. Terima kasih.

🔥 DOWNLOAD PAKET 1001 WORKSHEETS PAUD TK PDF PRINTABLE 🔥
🔥 TERLARIS
⏳ STOK TERBATAS
Download Paket 1001 Worksheets PAUD TK Printable PDF
28 EBOOK WORKSHEET PAUD TK
1001+ Halaman PDF Printable + Bonus Poster Edukatif
✅ Siap Cetak di Rumah
✅ Full Color & Edukatif
✅ Latih Motorik, Huruf & Angka
✅ Cocok untuk Anak PAUD & TK
⏰ Promo Berakhir Dalam:
23:59:59
📥 DOWNLOAD SEKARANG
⭐⭐⭐⭐⭐ 4.9/5 Rating Orangtua Indonesia
🎯 Viral • Evergreen • Edukatif • Printable
Shopee Belanja Termudah, Terhemat dan Terlengkap (1)