elibrary.id

Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

Nabi Yusuf diangkat dari dalam sumur oleh rombongan pedagang
Untuk menyingkirkan Yusuf, saudara-saudaranya sepakat membuangnya ke sumur tua. Mereka berpura-pura meminta izin kepada ayah untuk mengajak Yusuf bermain.
50 Soal Kuis Kisah Nabi Yusuf AS Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan Terbaru

Tridaya logo

 

#1. Siapakah ayah Nabi Yusuf AS?

Jawaban: A. Nabi Ya’qub AS

Pembahasan:
Nabi Yusuf AS adalah putra Nabi Ya’qub AS, cucu Nabi Ishaq AS, dan cicit Nabi Ibrahim AS.

Hal ini menunjukkan bahwa Yusuf berasal dari keturunan keluarga mulia para nabi.

Nabi Ya’qub sangat menyayangi Yusuf karena sejak kecil terlihat tanda-tanda kenabian dalam dirinya.

Yusuf dikenal sebagai anak yang jujur, tampan, dan memiliki akhlak terpuji.

Namun, perhatian lebih dari Nabi Ya’qub kepada Yusuf menimbulkan kecemburuan saudara-saudaranya.

Mereka merasa ayah lebih menyayangi Yusuf dibanding mereka, sehingga timbullah perasaan iri yang kemudian berujung pada niat jahat terhadap Yusuf.

📖 Hikmah: Kasih sayang orang tua adalah anugerah, tetapi harus disikapi dengan hati yang bersih.

Dari kisah ini kita belajar tentang bahaya iri hati yang bisa menimbulkan kejahatan dalam keluarga.

Gerakan Indonesia Pintar Sejuta Kuis Free Online Elibrary.id

Kisah Nabi Yusuf as. Penuh Teladan dan Mukjizat

Kisah Nabi Yusuf as. adalah salah satu cerita paling menakjubkan yang ada di dalam Al-Qur’an. Cerita ini tidak hanya menarik, tapi juga mengajarkan banyak hal tentang kesabaran, kejujuran, dan kasih sayang. Yuk, kita ikuti perjalanan Nabi Yusuf yang penuh cobaan dan keajaiban. Kisah ini juga menjadi bukti bahwa Allah SWT selalu bersama orang-orang yang beriman dan tidak pernah menyerah.

A. Mimpi Ajaib Sang Anak Saleh

Dahulu kala, hiduplah seorang anak yang sangat tampan dan cerdas bernama Yusuf. Ia adalah anak dari Nabi Ya’qub as. Nabi Yusuf punya 11 saudara laki-laki. Sepuluh di antaranya adalah saudara tiri yang lebih tua, dan satu lagi bernama Benyamin, saudara kandungnya. Nabi Ya’qub sangat sayang kepada Yusuf dan Benyamin, karena mereka berdua adalah yang paling kecil. Kasih sayang ayah mereka ini membuat kakak-kakaknya merasa cemburu dan iri hati.

Suatu malam, Nabi Yusuf bermimpi sesuatu yang sangat luar biasa. Ia melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan bersujud kepadanya. Setelah bangun, Yusuf yang masih kecil langsung menceritakan mimpinya itu kepada ayahnya.

Nabi Ya’qub tersenyum. Ia tahu bahwa mimpi itu adalah tanda dari Allah SWT bahwa kelak Yusuf akan menjadi seorang Nabi dan memiliki kedudukan yang sangat mulia. Nabi Ya’qub berpesan kepada Yusuf, “Jangan ceritakan mimpimu ini kepada saudara-saudaramu, nanti mereka akan membuat tipu daya untukmu.” Nabi Ya’qub tahu bahwa rasa iri hati bisa membuat orang melakukan hal-hal yang tidak baik. Pesan ini menjadi pelajaran berharga dari kisah Nabi Yusuf tentang pentingnya menjaga rahasia yang bisa memicu permusuhan.

B. Perjalanan Penuh Cobaan di Sumur Tua

Rasa iri hati saudara-saudara Nabi Yusuf semakin menjadi-jadi. Mereka berencana untuk menyingkirkan Yusuf agar kasih sayang ayah mereka hanya untuk mereka. Mereka mengajak Yusuf untuk bermain di padang rumput. Awalnya Nabi Ya’qub ragu, tapi ia mengizinkan Yusuf pergi karena ia tidak ingin membuat anak-anaknya sedih.

Saat berada di tengah padang pasir yang sepi, mereka bersepakat untuk membuang Yusuf ke dalam sumur tua yang dalam. Rencana ini sangat jahat, tapi mereka melakukannya. Yusuf menangis dan memohon, tapi mereka tidak peduli. Mereka lalu membuangnya ke dalam sumur itu. Setelah itu, mereka kembali ke rumah dan berbohong kepada ayah mereka.

“Ayah, Yusuf dimakan serigala,” kata mereka sambil menunjukkan baju Yusuf yang dilumuri darah palsu. Mereka berbohong tentang apa yang terjadi pada Nabi Yusuf di sumur.

Nabi Ya’qub sangat sedih. Beliau langsung tahu bahwa saudara-saudara Yusuf berbohong. Meski begitu, beliau tetap sabar dan menyerahkan semuanya kepada Allah SWT. Sikap sabar Nabi Ya’qub ini adalah salah satu sifat Nabi yang wajib diteladani anak Muslim.

Di dalam sumur yang gelap dan dingin, Nabi Yusuf ketakutan, tetapi ia terus berdoa. Allah SWT pun mengutus pertolongan. Sebuah kafilah dagang (rombongan pedagang) datang dan menurunkan timba untuk mengambil air. Betapa kagetnya mereka saat menarik timba, mereka menemukan seorang anak laki-laki yang tampan! Pedagang itu lalu membawa Yusuf dan menjualnya sebagai budak di Mesir.

C. Kehidupan di Istana Mesir dan Godaan Ratu Zulaikha

Di Mesir, Yusuf dibeli oleh seorang menteri istana yang bernama Al-Aziz. Al-Aziz dan istrinya, Ratu Zulaikha, sangat menyayangi Yusuf. Mereka merawatnya seperti anak sendiri. Yusuf pun tumbuh menjadi pemuda yang sangat tampan.

Karena ketampanannya dan kebaikan hatinya, Ratu Zulaikha jatuh cinta kepada Yusuf. Ia terus merayu Yusuf untuk melakukan perbuatan tidak baik, tetapi Yusuf menolaknya. Yusuf lari menjauh dari godaan itu. Ratu Zulaikha yang marah lalu menarik baju Yusuf dari belakang hingga sobek. Saat pintu dibuka, Al-Aziz melihat Yusuf dan istrinya. Ratu Zulaikha berbohong dan menuduh Yusuf ingin berbuat jahat kepadanya.

Allah SWT melindungi Nabi Yusuf. Ada saksi dari keluarga Ratu Zulaikha yang melihat baju Yusuf sobek dari belakang. Saksi itu berkata, “Jika bajunya sobek di depan, berarti dia yang bersalah. Tapi jika bajunya sobek di belakang, berarti dia yang lari dan dia tidak bersalah.”

Al-Aziz sadar bahwa istrinya berbohong. Namun, untuk menjaga nama baik keluarga, Al-Aziz memenjarakan Nabi Yusuf. Begitulah ujian kesabaran Nabi Yusuf dalam menghadapi fitnah dan tuduhan tidak adil.

D. Nabi Yusuf as. di Penjara dan Interpretasi Mimpi Raja

Di penjara, Nabi Yusuf tetap beriman dan berbuat baik. Ia terkenal sebagai sosok yang jujur dan bijaksana. Di sana, ia bertemu dengan dua pemuda yang juga dipenjara. Keduanya punya mimpi aneh dan meminta Nabi Yusuf untuk menafsirkannya.

Nabi Yusuf dengan ilmu yang diberikan Allah, menafsirkan mimpi mereka. Salah satu pemuda itu akan dibebaskan dan bekerja sebagai pelayan raja, sementara yang satunya lagi akan dihukum mati. Ramalan Nabi Yusuf ini terbukti benar. Ia berpesan kepada pemuda yang akan bebas, “Ingatlah aku di sisi raja.” Sayangnya, pemuda itu lupa, dan Nabi Yusuf harus tinggal di penjara lebih lama.

Beberapa tahun kemudian, raja Mesir bermimpi aneh. Raja bermimpi tujuh sapi kurus memakan tujuh sapi gemuk, dan tujuh tangkai gandum hijau diikuti oleh tujuh tangkai gandum kering. Tidak ada seorang pun yang bisa menafsirkan mimpi itu, hingga pelayan yang pernah bertemu Nabi Yusuf di penjara teringat akan dirinya.

Nabi Yusuf dipanggil ke hadapan raja. Dengan tenang, ia menjelaskan bahwa mimpi itu adalah pertanda akan datangnya tujuh tahun musim subur dan tujuh tahun musim kemarau yang panjang. Nabi Yusuf menyarankan raja untuk menyimpan gandum dari hasil panen yang melimpah di musim subur, agar rakyat tidak kelaparan saat musim kemarau datang.

E. Menjadi Menteri dan Bertemu Kembali dengan Keluarga

Raja Mesir sangat terkesan dengan kebijaksanaan Nabi Yusuf. Ia segera membebaskan Yusuf dan mengangkatnya menjadi menteri keuangan. Nabi Yusuf mengurus seluruh persediaan makanan dengan sangat baik.

Bertahun-tahun berlalu, saat musim kemarau tiba, orang-orang datang dari berbagai negeri untuk membeli gandum di Mesir, termasuk saudara-saudara Nabi Yusuf. Mereka tidak mengenali Nabi Yusuf yang kini telah menjadi orang penting di Mesir.

Nabi Yusuf mengenali mereka. Ia lalu memberikan gandum kepada mereka dan berpesan, “Jika kalian datang lagi, ajaklah adik bungsu kalian (Benyamin)!”

Di perjalanan berikutnya, mereka kembali membawa Benyamin. Nabi Yusuf menyambut Benyamin dan membisikkan rahasia bahwa ia adalah kakaknya. Nabi Yusuf lalu mengatur rencana agar Benyamin bisa tinggal bersamanya. Saudara-saudaranya kaget dan sedih, mereka memohon agar Benyamin dibebaskan.

Di sinilah Nabi Yusuf mengungkapkan jati dirinya. “Apakah kalian masih ingat perbuatan jahat yang kalian lakukan kepada Yusuf dan adiknya?” tanyanya. Mereka terkejut. “Apakah kamu Yusuf?” tanya mereka.

“Ya, aku Yusuf,” jawabnya. “Dan ini adikku. Jangan sedih, Allah SWT telah melindungi kita.”

Saudara-saudaranya merasa sangat bersalah. Nabi Yusuf memaafkan mereka dan meminta mereka untuk membawa ayah dan seluruh keluarganya ke Mesir.

F. Kebahagiaan dan Kesimpulan Kisah

Akhirnya, Nabi Ya’qub dan seluruh keluarganya tiba di Mesir. Mereka bersujud kepada Nabi Yusuf sebagai penghormatan, persis seperti mimpi Nabi Yusuf di masa kecilnya. Mimpi Nabi Yusuf kecil menjadi kenyataan.

Baca juga:  Apakah Kucing Bisa Menemukan Jalan Pulang Ketika Tersesat?

Nabi Yusuf dan keluarganya hidup bahagia di Mesir. Kisah ini adalah cerita inspiratif untuk anak tentang bagaimana kesabaran dan kejujuran akan membuahkan hasil yang manis. Meski sempat difitnah dan dikhianati, Nabi Yusuf tetap berpegang teguh pada keimanan. Kisah ini juga mengajarkan bahwa kasih sayang dan pengampunan jauh lebih baik daripada dendam.

Jadi, jangan pernah menyerah saat menghadapi kesulitan. Seperti Nabi Yusuf, teruslah berbuat baik, bersabar, dan yakinlah bahwa Allah SWT selalu punya rencana terbaik untuk kita.

QUISPEDIA ANAK: KUIS KISAH NABI YUSUF as.

A. SOAL PILIHAN BERGANDA

Soal 1

Siapakah ayah Nabi Yusuf AS?
A. Nabi Ya’qub AS
B. Nabi Ibrahim AS
C. Nabi Ismail AS
D. Nabi Ishaq AS

Soal 2

Berapa jumlah saudara kandung Nabi Yusuf AS dari ayahnya, Nabi Ya’qub AS?
A. 7 orang
B. 10 orang
C. 11 orang
D. 12 orang

Soal 3

Apa mimpi Nabi Yusuf kecil yang diceritakan kepada ayahnya?
A. Melihat 7 sapi gemuk dimakan 7 sapi kurus
B. Melihat 11 bintang, matahari, dan bulan bersujud kepadanya
C. Melihat dirinya duduk di atas singgasana kerajaan
D. Melihat lautan terbelah menjadi dua

Soal 4

Mengapa saudara-saudara Nabi Yusuf iri kepadanya?
A. Karena Yusuf paling tampan dan disayang ayahnya
B. Karena Yusuf yang paling kaya
C. Karena Yusuf yang paling tua
D. Karena Yusuf bisa berdagang

Soal 5

Kemana saudara-saudaranya melemparkan Nabi Yusuf kecil?
A. Ke dalam hutan
B. Ke sumur tua
C. Ke gua gelap
D. Ke padang pasir

Soal 6

Siapakah yang menemukan Nabi Yusuf setelah dibuang ke sumur?
A. Raja Mesir
B. Pedagang musafir
C. Tentara kerajaan
D. Seorang nabi lain

Soal 7

Apa ujian besar Nabi Yusuf saat tinggal di rumah Al-Aziz di Mesir?
A. Fitnah mencuri
B. Fitnah berkhianat
C. Fitnah menggoda istri Al-Aziz (Zulaikha)
D. Fitnah membunuh

Soal 8

Bagaimana cara Nabi Yusuf keluar dari penjara?
A. Melarikan diri
B. Dibebaskan karena tidak bersalah
C. Dipanggil raja untuk menafsirkan mimpi
D. Dibantu oleh saudaranya

Soal 9

Apa isi mimpi Raja Mesir yang ditafsirkan Nabi Yusuf?
A. 7 bintang bersinar terang
B. 7 sapi gemuk dimakan 7 sapi kurus, 7 bulir gandum hijau dan 7 bulir kering
C. 12 bulan bersinar
D. Sungai Nil meluap

Soal 10

Bagaimana akhir pertemuan Nabi Yusuf dengan keluarganya?
A. Yusuf tidak pernah bertemu lagi dengan ayahnya
B. Yusuf marah dan mengusir saudara-saudaranya
C. Yusuf memaafkan saudara-saudaranya dan berkumpul kembali dengan keluarganya
D. Yusuf pindah ke negeri lain dan hidup sendiri

B. SOAL BENAR ATAU SALAH

Soal 11:

Nabi Yusuf as. memiliki 10 saudara laki-laki. (Benar / Salah)

Soal 12:

Saudara-saudara Nabi Yusuf as. membuangnya ke dalam sumur yang berisi banyak air. (Benar / Salah)

Soal 13:

Kafilah dagang yang menemukan Nabi Yusuf as. adalah rombongan dari Yaman. (Benar / Salah)

Soal 14:

Ratu Zulaikha adalah istri dari Raja Mesir. (Benar / Salah)

Soal 15:

Nabi Yusuf as. tidak bisa menafsirkan mimpi saat berada di penjara. (Benar / Salah)

Soal 16:

Nabi Yusuf as. menyarankan raja untuk menghabiskan semua gandum di musim subur. (Benar / Salah)

Soal 17:

Raja Mesir mengangkat Nabi Yusuf as. menjadi kepala penjara. (Benar / Salah)

Soal 18:

Saudara-saudara Nabi Yusuf as. mengenali dirinya saat bertemu pertama kali di Mesir. (Benar / Salah)

Soal 19:

Nabi Yusuf as. memaafkan saudara-saudaranya yang dulu berbuat jahat kepadanya. (Benar / Salah)

Soal 20:

Mimpi Nabi Yusuf as. saat kecil menjadi kenyataan saat keluarganya bersujud kepadanya. (Benar / Salah)

C. SOAL ISIAN SINGKAT

Soal 21:

Siapa nama ayah Nabi Yusuf as.? Jawaban: _______________

Soal 22:

Nabi Yusuf as. dijual sebagai budak di negara _______________. Jawaban: _______________

Soal 23:

Siapa nama istri menteri yang merayu Nabi Yusuf as. saat ia tinggal di istana? Jawaban: _______________

Soal 24:

Nabi Yusuf as. dipenjara untuk menjaga nama baik keluarga menteri dan Ratu, padahal ia telah menjadi korban _______________. Jawaban: _______________

Soal 25:

Baju Nabi Yusuf as. sobek dari _______________ saat ia lari dari Ratu Zulaikha. Jawaban: _______________

Soal 26:

Mimpi Raja Mesir adalah pertanda akan datangnya musim _______________ yang panjang. Jawaban: _______________

Soal 27:

Posisi penting apa yang diberikan Raja Mesir kepada Nabi Yusuf as.? Jawaban: _______________

Soal 28:

Saudara kandung Nabi Yusuf as. yang dibawanya ke Mesir bernama _______________. Jawaban: _______________

Soal 29:

Apa yang diminta Nabi Yusuf as. dari saudara-saudaranya agar mereka bisa kembali membeli gandum? Jawaban: _______________

Soal 30:

Apa yang dilakukan Nabi Ya’qub dan seluruh keluarganya saat bertemu Nabi Yusuf as. di Mesir? Jawaban: _______________

D. SOAL PILIHAN BERGANDA DENGAN JAWABAN LEBIH DARI SATU

Soal 31:

Apa saja hal-hal yang membuat saudara-saudara Nabi Yusuf as. iri kepadanya?

A. Kecerdasan Nabi Yusuf as.

B. Ketampanan Nabi Yusuf as.

C. Kasih sayang Nabi Ya’qub as. yang lebih besar kepadanya.

D. Nabi Yusuf as. suka membuat keributan.

Soal 32:

Selain Nabi Yusuf as., siapa lagi yang ada di dalam sumur?

A. Serigala

B. Kafilah dagang

C. Tidak ada siapa-siapa

D. Penjual air

Soal 33:

Siapa saja yang menuduh Nabi Yusuf as. berbuat jahat kepada Ratu Zulaikha?

A. Saudara-saudaranya

B. Ratu Zulaikha

C. Raja Mesir

D. Para wanita di kota

Soal 34:

Ketika berada di penjara, apa saja hal baik yang dilakukan Nabi Yusuf as.?

A. Menafsirkan mimpi

B. Mengajari agama kepada para tahanan

C. Mencoba melarikan diri

D. Mencuci piring

Soal 35:

Mimpi Raja Mesir tentang tujuh sapi kurus dan tujuh sapi gemuk memiliki arti bahwa Mesir akan mengalami…

A. Tujuh tahun musim subur

B. Tujuh tahun musim dingin

C. Tujuh tahun kelaparan

D. Tujuh tahun peperangan

Soal 36:

Apa saja yang dibawa oleh saudara-saudara Nabi Yusuf as. saat pertama kali datang ke Mesir untuk membeli makanan?

A. Uang

B. Gandum

C. Kendaraan

D. Adik bungsu mereka (Benyamin)

Soal 37:

Hal apa saja yang membuat Nabi Ya’qub as. sedih dan cemas?

A. Nabi Yusuf as. dimakan serigala

B. Kepergian anak-anaknya ke Mesir

C. Kehilangan putranya, Benyamin

D. Kekeringan di negerinya

Soal 38:

Mengapa Nabi Yusuf as. menahan adiknya, Benyamin, di Mesir?

A. Benyamin mencuri barang.

B. Ia ingin Benyamin tinggal bersamanya.

C. Ia ingin memberi pelajaran kepada saudara-saudaranya.

D. Ia ingin membantu Benyamin.

Soal 39:

Apa saja yang diberikan Nabi Yusuf as. kepada keluarganya di akhir cerita?

A. Makanan

B. Pakaian

C. Pengampunan

D. Rumah di Mesir

Soal 40:

Apa saja pesan moral yang bisa kita ambil dari kisah Nabi Yusuf as.?

A. Kesabaran adalah kunci kesuksesan.

B. Kejujuran akan selalu menang.

C. Dengarkan nasihat orang tua.

D. Balas dendam itu baik.

E. SOAL SETUJU ATAU TIDAK SETUJU

Soal 41:

Nabi Ya’qub as. bersujud kepada Nabi Yusuf as. sebagai tanda penghormatan. (Setuju / Tidak Setuju)

Soal 42:

Ratu Zulaikha adalah seorang yang beriman dan taat kepada Allah. (Setuju / Tidak Setuju)

Soal 43:

Nabi Yusuf as. dijual oleh saudara-saudaranya ke kafilah dagang dengan harga yang sangat mahal. (Setuju / Tidak Setuju)

Soal 44:

Nabi Yusuf as. berhasil lolos dari penjara karena ia memohon kepada Raja Mesir. (Setuju / Tidak Setuju)

Soal 45:

Ketika berada di dalam sumur, Nabi Yusuf as. merasa sangat putus asa dan tidak berdoa kepada Allah. (Setuju / Tidak Setuju)

Soal 46:

Allah mengajari Nabi Yusuf as. ilmu menafsirkan mimpi sebagai mukjizat. (Setuju / Tidak Setuju)

Soal 47:

Saudara-saudara Nabi Yusuf as. yang membuangnya ke sumur tidak pernah menyesali perbuatan mereka. (Setuju / Tidak Setuju)

Soal 48:

Nabi Yusuf as. membalas dendam kepada saudara-saudaranya yang telah berbuat jahat kepadanya. (Setuju / Tidak Setuju)

Soal 49:

Raja Mesir terkesan dengan Nabi Yusuf as. karena ia sangat pandai dalam berdebat. (Setuju / Tidak Setuju)

Soal 50:

Mimpi Nabi Yusuf as. saat kecil adalah pertanda bahwa ia akan menjadi seorang Raja. (Setuju / Tidak Setuju)

Jawaban dan Pembahasan Kuis

A. SOAL PILIHAN BERGANDA

Soal 1

Jawaban: A. Nabi Ya’qub AS

Baca juga:  Kuis Interaktif Memasangkan Gambar: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD

Pembahasan:
Nabi Yusuf AS adalah putra Nabi Ya’qub AS, cucu Nabi Ishaq AS, dan cicit Nabi Ibrahim AS. Hal ini menunjukkan bahwa Yusuf berasal dari keturunan keluarga mulia para nabi. Nabi Ya’qub sangat menyayangi Yusuf karena sejak kecil terlihat tanda-tanda kenabian dalam dirinya. Yusuf dikenal sebagai anak yang jujur, tampan, dan memiliki akhlak terpuji.

Namun, perhatian lebih dari Nabi Ya’qub kepada Yusuf menimbulkan kecemburuan saudara-saudaranya. Mereka merasa ayah lebih menyayangi Yusuf dibanding mereka, sehingga timbullah perasaan iri yang kemudian berujung pada niat jahat terhadap Yusuf.

📖 Hikmah: Kasih sayang orang tua adalah anugerah, tetapi harus disikapi dengan hati yang bersih. Dari kisah ini kita belajar tentang bahaya iri hati yang bisa menimbulkan kejahatan dalam keluarga.

Soal 2

Jawaban: C. 11 orang

Pembahasan:
Nabi Yusuf AS memiliki 11 saudara laki-laki sehingga jumlah mereka 12 bersaudara. Yusuf dan adiknya, Bunyamin, lahir dari ibu yang sama, sedangkan saudara-saudaranya berasal dari ibu yang berbeda. Kedekatan Yusuf dengan Bunyamin semakin menambah rasa iri saudara-saudaranya.

Dalam Al-Qur’an surah Yusuf ayat 4, Yusuf bermimpi melihat 11 bintang, matahari, dan bulan bersujud kepadanya. Mimpi ini menjadi isyarat bahwa suatu saat kelak, 11 saudaranya akan menghormati Yusuf setelah Allah meninggikan derajatnya.

📖 Hikmah: Kisah ini mengajarkan bahwa keluarga adalah ujian. Terkadang rasa iri datang dari orang terdekat, namun kesabaran akan membawa kemenangan pada akhirnya.

Soal 3

Jawaban: B. Melihat 11 bintang, matahari, dan bulan bersujud kepadanya

Pembahasan:
Mimpi Nabi Yusuf yang diceritakan kepada ayahnya, Nabi Ya’qub, adalah melihat 11 bintang, matahari, dan bulan bersujud kepadanya. Nabi Ya’qub menafsirkan bahwa mimpi ini adalah pertanda bahwa Yusuf akan mendapatkan kedudukan tinggi dan keluarganya kelak akan menghormatinya.

Ayahnya pun menasihati agar Yusuf tidak menceritakan mimpi itu kepada saudara-saudaranya, karena khawatir mereka akan semakin iri. Namun, rencana Allah pasti terjadi. Mimpi ini benar-benar menjadi kenyataan ketika Yusuf dewasa dan menjadi penguasa Mesir, lalu keluarganya datang bersujud hormat kepadanya.

📖 Hikmah: Mimpi para nabi adalah wahyu. Dari kisah ini kita belajar untuk tidak mudah menceritakan semua hal kepada orang lain, karena bisa menimbulkan rasa iri.

Soal 4

Jawaban: A. Karena Yusuf paling tampan dan disayang ayahnya

Pembahasan:
Saudara-saudara Yusuf merasa iri karena Yusuf lebih disayang ayahnya. Yusuf juga memiliki wajah yang sangat tampan sehingga membuat mereka semakin cemburu. Dalam hati mereka timbul niat untuk menyingkirkan Yusuf agar perhatian ayah hanya tertuju pada mereka.

Perasaan iri inilah yang menjadi akar masalah dalam kisah Yusuf. Mereka akhirnya merencanakan untuk membuang Yusuf jauh dari ayahnya. Inilah salah satu ujian berat pertama dalam hidup Yusuf kecil.

📖 Hikmah: Iri hati adalah penyakit hati yang bisa menjerumuskan kepada perbuatan zalim. Kita harus belajar bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada orang lain.

Soal 5

Jawaban: B. Ke sumur tua

Pembahasan:
Untuk menyingkirkan Yusuf, saudara-saudaranya sepakat membuangnya ke sumur tua. Mereka berpura-pura meminta izin kepada ayah untuk mengajak Yusuf bermain. Setelah mendapat izin, mereka membawa Yusuf ke padang, lalu melemparkannya ke sumur.

Malam harinya mereka kembali kepada ayah sambil membawa baju Yusuf yang dilumuri darah palsu dari kambing, agar ayah percaya bahwa Yusuf dimakan serigala. Namun Nabi Ya’qub tetap yakin bahwa Yusuf masih hidup.

📖 Hikmah: Kebohongan sering kali digunakan untuk menutupi perbuatan salah, tetapi kebenaran akan selalu terungkap.

Soal 6

Jawaban: B. Pedagang musafir

Pembahasan:
Ketika Nabi Yusuf berada di sumur, datanglah rombongan pedagang musafir. Mereka menurunkan timba untuk mengambil air, tetapi justru mendapati seorang anak laki-laki yang rupawan. Mereka kemudian membawa Yusuf ke Mesir dan menjualnya sebagai budak dengan harga murah.

Dengan takdir Allah, Yusuf akhirnya tinggal di rumah Al-Aziz, seorang pejabat penting Mesir. Dari sinilah awal perjalanan Yusuf menuju kedudukan tinggi dimulai.

📖 Hikmah: Apa yang manusia rencanakan belum tentu sama dengan rencana Allah. Saudara-saudara Yusuf ingin menyingkirkannya, tetapi Allah justru mengangkat Yusuf ke jalan yang lebih mulia.

Soal 7

Jawaban: C. Fitnah menggoda istri Al-Aziz (Zulaikha)

Pembahasan:
Yusuf tumbuh menjadi pemuda yang sangat tampan. Istri Al-Aziz, Zulaikha, jatuh cinta padanya dan berusaha menggoda. Namun Yusuf yang terjaga kesuciannya menolak ajakan itu. Zulaikha pun memfitnah Yusuf seolah dialah yang menggoda dirinya.

Peristiwa ini menjadi ujian besar bagi Yusuf. Kesabarannya menghadapi fitnah akhirnya membuatnya dipenjara. Tetapi penjara lebih ia sukai daripada melakukan dosa.

📖 Hikmah: Kisah ini mengajarkan pentingnya menjaga diri dari godaan maksiat. Lebih baik menanggung kesulitan daripada melakukan dosa yang dimurkai Allah.

Soal 8

Jawaban: C. Dipanggil raja untuk menafsirkan mimpi

Pembahasan:
Di dalam penjara, Yusuf dikenal sebagai orang yang bijak dan pandai menafsirkan mimpi. Ketika Raja Mesir bermimpi tentang tujuh sapi gemuk dimakan tujuh sapi kurus serta tujuh bulir gandum hijau dan kering, tidak ada seorang pun yang bisa menafsirkannya kecuali Yusuf.

Raja pun memanggil Yusuf untuk menjelaskan makna mimpi tersebut. Yusuf menafsirkan bahwa Mesir akan mengalami tujuh tahun masa subur lalu tujuh tahun masa paceklik. Tafsiran ini membuat Yusuf dibebaskan dan diangkat menjadi pengelola perbendaharaan Mesir.

📖 Hikmah: Ilmu yang bermanfaat adalah karunia Allah yang dapat mengangkat derajat seseorang.

Soal 9

Jawaban: B. 7 sapi gemuk dimakan 7 sapi kurus, 7 bulir gandum hijau dan 7 bulir kering

Pembahasan:
Mimpi ini bermakna bahwa Mesir akan menghadapi tujuh tahun panen melimpah, kemudian tujuh tahun kekeringan dan paceklik. Yusuf menyarankan agar pada masa panen, hasil pertanian disimpan dengan baik untuk menghadapi masa krisis.

Raja Mesir terkesan dengan kebijaksanaan Yusuf dan mengangkatnya sebagai bendahara negara. Yusuf pun menjadi sosok yang sangat dihormati dan berperan besar menyelamatkan Mesir dari bencana kelaparan.

📖 Hikmah: Perencanaan yang matang sangat penting dalam menghadapi masa depan. Kisah ini mengajarkan pentingnya pengelolaan sumber daya dengan bijak.

Soal 10

Jawaban: C. Yusuf memaafkan saudara-saudaranya dan berkumpul kembali dengan keluarganya

Pembahasan:
Setelah menjadi penguasa Mesir, Yusuf akhirnya bertemu kembali dengan saudara-saudaranya yang datang meminta bantuan pangan. Yusuf mengenali mereka, namun mereka tidak mengenalinya. Dengan bijak, Yusuf menguji mereka hingga akhirnya semua keluarganya datang ke Mesir.

Saat itulah mimpi masa kecil Yusuf menjadi kenyataan. Ayah, ibu, dan 11 saudaranya bersujud hormat kepadanya. Yusuf tidak dendam, justru ia memaafkan saudara-saudaranya dan menerima mereka dengan penuh kasih sayang.

📖 Hikmah: Pemaaf adalah akhlak mulia. Yusuf mengajarkan bahwa meski dizalimi, kita harus mampu memaafkan, karena ampunan mendatangkan kemuliaan di sisi Allah.

B. SOAL BENAR ATAU SALAH

  1. Jawaban: Benar Pembahasan: Nabi Yusuf as. memiliki 10 saudara tiri laki-laki, dan satu saudara kandung laki-laki bernama Benyamin. Jadi totalnya ada 11 saudara.
  2. Jawaban: Salah Pembahasan: Saudara-saudara Nabi Yusuf as. membuangnya ke dalam sumur yang dalam, tetapi sumur itu kering atau tidak berisi banyak air.
  3. Jawaban: Salah Pembahasan: Kisah dalam Al-Qur’an tidak menyebutkan dari mana kafilah dagang itu berasal.
  4. Jawaban: Salah Pembahasan: Ratu Zulaikha adalah istri dari Al-Aziz, menteri Mesir, bukan Raja Mesir.
  5. Jawaban: Salah Pembahasan: Justru di penjara itulah Nabi Yusuf as. menunjukkan keajaiban Allah dengan menafsirkan mimpi dua orang pemuda yang dipenjara bersamanya.
  6. Jawaban: Salah Pembahasan: Nabi Yusuf as. menyarankan raja untuk menyimpan gandum dari hasil panen yang melimpah selama musim subur, bukan menghabiskannya.
  7. Jawaban: Salah Pembahasan: Raja Mesir mengangkat Nabi Yusuf as. menjadi menteri keuangan, bukan kepala penjara.
  8. Jawaban: Salah Pembahasan: Saudara-saudara Nabi Yusuf as. tidak mengenali dirinya. Justru Nabi Yusuf as. yang mengenali mereka.
  9. Jawaban: Benar Pembahasan: Nabi Yusuf as. memaafkan saudara-saudaranya. Ia berkata, “Tidak ada celaan bagi kalian hari ini.” Ini adalah salah satu contoh keteladanan Nabi Yusuf yang paling indah.
  10. Jawaban: Benar Pembahasan: Mimpi Nabi Yusuf as. saat kecil bahwa sebelas bintang, matahari, dan bulan bersujud kepadanya menjadi kenyataan saat ayah dan seluruh keluarganya tiba di Mesir dan bersujud kepadanya sebagai bentuk penghormatan.

C. SOAL ISIAN SINGKAT

  1. Jawaban: Nabi Ya’qub as. Pembahasan: Ayah Nabi Yusuf as. adalah seorang Nabi dan orang saleh yang sangat bijaksana. Beliau adalah salah satu tokoh penting dalam kisah Nabi Yusuf as.
  2. Jawaban: Mesir Pembahasan: Setelah ditemukan oleh para pedagang, Nabi Yusuf as. dibawa dan dijual sebagai budak di Mesir.
  3. Jawaban: Zulaikha Pembahasan: Ratu Zulaikha adalah istri Al-Aziz, menteri Mesir, yang jatuh cinta pada ketampanan Nabi Yusuf as. dan terus merayunya.
  4. Jawaban: Fitnah Pembahasan: Nabi Yusuf as. dipenjara karena fitnah dan tuduhan tidak benar. Namun, ia sabar dan tetap beriman, sehingga Allah memberinya jalan keluar.
  5. Jawaban: belakang Pembahasan: Baju Nabi Yusuf sobek dari belakang. Hal ini membuktikan bahwa ia tidak bersalah dan justru lari menjauhi Ratu Zulaikha.
  6. Jawaban: kemarau Pembahasan: Mimpi Raja Mesir tentang tujuh sapi kurus dan tangkai gandum kering adalah pertanda akan datangnya musim kemarau yang panjang.
  7. Jawaban: Menteri Keuangan Pembahasan: Setelah Nabi Yusuf as. berhasil menafsirkan mimpi Raja Mesir, ia diangkat menjadi menteri keuangan untuk mengurus persediaan makanan seluruh negeri.
  8. Jawaban: Benyamin Pembahasan: Nabi Yusuf as. memiliki satu saudara kandung bernama Benyamin. Ia sangat menyayangi adiknya itu.
  9. Jawaban: Membawa adik bungsu mereka (Benyamin) Pembahasan: Nabi Yusuf as. berpesan kepada saudara-saudaranya agar mereka membawa Benyamin di perjalanan berikutnya. Ini adalah cara Nabi Yusuf agar bisa bertemu dan menahan adiknya untuk tinggal bersamanya.
  10. Jawaban: Bersujud (sebagai penghormatan) Pembahasan: Saat bertemu Nabi Yusuf as. di Mesir, Nabi Ya’qub dan seluruh keluarganya bersujud sebagai penghormatan. Ini adalah puncak dari kisah ini yang menggenapi mimpi Nabi Yusuf as.
Baca juga:  Mengapa Allah SWT Ciptakan Hawa Ketika Adam Tertidur?

D. SOAL PILIHAN BERGANDA DENGAN JAWABAN LEBIH DARI SATU

  1. Jawaban: B dan C Pembahasan: Alasan utama saudara-saudara Nabi Yusuf iri adalah karena ketampanannya dan kasih sayang ayah mereka, Nabi Ya’qub, yang begitu besar kepadanya. Mereka mengira kasih sayang itu tidak adil dan hanya ditujukan kepada Yusuf. Pesan moralnya: Kecemburuan bisa datang dari hal-hal kecil, jadi kita harus bisa mengendalikan hati agar tidak berbuat zalim.
  2. Jawaban: C Pembahasan: Tidak ada orang lain di dalam sumur bersama Nabi Yusuf as. Ia ditinggalkan sendirian. Setelah itu, kafilah daganglah yang menemukan dan mengeluarkannya. Pesan moralnya: Dalam kesendirian dan kegelapan, Allah tetap membersamai hamba-Nya yang beriman.
  3. Jawaban: B dan D Pembahasan: Ratu Zulaikha adalah orang pertama yang menuduh Nabi Yusuf as. berbuat jahat. Tuduhan ini kemudian menyebar ke para wanita di kota Mesir, hingga mereka juga ikut mencela dan menuduh Nabi Yusuf. Pesan moralnya: Fitnah adalah perbuatan yang sangat keji dan bisa merusak nama baik seseorang. Jauhilah gosip dan berita yang belum pasti kebenarannya.
  4. Jawaban: A dan B Pembahasan: Di dalam penjara, Nabi Yusuf as. menggunakan ilmunya untuk menafsirkan mimpi orang lain. Ia juga mengajak tahanan lain untuk beriman kepada Allah, menunjukkan bahwa ia tetap berdakwah di mana pun ia berada. Pesan moralnya: Di mana pun kita berada, kita bisa berbuat kebaikan dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat.
  5. Jawaban: A dan C Pembahasan: Nabi Yusuf as. menafsirkan mimpi tujuh sapi gemuk dan tangkai gandum hijau sebagai tanda akan datangnya tujuh tahun musim subur dan panen melimpah. Sebaliknya, tujuh sapi kurus dan tangkai gandum kering adalah tanda akan datangnya tujuh tahun kelaparan atau musim kemarau panjang. Pesan moralnya: Keberkahan yang kita dapatkan hari ini harus disyukuri dan disiapkan untuk masa depan.
  6. Jawaban: A dan C Pembahasan: Saat datang ke Mesir, saudara-saudara Nabi Yusuf as. membawa uang dan kendaraan untuk mengangkut makanan. Mereka datang sebagai pedagang biasa dan tidak membawa Benyamin. Pesan moralnya: Kesulitan bisa menjadi jalan untuk kita bertemu dengan hal-hal yang tidak terduga, seperti pertemuan saudara-saudara Yusuf di Mesir.
  7. Jawaban: A dan C Pembahasan: Dua peristiwa terbesar yang membuat Nabi Ya’qub as. sangat sedih adalah ketika ia kehilangan Nabi Yusuf as. (yang dikira dimakan serigala) dan ketika ia juga kehilangan Benyamin yang ditahan di Mesir. Pesan moralnya: Kesabaran Nabi Ya’qub as. dalam menghadapi ujian kehilangan putranya adalah teladan bagi kita semua.
  8. Jawaban: B dan C Pembahasan: Nabi Yusuf as. menahan Benyamin agar bisa tinggal bersamanya dan juga untuk memberikan pelajaran kepada saudara-saudaranya tentang arti dari perpisahan yang pernah mereka ciptakan. Pesan moralnya: Pengampunan bukan berarti melupakan, tetapi juga bisa menjadi cara untuk memberikan pelajaran yang berharga.
  9. Jawaban: A, B, C, dan D Pembahasan: Nabi Yusuf as. tidak hanya memaafkan mereka, tetapi juga menyediakan makanan, pakaian, dan tempat tinggal di Mesir untuk seluruh keluarganya. Ia menunjukkan kasih sayang yang luar biasa. Pesan moralnya: Balas dendam tidak akan pernah membuat kita bahagia, tetapi pengampunan dan kebaikan hati akan membawa kedamaian.
  10. Jawaban: A, B, dan C Pembahasan: Kisah Nabi Yusuf as. mengajarkan kita untuk selalu bersabar, yakin bahwa kejujuran akan membawa kebaikan, dan mendengarkan nasihat dari orang yang lebih bijak, seperti Nabi Ya’qub as. Pesan moralnya: Seluruh kisah Nabi adalah sumber pelajaran hidup.

E. JAWABAN SOAL “SETUJU” ATAU “TIDAK SETUJU”

  1. Jawaban: Setuju Pembahasan: Al-Qur’an menjelaskan bahwa Nabi Ya’qub as. dan seluruh keluarganya bersujud kepada Nabi Yusuf as. sebagai bentuk penghormatan dan penggenapan mimpinya. Ini bukan sujud ibadah, melainkan sujud sebagai bentuk penghormatan.
  2. Jawaban: Tidak Setuju Pembahasan: Ratu Zulaikha adalah seorang yang tidak beriman. Ia menuruti hawa nafsunya dan bahkan berbohong untuk menutupi kesalahannya. Ia baru beriman di akhir cerita ketika ia menyadari kebenaran.
  3. Jawaban: Tidak Setuju Pembahasan: Nabi Yusuf as. dijual oleh saudara-saudaranya dengan harga yang sangat murah, sebagai bentuk penghinaan.
  4. Jawaban: Tidak Setuju Pembahasan: Nabi Yusuf as. tidak meminta pembebasan dari raja. Ia baru dibebaskan setelah raja memanggilnya untuk menafsirkan mimpi dan mengetahui bahwa ia tidak bersalah.
  5. Jawaban: Tidak Setuju Pembahasan: Meskipun Nabi Yusuf as. masih kecil dan ketakutan, ia tetap sabar dan berdoa kepada Allah. Ia tidak pernah putus asa.
  6. Jawaban: Setuju Pembahasan: Kemampuan Nabi Yusuf as. dalam menafsirkan mimpi adalah ilmu istimewa dari Allah, yang menjadi mukjizat baginya dan jalan keluar dari setiap masalah.
  7. Jawaban: Tidak Setuju Pembahasan: Saat bertemu Nabi Yusuf as. di Mesir, saudara-saudaranya menyadari kesalahan mereka dan meminta maaf. Mereka sangat menyesal atas perbuatan mereka.
  8. Jawaban: Tidak Setuju Pembahasan: Nabi Yusuf as. tidak membalas dendam. Ia adalah contoh yang sempurna dari kebaikan hati. Ia memaafkan saudara-saudaranya.
  9. Jawaban: Tidak Setuju Pembahasan: Raja Mesir terkesan bukan karena kemampuan Nabi Yusuf as. dalam berdebat, melainkan karena kebijaksanaan, ilmu, dan kejujurannya dalam menafsirkan mimpi.
  10. Jawaban: Tidak Setuju Pembahasan: Mimpi Nabi Yusuf as. adalah pertanda bahwa ia akan menjadi orang yang memiliki kedudukan mulia, bukan hanya seorang raja. Kedudukannya sebagai Nabi dan menteri lebih tinggi dari sekadar raja.

Kesimpulan dan Pesan Moral dari Kisah Nabi Yusuf as.

Wah, seru sekali ya perjalanan hidup Nabi Yusuf as. yang penuh dengan pelajaran berharga. Dari kisahnya, kita bisa belajar banyak hal, seperti:

  1. Sabar dan Tawakal: Nabi Yusuf tidak pernah mengeluh atau putus asa, meskipun ia harus menghadapi berbagai kesulitan, mulai dari dibuang ke sumur, dijual, difitnah, hingga dipenjara. Ia selalu percaya bahwa Allah SWT punya rencana terbaik.
  2. Jujur dan Setia: Meskipun dihadapkan pada godaan, Nabi Yusuf tetap jujur dan setia kepada Allah SWT. Ia memilih menanggung kesulitan daripada melakukan perbuatan dosa.
  3. Memaafkan: Di akhir cerita, Nabi Yusuf tidak membalas dendam kepada saudara-saudaranya. Ia malah memaafkan mereka dan menerima mereka kembali dengan penuh kasih sayang. Ini adalah pesan moral paling mulia yang bisa kita contoh.
  4. Bekerja Keras dan Bijaksana: Saat menjadi menteri, Nabi Yusuf bekerja dengan sangat baik dan bijaksana. Ia menabung dan mengelola persediaan makanan agar rakyat tidak kelaparan. Ini mengajarkan kita untuk selalu bersiap dan tidak malas.

Semoga kisah Nabi Yusuf as. ini bisa menjadi kisah teladan untuk anak dan menginspirasi kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Sampai jumpa di kisah islami selanjutnya!

Sumber dan Referensi:

  • Al-Qur’an Surat Yusuf ayat 4-101
  • Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Jalalain
  • Al-Bidayah wan Nihayah oleh Ibnu Katsir
  • Qashash al-Anbiya’ oleh Ibnu Katsir
  • Berbagai buku-buku sirah dan kisah nabi terpercaya.

Tonton videonya di sini

Sumber video: Adhul Rachman Channel

Pengunjung: 18 Hari Ini: 18

Pencarian

Bagikan Info

Facebook
WhatsApp
Pinterest
Twitter
Telegram
LinkedIn

Bahasan Terpopuler

Informasi Lainnya

Jelajah E-Library

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!

Permintaan Ditolak

Akses ditolak karena tautan yang dituju tidak tersedia. Terima kasih.

Gerakan Indonesia Pintar

Dukung Gerakan Indonesia Pintar untuk membantu jutaan anak Indonesia mendapatkan akses bacaan gratis berkualitas.

Logo Gerakan Indonesia Pintar