100 Pahlawan Nusantara: Sultan Hasanuddin Terus Berjuang dan Tak Pernah Menyerah

  • Lahir : Makassar, 11 Januari 1631
  • Wafat : Makassar, 12 Juni 1670

Sultan Hasanuddin adalah raja Gowa ke-6 yang memerintah sejak tahun 1655.

Pada tahun 1660, terjadilah pertempuran hebat antara pasukan Gowa dengan Belanda.

Pertempuran itu kemudian berakhir dengan perjanjian perdamaian.

Namun tak lama berselang, Belanda melanggar perjanjian yang merugikan Gowa.

Sultan Hasanuddin pun menyerang dua kapal Belanda, yaitu de Walvis dan de Leeuwin.

Karena keberaniannya itu, Belanda kemudian menjulukinya “Ayam Jantan dari Timur”.

Karena penyerangan itu, Belanda marah dan menyerang Gowa dengan pasukan besar.

Sultan Hasanuddin yang semakin terdesak akhirnya bersedia berunding dan menghasilkan Perjanjian Bongaya (18 November 1667) yang merugikan Gowa.

Pada 12 April 1668 Hasanuddin kembali menyerang pos Belanda.

Namun, Benteng Sombo Opu sebagai pertahanan terakhir Hasanuddin malah berhasil dikuasai Belanda.

Pada 29 Juni 1668, Sultan Hasanuddin mengundurkan diri sebagai raja Gowa.

Namun, sampai akhir hayatnya, ia tak pernah menyerah pada Belanda. ***

Sumber dan Kontributor

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Putar suaraPopup promosi ELibrary Stories Plus dengan pilihan paket Premium 24 jam, 30 hari, dan 365 hari untuk membuka akses ke lebih banyak cerita anak berkualitas.