

- Soal TKA: 04
- Mata Pelajaran Wajib: Bahasa Indonesia
- Judul: Makna Harfiah “Kaki Gunung”
- Kompetensi:Â Menganalisis makna kata denotasi dan konotasi.
- Subkompetensi:Â Membedakan penggunaan kata secara harfiah dan kiasan.
- Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks Kategori: Benar atau Salah
- Jenjang: SMA/MA/SMK/MAK
Di pagi hari yang dingin, Paman Jaya memulai perjalanan dari rumahnya. Ia tinggal di sebuah desa kecil yang terletak di kaki gunung Merapi. Udara sejuk dan kabut tipis selalu menyelimuti desa itu, menciptakan suasana yang tenang. Paman Jaya tahu betul setiap jalan setapak di sekitar tempat tinggalnya. Ia sering mengajak penduduk desa lain untuk mendaki, melewati hutan pinus, hingga mencapai puncak gunung. Meskipun ia hanya tinggal di kaki gunung, kecintaannya pada alam tidak pernah pudar.
#1. Pernyataan: Frasa “kaki gunung” merupakan contoh penggunaan makna denotasi.
Kunci Jawaban:Â Benar
Pembahasan:Â “Kaki gunung” menggunakan makna denotasi karena merujuk pada bagian bawah gunung secara harfiah dan geografis, bukan makna kiasan.
Analisis Soal:Â Soal ini memeriksa pemahaman tentang metafora yang sudah menjadi istilah baku dan diterima sebagai makna denotatif.
Strategi Jawab:Â Identifikasi apakah frasa tersebut adalah istilah geografis yang sudah pasti. Istilah baku sering kali tetap dianggap denotatif.

Sumber referensi: Pusmendik