

- Soal TKA: 09
- Mata Pelajaran Wajib: Bahasa Indonesia
- Judul: Makna Kias “Banting Tulang”
- Kompetensi: Menganalisis makna kata denotasi dan konotasi.
- Subkompetensi: Membedakan penggunaan kata secara harfiah dan kiasan.
- Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks Kategori: Benar atau Salah
- Jenjang: SMA/MA/SMK/MAK
Sejak kecil, Raka terbiasa hidup sederhana. Ayahnya seorang buruh bangunan yang setiap hari harus banting tulang demi memenuhi kebutuhan keluarga. Pagi-pagi sekali, ayahnya berangkat kerja membawa bekal nasi sederhana, lalu bekerja hingga sore tanpa mengenal lelah. Walaupun tubuhnya sering terasa pegal, ia tidak pernah mengeluh. Baginya, bekerja keras adalah cara terbaik untuk menunjukkan tanggung jawab sebagai kepala keluarga. Raka pun belajar menghargai usaha ayahnya. Ia sadar, keberhasilan seseorang tidak datang begitu saja, melainkan dari kerja keras dan ketekunan, sebagaimana ayahnya yang terus banting tulang setiap hari.
#1. Pernyataan: “Banting tulang” berarti memecahkan tulang menjadi beberapa bagian.
Kunci Jawaban: Salah
Pembahasan: “Banting tulang” adalah idiom yang bermakna konotasi, yaitu bekerja sangat keras. Makna denotatifnya tidak relevan dalam pemakaian umum.
Analisis Soal: Soal kembali menguji pemahaman idiom dengan menawarkan makna harfiah yang menyesatkan.
Strategi Jawab: Hafalkan idiom-idiom umum dalam bahasa Indonesia dan makna konotatifnya.

Sumber referensi: Pusmendik









