elibrary.id

Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

50 Kuis Seri Dongeng Klasik Dunia; Cinderella dan Peri Baik Hati
50 Kuis Seri Dongeng Klasik Dunia Cinderella – Kisah Klasik Dunia yang Penuh Hikmah
50 Kuis Seri Dongeng Klasik Dunia; Cinderella dan Peri Baik Hati
50 Kuis Seri Dongeng Klasik Dunia: Cinderella dan Peri Baik Hati

Tridaya logo

 

#1. Apa pekerjaan yang sering dilakukan Cinderella di rumah?

Kunci Jawaban: A. Memasak dan membersihkan rumah

Pembahasan:
Dalam dongeng klasik Cinderella, ia selalu disuruh melakukan pekerjaan rumah tangga oleh ibu tiri dan saudara tirinya.

Setiap hari ia membersihkan lantai, mencuci pakaian, menyiapkan makanan, dan melakukan semua tugas berat sendirian.

Hal ini menunjukkan bahwa Cinderella diperlakukan tidak adil.

Namun, ia tetap sabar dan tidak membalas perlakuan jahat itu.

Pesan moral yang bisa kita pelajari adalah pentingnya kesabaran dan ketekunan.

Walaupun situasinya sulit, Cinderella tetap menjaga hati yang baik.

Cerita anak ini juga mengajarkan kita untuk tidak memperlakukan orang lain dengan semena-mena.

Anak-anak bisa belajar bahwa setiap orang pantas dihargai, bukan hanya dinilai dari status atau penampilan.

Gerakan Indonesia Pintar Sejuta Kuis Free Online Elibrary.id

Tridaya banner2
Bimbingan Belajar Tridaya

Pendahuluan

Dongeng klasik dunia selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi anak-anak maupun orang dewasa. Salah satu kisah yang paling terkenal dan dicintai sepanjang masa adalah dongeng Cinderella. Cerita ini mengajarkan tentang kesabaran, kebaikan hati, dan keyakinan bahwa kebaikan selalu akan menemukan jalannya.

Dalam dunia dongeng, Cinderella bukan hanya tokoh fiksi, tetapi juga simbol harapan. Anak-anak bisa belajar bahwa meskipun menghadapi kesulitan, keajaiban dapat datang bagi mereka yang tetap berbuat baik. Artikel ini akan membahas kisah lengkap Cinderella, tokoh-tokoh penting dalam ceritanya, pesan moral, hingga fakta menarik tentang asal-usul dongeng klasik dunia ini.

Baca juga:  Sejarah Pertamina dari Masa ke Masa 001

Ringkasan Dongeng Cinderella

Cinderella adalah seorang gadis baik hati yang tinggal bersama ayah, ibu tiri, dan dua saudara tiri. Setelah ibunya meninggal, sang ayah menikah lagi dengan seorang wanita yang ternyata sangat kejam. Sejak saat itu, hidup Cinderella berubah. Ia dipaksa mengerjakan seluruh pekerjaan rumah: membersihkan lantai, memasak, mencuci, hingga merawat rumah yang besar.

Setiap hari, saudara tirinya mendapat pakaian indah, makanan lezat, dan kesempatan bersenang-senang. Sementara itu, Cinderella hanya memakai pakaian lusuh dan harus tidur di dekat perapian, sehingga tubuhnya sering kotor oleh abu. Dari sinilah ia mendapat julukan “Cinderella”.

Suatu hari, istana kerajaan mengumumkan pesta dansa besar. Sang pangeran akan memilih calon istrinya dari pesta tersebut. Semua gadis diundang, termasuk saudara tiri Cinderella. Mereka sangat gembira dan segera menyiapkan gaun indah. Namun, ibu tiri melarang Cinderella ikut serta dan menyuruhnya tetap tinggal di rumah.

Cinderella merasa sedih, tetapi ia tetap sabar. Tiba-tiba, seorang peri baik hati muncul. Dengan sihirnya, ia mengubah tikus menjadi kuda, labu menjadi kereta emas, dan pakaian lusuh Cinderella menjadi gaun cantik lengkap dengan sepatu kaca berkilau. Peri itu memberi pesan: keajaiban hanya berlaku hingga tengah malam.

Dengan penuh kegembiraan, Cinderella pergi ke pesta. Semua orang kagum dengan kecantikannya, bahkan sang pangeran pun langsung jatuh hati padanya. Mereka berdansa sepanjang malam. Namun, ketika lonceng berdentang tepat pukul dua belas, Cinderella harus bergegas pulang. Dalam kebingungannya, ia meninggalkan satu sepatu kaca di tangga istana.

Baca juga:  Siapakah Nama Nabi yang Pertama Kali Mengajar Manusia Menulis?

Keesokan harinya, pangeran mencari pemilik sepatu kaca tersebut. Ia berkeliling kerajaan, mencoba sepatu itu kepada semua gadis. Tidak ada yang cocok, hingga akhirnya ia tiba di rumah Cinderella. Ibu tiri berusaha mencegah, tetapi pangeran bersikeras. Saat Cinderella mencoba sepatu itu, semua orang terkejut: ukurannya pas sempurna.

Akhirnya, Cinderella dibawa ke istana. Ia menikah dengan sang pangeran, hidup bahagia, dan terbebas dari kekejaman ibu serta saudara tirinya.

Tokoh Utama dan Karakteristiknya

  1. Cinderella
    • Baik hati, sabar, penyayang.
    • Meski diperlakukan buruk, ia tetap bersikap lembut.
    • Simbol bahwa kebaikan selalu mengalahkan kejahatan.
  2. Ibu Tiri
    • Jahat, iri hati, dan penuh kebencian.
    • Ingin anak-anaknya mendapat semua kemewahan, tanpa peduli pada Cinderella.
  3. Saudara Tiri
    • Angkuh dan sombong.
    • Selalu meremehkan Cinderella.
  4. Peri Baik Hati
    • Simbol harapan dan keajaiban.
    • Membantu Cinderella karena kebaikan hatinya.
  5. Pangeran
    • Tampan, baik hati, dan setia pada pilihannya.
    • Mewakili impian akan cinta sejati.
Tridaya banner2
Bimbingan Belajar Tridaya

Pesan Moral dan Nilai Pendidikan

Dongeng klasik dunia Cinderella sarat dengan pesan moral yang relevan sepanjang masa:

  1. Kesabaran akan membawa hasil baik.
    Cinderella tetap sabar meski diperlakukan kejam. Akhirnya, ia mendapat kebahagiaan.
  2. Kebaikan hati lebih berharga daripada kekayaan.
    Kecantikan Cinderella tidak hanya dari wajah, tetapi dari hatinya yang tulus.
  3. Jangan iri dan serakah.
    Ibu dan saudara tiri akhirnya kehilangan segalanya karena sikap buruk mereka.
  4. Keajaiban datang bagi orang yang percaya.
    Kisah Cinderella mengajarkan bahwa harapan tidak boleh padam, meski hidup penuh tantangan.
Baca juga:  25 Soal Quiz Nabi Yunus AS Online Interaktif Gratis; Dari Lahir Sampai Wafat; Dilengkapi Jawaban dan Pembahasan

Fakta Menarik tentang Dongeng Cinderella

  1. Asal-usul kuno.
    Kisah serupa Cinderella pertama kali ditemukan di Tiongkok pada abad ke-9, jauh sebelum versi Eropa populer.
  2. Versi Charles Perrault (1697).
    Penulis asal Prancis inilah yang memperkenalkan sepatu kaca, kereta labu, dan peri baik hati.
  3. Grimm Brothers.
    Versi Jerman dari Grimm bersaudara lebih kelam dan penuh pelajaran moral keras.
  4. Adaptasi populer.
    Dongeng Cinderella telah diadaptasi ke berbagai film, termasuk animasi klasik Disney tahun 1950 yang sangat terkenal hingga sekarang.

Pertanyaan Diskusi untuk Anak

  1. Mengapa Cinderella tetap bersikap baik meski diperlakukan tidak adil?
  2. Apa yang bisa kita pelajari dari sikap ibu tiri dan saudara tiri?
  3. Jika kamu menjadi Cinderella, apa yang akan kamu lakukan?
  4. Bagaimana kamu mendefinisikan “keajaiban” dalam kehidupan sehari-hari?
  5. Menurutmu, apa yang membuat pangeran jatuh cinta pada Cinderella?
  6. Apakah kamu percaya bahwa kebaikan akan selalu menang? Mengapa?

Kesimpulan

Dongeng klasik dunia Cinderella adalah kisah penuh harapan dan keajaiban. Cerita ini bukan hanya tentang seorang gadis yang menemukan cinta sejati, tetapi juga tentang kesabaran, kebaikan hati, dan keyakinan bahwa hidup akan berubah lebih baik.

Kisah ini terus diceritakan dari generasi ke generasi karena mengandung pesan moral universal yang tak lekang oleh waktu. Bagi anak-anak, membaca dongeng Cinderella bukan hanya menyenangkan, tetapi juga memberi pelajaran penting dalam kehidupan sehari-hari.

Tonton videonya di sini

Sumber video: Cerita Kartun Anak Anak Bahasa Indonesia

Pengunjung: 0 Hari Ini: 0

Pencarian

Bagikan Info

Facebook
WhatsApp
Pinterest
Twitter
Telegram
LinkedIn

Bahasan Terpopuler

Informasi Lainnya

Jelajah E-Library

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!

Permintaan Ditolak

Akses ditolak karena tautan yang dituju tidak tersedia. Terima kasih.

Gerakan Indonesia Pintar

Dukung Gerakan Indonesia Pintar untuk membantu jutaan anak Indonesia mendapatkan akses bacaan gratis berkualitas.

Logo Gerakan Indonesia Pintar