Suatu hari, Petani menemukan dua butir telur di hutan.
Kemudian, kedua butir telur itu menetas.
Ternyata yang satu anak ayam, dan satu lagi anak ular.
Kedua hewan itu hidup rukun dan tumbuh bersama.
Ketika mulai dewasa mereka tak mau berpisah.
Bahkan saat mereka harus bertelur, Ayam dan Ular menaruh telur-telur mereka di satu tempat, dan dierami bergantian.
Pada siang hari, Ayam mencari makan, Ular mengerami telur.
Sebaliknya, di malam hari Ayam mengerami telur, dan Ular mencari makanan.
Pada mulanya semua berjalan dengan baik.
Akan tetapi, pada suatu malam Ular tidak menemukan makanan.
Pagi harinya, ia pulang ke sarang dengan lapar.
Saat itu, Ayam telah pergi mencari makan.
Biasanya Ular akan segera mengerami telur.
Namun karena perutnya lapar, ia tak tahan melihat telur-telur Ayam yang hangat dan segar.
Tanpa pikir panjang lagi, Ular menelan sebutir telur Ayam.
Telur Ayam ternyata lebih nikmat daripada daging kodok atau tikus.
Betapa terkejutnya Ayam ketika melihat Ular sedang berusaha menelan telurnya.
Ular pun sangat panik saat melihat Ayam tiba-tiba muncul di depannya.
Ia tak mungkin mengeluarkan telur yang sudah sebagian besar masuk ke mulutnya.
Sejak saat itu, Ular pun jadi suka memakan telur ayam.
Dan mereka pun akhirnya jadi bermusuhan. ***Â
Pesan Cerita
Mencuri adalah perbuatan tak terpuji dan berdosa besar. Jagalah titipan orang lain dengan sebaik-baiknya. Menjaga titipan merupakan bagian dari amal kebaikan.
Sumber dan Kontributor
- Judul: 33 Fabel Dunia for Kids, Dongeng Binatang Inspiratif Sepanjang Masa
- Cerita: Kak Nurul Ihsan
- Ilustrasi: Aep Saepudin
- Penerbit: Oase Bandung
Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
Semua konten ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak, dishare, didownload, atau dipublikasikan ulang dalam bentuk apa pun, tanpa izin tertulis dari penerbit dan admin elibrary.id.