

- Soal TKA: 07
- Mata Pelajaran Wajib: Bahasa Indonesia
- Judul: Konotasi “Anak Emas”
- Kompetensi: Menganalisis makna kata denotasi dan konotasi.
- Subkompetensi: Membedakan penggunaan kata secara harfiah dan kiasan.
- Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks Kategori: Benar atau Salah
- Jenjang: SMA/MA/SMK/MAK
Di sebuah desa, terdapat seorang pengrajin logam yang sangat terkenal. Ia sering membuat perhiasan dan patung dari berbagai jenis logam mulia. Suatu hari, ia membuat sebuah patung kecil berbentuk anak laki-laki. Patung itu terbuat dari emas murni dan berkilau sangat indah. Masyarakat desa pun kagum melihat hasil karyanya. Mereka menyebut patung tersebut sebagai “anak emas” karena memang terbuat dari logam emas yang mahal. Patung itu kemudian dipajang di balai desa sebagai simbol kejayaan dan kebanggaan masyarakat desa atas keterampilan sang pengrajin.
#1. Pernyataan: “Anak emas” merupakan contoh makna konotasi yang merujuk pada anak yang terbuat dari logam mulia.
Kunci Jawaban: Salah
Pembahasan: “Anak emas” adalah makna konotasi yang berarti orang yang paling disayangi atau dikedepankan, bukan anak yang literally terbuat dari emas.
Analisis Soal: Soal memerangkap dengan menawarkan interpretasi denotatif yang tidak masuk akal dari sebuah idiom yang jelas konotatif.
Strategi Jawab: Jika interpretasi harfiahnya terdengar tidak logis atau mustahil, maka itu pasti adalah makna konotasi.

Sumber referensi: Pusmendik









