101 Cerita Nusantara
Perampok yang Menjadi Raja
(Cerita Rakyat Jawa Timur)
Pada suatu malam yang gelap, ada seorang pencuri menemukan seorang bayi yang bercahaya dengan terbungkus kain tergeletak di atas kuburan.
Lembong, nama pencuri itu segera membawa bayi itu pulang dan mengangkatnya menjadi anak dengan nama Ken Arok.
Tapi sayang, karena tinggal bersama perampok, setelah dewasa Ken Arok pun tumbuh menjadi seorang perampok ulung.
Ia suka merampok para pedagang kaya yang kebetulan lewat di daerah Tumampel.
Penguasa Tumampel, bernama Tunggul Ametung, segera memerintahkan para prajuritnya untuk menangkap dan menghukum Ken Arok.
Bentrokan pun tak bisa dihindari.
Ken Arok dan anak buahnya harus berhadapan dengan prajurit Tumampel.
Karena jumlahnya sedikit, akhirnya kelompok Ken Arok kalah.
Semua anak buahnya mati.
Tinggal ia yang masih hidup.
Beruntunglah, di saat terdesak, ia ditolong Empu Palot yang sakti.
Ken Arok kemudian berguru pada Empu Palot.
Setelah berguru pada Empu Palot, ia pun melanjutkan berguru pada orang-orang hebat lainnya.
Hingga akhirnya, ia berkenalan dengan Empu Lohgawe, seorang empu yang bijaksana.
Ia mendapat pencerahan bahwa sebagai manusia harus taat pada Sang Pencipta.
Perlahan-lahan sikap Ken Arok pun berubah menjadi lebih baik.
Selain itu, Empu Lohgawe mengajarkan dasar-dasar ilmu pemerintahan.
Di kemudian hari, Ken Arok pun berhasil menjadi seorang raja. ***
Pesan Moral
Tidak ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik.
Sumber dan Kontributor
- Judul:Â 101 Cerita Nusantara
- Naskah:Â Kak Nurul Ihsan
- Ilustrasi: Rachman
- Penerbit:Â Transmedia Pustaka
Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
Semua konten ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak/dishare/didownload/dipublikasikan ulang dalam bentuk apa pun, tanpa izin tertulis dari penerbit dan admin elibrary.id.