elibrary.id

Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

George Frideric Handel (Gambar bbc.co.uk)
George Friedrich Händel: Tetap Didukung Ayahnya dalam Bermusik

George Friedrich Händel: Tetap Didukung Ayahnya dalam Bermusik

Ketika Handel berusia lima tahun, ia dibawa untuk mengunjungi anggota keluarga yang dipekerjakan sebagai kepala pelayan di rumah Adipati Johann Adolf I.

Setelah duduk di bangku organ, Handel tiba-tiba mulai bermain dan membuat semua orang takjub.

Sang adipati berhasil meyakinkan ayahnya bahwa ia harus menerima pelajaran musik.

Akhirnya ia belajar dengan Freidrich Wilhelm Zachow, salah satu komposer kerajaan.

Saat itu, Handel mulai diajarkan untuk bermain biola, organ, obo, dan harpsichord. 

Pada usia 7 tahun, ia sudah memainkan harpsichord dan organ dengan terampil.

George Friedrich Händel2 (Gambar britannica.com).jpg
George Friedrich Händel. (Gambar: britannica.com)

Dan ketika usianya menginjak 9 tahun, ia sudah membuat komposisi musiknya sendiri.

Jika Handel hidup di masa sekarang, tentu ia sudah dianggap sebagai anak gifted. 

Baca juga:  Martha Christina Tiahahu

Atau mungkin, anak ajaib.

Pada akhirnya, sang ayah tidak menyukai Handel berkarier di bidang musik.

Namun, ia tetap memberikan jalan bagi Handel dalam menampilkan bakatnya.

Keinginan hati yang kuat membawa Handel menjalani takdirnya sebagai musisi dan komposer besar yang sangat berpengaruh.

Di kemudian hari, Haydn, Mozart, Bach, dan Beethoven bahkan sangat mengagumi karya-karya Handel.

Georg Friedrich Händel (Gambar commons.wikimedia.org)
Ayah Handel menginginkan putranya untuk belajar ilmu hukum, bukan musik. (Gambar: commons.wikimedia.org)

Sumber dan Kontributor

Pengunjung: 0 Hari Ini: 0

Pencarian

Bagikan Info

Facebook
WhatsApp
Pinterest
Twitter
Telegram
LinkedIn

Bahasan Terpopuler

Informasi Lainnya

Jelajah E-Library

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!

Permintaan Ditolak

Akses ditolak karena tautan yang dituju tidak tersedia. Terima kasih.

Gerakan Indonesia Pintar

Dukung Gerakan Indonesia Pintar untuk membantu jutaan anak Indonesia mendapatkan akses bacaan gratis berkualitas.

Logo Gerakan Indonesia Pintar