Ketika menginjak usia delapan tahun, kemampuan musikal Haydn maupun suaranya yang impresif ketika bernyanyi itu, menarik perhatian Georg Reutter, seorang pimpinan paduan suara anak dari Cathedral of Saint Stephen di Wina, gereja terpenting yang terletak di kota terpenting di Jerman.
Haydn direkrut menjadi anggota choirboy di Katedral selama sembilan tahun lamanya dan selama itu Haydn dihadapkan pada karya-karya musik terbaik di Eropa pada masa itu.
Di periode itu Haydn perlahan-lahan belajar membuat komposisi musik, yang dilakukan dengan susah payah melalui pengalaman praktis dan kerja keras.
Semangat mudanya begitu menggebu-gebu di tahun-tahun tersebut.
Selain itu, di masa itu Haydn juga sering kelaparan karena Reutter mengantongi uang yang diberikan kepadanya agar dapat memberi makanan kepada anggota paduan suara.
Dari sini Haydn belajar bahwa dengan menyanyi di rumah-rumah para aristokrat yang kaya, ia akan dihadiahi makanan.


Sumber dan Kontributor
- Penyunting: elibrary.id
- gasbanter.com
- majalahstaccato.com