Suatu ketika, tinggal seorang wanita miskin yang senang memelihara ayam.
Suatu hari, ia pergi ke pasar membeli seekor ayam betina untuk ia pelihara.
Tak lama kemudian, ayam betina itu pun bertelur dan sesuatu yang luar biasa tiba-tiba terjadi!
“Ya Tuhan! Ayamku bertelur perak! Wah, kalau ayam ini bisa bertelur perak lebih dari satu setiap hari, tentu aku bisa kaya dan tidak perlu bekerja lagi,” pikir wanita itu tampak tak puas dan merasa masih kurang, meski pun Tuhan sudah memberinya seekor ayam ajaib.
“Agar ayam ajaib ini bisa bertelur perak yang banyak. Aku harus memberinya makan yang lebih banyak lagi,” kata Wanita serakah itu sambil terus memaksa ayam ajaibnya makan.
“Ayo, ayo, ayam ajaib makanlah yang banyak. Hari ini kau harus bisa menghabiskan sekarung jagung.”
Tapi, sayang sekali.
Ketika ayam ajaib itu diberi makan yang sangat banyak, ia akhirnya mati kekenyangan dan tidak bisa bertelur lagi sama sekali.
Betapa sedihnya si wanita itu.
“Huhuhu… Aku benar-benar menyesal telah membuat ayam ajaibku mati.”
Kalau seandainya ia tidak serakah, tentu setiap hari ia masih bisa mendapatkan satu butir telur perak.
Namun sekarang, satu butir perak pun tak bisa ia dapatkan lagi.
Keserakahan memang sering mencelakakan kita. ***
Pesan Cerita
Hindari sifat serakah, karena keserakahan sering merugikan pihak lain dan akhirnya bisa mencelakakan diri kita sendiri. Syukuri setiap apapun yang telah Allah Ta’ala berikan kepada kita.
Sumber dan Kontributor
- Judul: 33 Fabel Dunia for Kids, Dongeng Binatang Inspiratif Sepanjang Masa
- Cerita: Kak Nurul Ihsan
- Ilustrasi: Aep Saepudin
- Penerbit: Oase Bandung
Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
Semua konten ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak, dishare, didownload, atau dipublikasikan ulang dalam bentuk apa pun, tanpa izin tertulis dari penerbit dan admin elibrary.id.