elibrary.id

Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

Isbal adalah memanjangkan pakaian hingga menutupi mata kaki, baik karena sombong maupun tidak, dan hal ini haram dilakukan bagi laki-laki. (Kak Nurul Ihsan dan Uci Ahmad Sanusi/Pustaka Ilham/elibrary.id)
Tidak Memanjangkan Pakaian Melebihi Mata Kaki Meski Tidak Berniat Sombong

“Gaun Putri Ayu panjang sekali ya,” kata Ali.

“Padahal Allah tidak akan melihat orang yang memanjangkan pakaiah melebihi mata kaki karena sombong,” kata Alia.

Dari Abu Dzar bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

ثَلاَثَةٌ لاَ يُكَلِّمُهُمُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلاَ يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ   قَالَ: فَقَرَأَهَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلاَثَ مِرَارًا. قَالَ أَبُو ذَرٍّ: خَابُوا وَخَسِرُوا، مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: الْمُسْبِلُ، وَالْمَنَّانُ، وَالْمُنَفِّقُ سِلْعَتَهُ بِالْحَلِفِ الْكَاذِبِ

“Ada tiga golongan yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat dan bagi mereka azab yang pedih. Rasulullah menyebutkan tiga golongan tersebut berulang-ulang sebanyak tiga kali, Abu Dzar berkata: “Merugilah mereka! Siapakah mereka wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Orang yang suka memanjangkan pakaiannya, yang suka mengungkit-ungkit pemberian, dan orang yang melariskan dagangannya dengan sumpah palsu.”

[Hadits Riwayat Muslim 106, Abu Dawud 4087, Nasa’i 4455, Darimi 2608. Lihat Irwa’: 900]

Dampak Negatif Isbal

Isbal adalah memanjangkan pakaian hingga menutupi mata kaki, baik karena sombong maupun tidak, dan hal ini haram dilakukan bagi laki-laki.

Batasan pakaian seorang laki-laki ialah setengah betis, dan dibolehkan hingga di atas mata kaki, tidak lebih.

Baca juga:  Malaikat Munkar Menanyai Manusia di Alam Kubur

Hukum isbal tidak berlaku bagi wanita, bahkan mereka disyari’atkan menurunkan pakaiannya hingga sejengkal di bawah mata kaki.

Isbal pakaian tidak hanya sarung, berlaku bagi setiap jenis pakaian berupa celana, gamis, jubah, sorban dan segala sesuatu yang menjulur ke bawah.

Isbal karena sombong adalah dosa besar, oleh karena itu pelakunya berhak tidak dilihat oleh Allah pada hari kiamat, tidak disucikan-Nya, dan baginya azab yang pedih.

Isbal jika tidak sombong maka baginya azab neraka apa yang turun di bawah mata kaki.

Isbal memiliki beberapa kemungkaran, di antaranya:

  • Menyelishi sunnah
  • Mendapat ancaman neraka
  • Termasuk kesombongan
  • Menyerupai wanita
  • Berlebih lebihan
  • Terkena najis

Adab berpakaian dalam Islam

  • Pakaian harus menutup aurat.
  • Pakaian harus bersih dan rapi.
  • Untuk laki-laki, agar menutup pakaian yang panjang sampai menutup aurat.
  • Untuk wanita harus menggunakan pakaian yang menutupi anggota tubuhnya, kecuali wajah dan kedua telapak tangan.
  • Laki-laki muslim, haram hukumnya menggunakan sutra dan emas.
  • Tidak diperkenankan laki-laki memakai pakaian wanita dan sebaliknya.
  • Tidak berpakaian menyerupai lawan jenis.
  • Sunnah memakai pakaian dengan diawali bagian kanan.
  • Tidak diperkenankan memakai pakaian yang mewah dan berlebihan.
  • Lebih diutamakan memakai pakaian yang berwarna putih.
  • Berpakaian yang rapi dan sopan.
  • Gunakan pakaian yang halal.
  • Tidak menyerupai pakaian orang non muslim.
  • Bukan merupakan pakaian ketenaran.
  • Berdoa sebelum memakai pakaian.
Baca juga:  Ensiklomini Alamku: Bumi

Adab khusus bagi laki-laki

  • Menutup aurat
  • Tidak memakai emas
  • Tidak memakai sutra
  • Hendaknya tidak isbal, tidak menggunakan pakaian yang panjangnya melebihi mata kaki, baik celana, sarung, jubah, dan semisalnya.

Adab khusus bagi wanita

  • Menutup aurat
  • Tidak berfungsi sebagai perhiasan
  • Kainnya tebal tidak tipis dan tidak memperlihatkan lekuk-lekuk tubuh
  • Tidak diberi pewangi atau parfum
  • Lebar dan longgar

Doa Memakai Pakaian

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى كَسَانِى هَذَا الثَّوْبَ وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَ قُوَّةٍ

Alhamdulillahilladzi kasaaniy hadzats tsauba wa rozaqonihi min ghoiri hawlin minniy wa laa quwwah

“Segala puji bagi Allah yang telah memberikan pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-Nya tanpa daya dan kekuatan dariku. 

(HR. Abu Daud no. 4023. Dihasankan Al Albani dalam Shahih Abi Daud)

Doa Memakai Pakaian Baru

Doa ketika memakai pakaian baru dibaca sebagai rasa bersyukur kepada Allah.

Baca juga:  Percik Pemikiran Tokoh Muhammadiyah untuk Indonesia Berkemajuan

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ كَسَوْتَنِيهِ أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِ مَا صُنِعَ لَهُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ

“Allahumma lakal hamdu anta kasawtaniihi. As-aluka min khoirihi wa khoiri maa shuni’a lah, wa a’udzu bika min syarrihi wa syarri maa shuni’a lah

Ya Allah, hanya milik-Mu lah segala pujian. Engkaulah yang memberi pakaian ini kepadaku. Aku mohon kepada-Mu agar memperoleh kebaikan dari pakaian ini dan kebaikan yang ia diciptakan karenanya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang diciptakan karenanya.

Doa Melepas Pakaian

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ إِلَّا هُوَ

Bismillaahil ladzii laa ilaaha illaa huwa

Dengan nama Allah yang tiada Tuhan selain-Nya

Sumber dan Kontributor

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

Semua konten ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak, dishare, didownload, dikomersialkan, dicetak, dipublikasikan ulang dalam bentuk apa pun, tanpa izin tertulis dari penerbit dan elibrary.id.

Pengunjung: 0 Hari Ini: 0

Pencarian

Bagikan Info

Facebook
WhatsApp
Pinterest
Twitter
Telegram
LinkedIn

Bahasan Terpopuler

Informasi Lainnya

Jelajah E-Library

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!

Permintaan Ditolak

Akses ditolak karena tautan yang dituju tidak tersedia. Terima kasih.

Gerakan Indonesia Pintar

Dukung Gerakan Indonesia Pintar untuk membantu jutaan anak Indonesia mendapatkan akses bacaan gratis berkualitas.

Logo Gerakan Indonesia Pintar