
🎓 Terbukti sejak 1991 – Ribuan Lolos PTN Favorit!
KUIS: 50 Soal Pilihan Ganda Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP/MTs (K13 Edisi Revisi 2017) + Jawaban & Pembahasan
Halo, Sahabat Belajar!
Selamat datang di kuis interaktif Bahasa Indonesia untuk Kelas 7 SMP/MTs berdasarkan Kurikulum 2013 (K13) Edisi Revisi 2017. Buku siswa mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas VII ini disusun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta terdiri atas 8 bab yang menarik .
Materi yang akan kita uji dalam 50 soal pilihan ganda ini meliputi:
- Bab 1: Belajar Mendeskripsikan (Teks Deskripsi)
- Bab 2: Memahami dan Mencipta Cerita Fantasi
- Bab 3: Mewariskan Budaya Melalui Teks Prosedur
- Bab 4: Menyibak Ilmu dalam Laporan Hasil Observasi
- Bab 5: Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat
- Bab 6: Mengapresiasi dan Mengkreasikan Fabel
- Bab 7: Berkorespondensi dengan Surat Pribadi dan Surat Dinas
- Bab 8: Menjadi Pembaca Efektif
Yuk, kita asah kemampuanmu! Jangan lupa baca pembahasan singkatnya agar semakin paham.
📋 Daftar Isi / Outline Materi
- Soal Teks Deskripsi (Bab 1)
- Soal Cerita Fantasi (Bab 2)
- Soal Teks Prosedur (Bab 3)
- Soal Laporan Hasil Observasi (Bab 4)
- Soal Puisi Rakyat: Pantun, Syair, Gurindam (Bab 5)
- Soal Fabel (Bab 6)
- Soal Surat (Bab 7) & Membaca Efektif (Bab 8)
- Kunci Jawaban & Pembahasan Lengkap
Bergambar
Super Lengkap
Bisa download instan, print sendiri dan digunakan untuk belajar di rumah maupun sekolah.
👨👩👧 Disukai Anak, Guru & Orang Tua Indonesia
Kumpulan Soal Pilihan Ganda (50 Butir)
Bab 1: Belajar Mendeskripsikan (Teks Deskripsi)
1. Ciri utama dari teks deskripsi adalah ….
a. Menceritakan urutan kejadian secara kronologis
b. Menggambarkan objek secara terperinci sehingga seolah-olah pembaca melihat, mendengar, atau merasakannya
c. Menyajikan data dan fakta hasil observasi
d. Berisi langkah-langkah melakukan sesuatu
Jawaban: B
Pembahasan: Teks deskripsi bertujuan menggambarkan objek secara detail sehingga pembaca seakan-akan melihat langsung objek yang dideskripsikan .
2. Bacalah kutipan berikut!
“Pantai Senggigi merupakan salah satu wisata andalan di Nusa Tenggara Barat. Pantai Senggigi sangat indah. Pemandangan bawah laut Senggigi juga menakjubkan.”
Kutipan tersebut termasuk dalam struktur bagian ….
a. Simpulan
b. Identifikasi
c. Deskripsi bagian
d. Orientasi
Jawaban: B
Pembahasan: Bagian identifikasi dalam teks deskripsi berisi pengenalan nama objek, lokasi, dan gambaran umum objek tersebut . Kutipan di atas memperkenalkan Pantai Senggigi secara umum.
3. Ciri bagian simpulan dalam teks deskripsi adalah ….
a. Hanya berisi pendapat penulis tanpa fakta
b. Merangkum seluruh elemen tulisan yaitu identifikasi dan deskripsi bagian
c. Berisi ajakan untuk mengunjungi objek
d. Menampilkan data statistik tentang objek
Jawaban: B
Pembahasan: Simpulan teks deskripsi mencakup semua elemen tulisan yaitu identifikasi dan deskripsi bagian, dengan ciri umum teks deskripsi adalah menggambarkan objek .
4. Perhatikan kalimat berikut!
“Angin lembut terasa mengelus kulit.”
Kalimat tersebut mengandung majas ….
a. Hiperbola
b. Metafora
c. Personifikasi
d. Litotes
Jawaban: C
Pembahasan: Personifikasi adalah majas yang memberikan sifat-sifat manusia pada benda mati. Angin “mengelus” adalah sifat manusia, sehingga kalimat tersebut menggunakan personifikasi .
5. Dalam teks deskripsi, kata-kata yang digunakan cenderung ….
a. Kata kerja aktif
b. Kata benda abstrak
c. Kata yang pendek dan didominasi kata bersuku kata satu sampai dua
d. Kata serapan dari bahasa asing
Jawaban: C
Pembahasan: Berdasarkan analisis keterbacaan, teks deskripsi untuk kelas VII menggunakan kata-kata yang cenderung pendek dan didominasi oleh kata yang tersusun dari satu sampai dua suku kata .
Lengkap & Nyaman
Untuk Pelajar
Nyaman dipakai, bahan berkualitas dan cocok untuk aktivitas belajar setiap hari.
👨👩👧 Dipilih Orang Tua & Pelajar Indonesia
6. Berikut yang bukan merupakan ciri teks deskripsi adalah ….
a. Menggambarkan objek secara konkret
b. Menggunakan bahasa yang imajinatif
c. Bersifat faktual dan sesuai data
d. Melibatkan panca indera
Jawaban: C
Pembahasan: Teks deskripsi bersifat imajinatif dan subjektif sesuai sudut pandang penulis, berbeda dengan teks laporan hasil observasi yang bersifat faktual .
7. “Pura Bolong menjadi pelengkap wisata di Pantai Senggigi.”
Kata “pelengkap” dalam kalimat tersebut memiliki makna ….
a. Penambah kecantikan
b. Bagian utama
c. Pengganti
d. Penutup
Jawaban: A
Pembahasan: Dalam konteks teks deskripsi Pantai Senggigi, “pelengkap” berarti sesuatu yang menambah kecantikan atau kelengkapan suatu objek wisata .
8. Struktur teks deskripsi yang tepat adalah ….
a. Orientasi – Komplikasi – Resolusi
b. Identifikasi – Deskripsi bagian – Simpulan
c. Tujuan – Langkah-langkah – Penegasan ulang
d. Pendahuluan – Isi – Penutup
Jawaban: B
Pembahasan: Struktur baku teks deskripsi terdiri atas identifikasi (pengenalan objek), deskripsi bagian (rincian ciri-ciri objek), dan simpulan (opsional) .
9. “Garis pantai Senggigi yang panjang dengan gradasi warna pasir putih dan hitam membuat keindahan pantai ini semakin menarik.”
Bagian kalimat yang menunjukkan unsur penglihatan (visual) adalah ….
a. Garis pantai Senggigi yang panjang
b. Gradasi warna pasir putih dan hitam
c. Membuat keindahan pantai
d. Semakin menarik
Jawaban: B
Pembahasan: Unsur visual dalam teks deskripsi berkaitan dengan apa yang dilihat. Deskripsi “pasir putih dan hitam” jelas merujuk pada indra penglihatan.
10. Tujuan utama penulisan teks deskripsi adalah ….
a. Menceritakan pengalaman masa lalu
b. Memberi petunjuk melakukan sesuatu
c. Membuat pembaca seolah-olah melihat objek yang dideskripsikan
d. Meyakinkan pembaca tentang suatu hal
Jawaban: C
Pembahasan: Tujuan teks deskripsi adalah mendeskripsikan objek secara detail sehingga pembaca dapat membayangkan, melihat, mendengar, atau merasakan objek tersebut.
Bab 2: Memahami dan Mencipta Cerita Fantasi
11. Ciri utama cerita fantasi adalah ….
a. Berlatar masa lalu yang nyata
b. Mengandung unsur imajinatif, tidak nyata, atau khayalan
c. Menceritakan kehidupan hewan
d. Berisi data hasil penelitian
Jawaban: B
Pembahasan: Cerita fantasi bercirikan adanya unsur imajinasi, hal-hal gaib, atau keajaiban yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata .
12. Berikut yang termasuk contoh cerita fantasi adalah ….
a. Laporan perjalanan wisata
b. Biografi pahlawan nasional
c. Harry Potter dan Batu Bertuah
d. Resep membuat rendang
Jawaban: C
Pembahasan: Harry Potter adalah cerita fantasi karena mengandung unsur sihir, makhluk gaib, dan dunia yang tidak nyata. Laporan perjalanan, biografi, dan resep adalah teks nonfiksi .
13. Dalam teks cerita fantasi, latar tempat dapat berupa ….
a. Tempat yang benar-benar ada di dunia nyata
b. Tempat yang hanya ada dalam imajinasi, seperti negeri ajaib
c. Kedua jawaban A dan B benar
d. Tidak ada latar tempat
Jawaban: C
Pembahasan: Cerita fantasi dapat menggunakan latar tempat nyata (seperti sekolah, rumah) maupun tempat imajinasi (seperti negeri dongeng, dunia paralel) .
14. Struktur cerita fantasi yang tepat adalah ….
a. Orientasi – Komplikasi – Resolusi
b. Pendahuluan – Isi – Penutup
c. Identifikasi – Deskripsi – Simpulan
d. Tujuan – Langkah – Penegasan
Jawaban: A
Pembahasan: Cerita fantasi termasuk teks narasi yang memiliki struktur orientasi (pengenalan tokoh/latar), komplikasi (muncul masalah), dan resolusi (penyelesaian masalah).
15. “Tiba-tiba, Rara merasa tubuhnya melayang dan ia melihat awan di bawah kakinya.”
Kutipan tersebut menunjukkan bahwa cerita tersebut bergenre ….
a. Fantasi total
b. Fantasi sebagian
c. Realis
d. Misteri
Jawaban: A
Pembahasan: Fantasi total adalah cerita yang seluruh peristiwanya tidak mungkin terjadi di dunia nyata. Melayang di awan tidak mungkin dilakukan manusia biasa, sehingga termasuk fantasi total.
16. Nama lain dari teks cerita fantasi adalah ….
a. Fiksi ilmiah
b. Narasi imajinatif
c. Cerita rakyat
d. Legenda
Jawaban: B
Pembahasan: Cerita fantasi disebut juga narasi imajinatif karena cerita ini dihasilkan dari imajinasi penulis dan tidak terbatas pada realitas .
17. Perbedaan cerita fantasi dengan cerita realis terletak pada ….
a. Jumlah tokoh
b. Keberadaan unsur yang tidak logis/tidak masuk akal
c. Panjang cerita
d. Penggunaan bahasa
Jawaban: B
Pembahasan: Cerita fantasi mengandung unsur yang tidak logis atau tidak mungkin terjadi di dunia nyata, sedangkan cerita realis sesuai dengan kehidupan sehari-hari.
18. Dalam cerita fantasi, tokoh dapat memiliki kemampuan khusus seperti ….
a. Terbang tanpa alat
b. Berbicara dengan hewan
c. Menghilang secara tiba-tiba
d. Semua jawaban benar
Jawaban: D
Pembahasan: Cerita fantasi memberikan kebebasan pada penulis untuk menciptakan tokoh dengan kemampuan super atau tidak lazim seperti terbang, berbicara dengan hewan, atau menghilang.
19. Ide cerita fantasi dapat berasal dari ….
a. Mimpi
b. Pengalaman pribadi yang dilebih-lebihkan
c. Imajinasi murni
d. Semua jawaban benar
Jawaban: D
Pembahasan: Cerita fantasi dapat bersumber dari mimpi, imajinasi, maupun pengalaman pribadi yang dikembangkan dengan unsur fantasi.
20. “Lani tak menyangka buku yang ia pinjam dari perpustakaan tua itu dapat membawanya menjelajahi masa depan.”
Kutipan tersebut merupakan bagian …. cerita fantasi.
a. Orientasi
b. Komplikasi
c. Resolusi
d. Koda
Jawaban: A
Pembahasan: Kutipan tersebut memperkenalkan tokoh (Lani) dan awal mula konflik/keanehan (buku yang membawa ke masa depan), termasuk bagian orientasi.
Bab 3: Mewariskan Budaya Melalui Teks Prosedur
21. Teks prosedur adalah teks yang berisi ….
a. Deskripsi suatu objek
b. Langkah-langkah melakukan sesuatu secara urut
c. Cerita fiksi tentang kehidupan
d. Laporan hasil pengamatan
Jawaban: B
Pembahasan: Teks prosedur bertujuan memandu pembaca melakukan suatu kegiatan melalui langkah-langkah yang sistematis dan berurutan .
22. Perhatikan teks prosedur berikut!
1) Menyiram dengan air secukupnya.
2) Membungkus tanah yang telah ditempelkan dengan sabut atau plastik.
3) Mengerat kulit batang sepanjang 10 cm.
4) Membungkus tanah keratan bagian atas dengan tanah subur.
5) Memilih tangkai yang sehat dan tegak.
Urutan langkah mencangkok yang tepat adalah ….
a. 1-3-4-2-5
b. 5-3-4-2-1
c. 5-1-3-4-2
d. 1-5-3-4-2
Jawaban: B
Pembahasan: Urutan mencangkok yang benar: pilih tangkai (5), kerat kulit batang (3), bungkus dengan tanah subur (4), bungkus dengan sabut/plastik (2), siram dengan air (1) .
23. Bagian teks prosedur yang berisi tujuan kegiatan disebut ….
a. Langkah-langkah
b. Simpulan
c. Pembuka
d. Pernyataan tujuan
Jawaban: D
Pembahasan: Struktur teks prosedur diawali dengan pernyataan tujuan (goal) yang menjelaskan apa yang akan dicapai atau dibuat .
24. “Yakinlah bahwa kalian telah mengenakan pakaian dengan rapi… Berdirilah dengan tegak dan tenang di atas pentas…”
Tujuan dari teks prosedur kutipan tersebut adalah ….
a. Untuk memahami cara membaca puisi di atas pentas
b. Untuk mengetahui teknik membaca puisi di atas pentas
c. Untuk mengembangkan kreativitas dalam puisi
d. Untuk mengetahui cara membaca puisi dengan baik
Jawaban: A
Pembahasan: Kutipan tersebut memberikan panduan tentang sikap dan persiapan membaca puisi di atas pentas .
25. Ciri kebahasaan teks prosedur adalah ….
a. Menggunakan kata kerja imperatif (perintah)
b. Menggunakan kata depan yang beragam
c. Menggunakan kalimat pasif saja
d. Menggunakan kata hubung antarkalimat
Jawaban: A
Pembahasan: Teks prosedur banyak menggunakan kata kerja imperatif atau perintah seperti “ambil”, “masukkan”, “rebus”, “campur” .
26. “Akan lebih nikmat bila disajikan dalam keadaan hangat.”
Kalimat tersebut termasuk ke dalam bagian …. teks prosedur.
a. Tujuan
b. Langkah-langkah
c. Saran
d. Alat dan bahan
Jawaban: C
Pembahasan: Kalimat tersebut memberikan saran atau anjuran tambahan, biasanya terdapat di akhir teks prosedur .
27. Berikut yang termasuk kata berakhiran -kan dalam teks prosedur adalah ….
a. Berjalan – berpikir
b. Kecilkan – masukkan
c. Mengambil – membawa
d. Membaca – menulis
Jawaban: B
Pembahasan: Kata “kecilkan” dan “masukkan” mengandung akhiran -kan yang sering muncul dalam teks prosedur sebagai kata kerja imperatif .
28. Teks prosedur “Cara Membuat Jus Mangga” memiliki urutan yang tepat, yaitu ….
a. Siapkan blender – masukkan mangga – masukkan air, es, gula – nyalakan blender – tuang ke gelas – hidangkan
b. Masukkan mangga – siapkan blender – nyalakan blender – masukkan air – tuang ke gelas
c. Nyalakan blender – masukkan mangga – siapkan gelas – tuang jus
d. Siapkan gelas – masukkan mangga – nyalakan blender – hidangkan
Jawaban: A
Pembahasan: Urutan logis membuat jus: siapkan alat (blender), masukkan bahan, proses (nyalakan blender), sajikan .
29. “Cucilah sayur dengan bersih!”
Kalimat tersebut termasuk contoh ….
a. Larangan
b. Ajakan
c. Perintah
d. Permohonan
Jawaban: C
Pembahasan: Kata “cucilah” dengan akhiran -lah menunjukkan kalimat perintah (imperatif) .
30. Jenis teks prosedur berdasarkan tujuannya dibagi menjadi ….
a. Prosedur sederhana dan kompleks
b. Prosedur cara membuat, cara menggunakan, dan cara melakukan
c. Prosedur lisan dan tulisan
d. Prosedur panjang dan pendek
Jawaban: B
Pembahasan: Teks prosedur dapat dibedakan menjadi prosedur cara membuat (sesuatu), cara menggunakan (alat), dan cara melakukan (kegiatan) .
Bab 4: Menyibak Ilmu dalam Laporan Hasil Observasi
31. Teks laporan hasil observasi (LHO) bersifat ….
a. Subjektif berdasarkan opini penulis
b. Faktual dan objektif sesuai data hasil pengamatan
c. Imajinatif dan penuh fantasi
d. Argumentatif untuk meyakinkan pembaca
Jawaban: B
Pembahasan: Laporan hasil observasi harus disusun berdasarkan fakta di lapangan, bukan opini atau imajinasi penulis .
32. Berdasarkan penelitian keterbacaan, teks yang kurang sesuai untuk kelas VII dalam buku Bahasa Indonesia adalah ….
a. Teks deskripsi
b. Teks cerita fantasi
c. Teks prosedur
d. Teks laporan hasil observasi
Jawaban: D
Pembahasan: Hasil analisis menunjukkan teks laporan hasil observasi memiliki tingkat keterbacaan yang melampaui jenjang kelas VII (setara kelas 11, 12, 13) .
33. Struktur teks laporan hasil observasi yang benar adalah ….
a. Orientasi – Komplikasi – Resolusi
b. Pernyataan umum – Deskripsi bagian – Simpulan
c. Identifikasi – Deskripsi manfaat – Penutup
d. Tujuan – Langkah – Hasil
Jawaban: B
Pembahasan: Laporan hasil observasi memiliki struktur pernyataan umum (klasifikasi), deskripsi bagian, dan simpulan (opsional).
34. “Polusi udara di Jakarta mencapai angka berbahaya dalam tiga hari terakhir.”
Kalimat tersebut termasuk teks ….
a. Deskripsi
b. Prosedur
c. Laporan hasil observasi
d. Fantasi
Jawaban: C
Pembahasan: Kalimat tersebut menyajikan fakta tentang kondisi udara yang dapat diobservasi, termasuk laporan hasil observasi .
35. Salah satu ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi adalah ….
a. Menggunakan kata kerja aktif
b. Menggunakan istilah teknis
c. Menggunakan majas personifikasi
d. Menggunakan kalimat ambigu
Jawaban: B
Pembahasan: Teks LHO sering menggunakan istilah-istilah teknis sesuai bidang yang dilaporkan (misalnya: polusi, kadar, partikel) .
Bab 5: Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat
36. Ciri-ciri pantun yang benar adalah ….
a. 4 baris sebait, bersajak a-a-a-a, semua baris isi
b. 4 baris sebait, bersajak a-b-a-b, baris 1-2 sampiran, baris 3-4 isi
c. 2 baris sebait, bersajak a-a, semua baris isi
d. 4 baris sebait, bersajak a-a-a-a, baris 1-2 sampiran
Jawaban: B
Pembahasan: Pantun memiliki ciri: 4 baris dalam satu bait, bersajak a-b-a-b, dua baris pertama sampiran, dua baris terakhir isi .
37. Perhatikan pantun berikut!
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Baris yang merupakan sampiran adalah ….
a. Sari kelapa buah nira – Ibu datang bawa hadiah
b. Sari kelapa buah nira – Nira diolah untuk sedekah
c. Nira diolah untuk sedekah – Gembira hati tiada terkira
d. Gembira hati tiada terkira – Ibu datang bawa hadiah
Jawaban: B
Pembahasan: Sampiran adalah dua baris pertama pantun, yaitu “Sari kelapa buah nira” dan “Nira diolah untuk sedekah” .
38. “Mendapat kawan senang rasanya / Tentu boleh kita berkenalan”
Larik tersebut termasuk ….
a. Sampiran pantun
b. Isi pantun
c. Syair
d. Gurindam
Jawaban: B
Pembahasan: Dua baris yang berisi pesan atau maksud merupakan isi pantun .
39. Ciri-ciri syair adalah ….
a. 4 baris, bersajak a-b-a-b, ada sampiran
b. 4 baris, bersajak a-a-a-a, semua baris isi
c. 2 baris, bersajak a-a, berisi nasihat
d. 4 baris, jumlah suku kata bebas
Jawaban: B
Pembahasan: Syair memiliki ciri: terdiri atas 4 baris dalam satu bait, bersajak a-a-a-a, dan semua baris merupakan isi (tidak ada sampiran) .
40. Tema syair “Wahai pemuda kenali dirimu / Ialah perahu tamsil tubuhmu / Tiadalah berapa lama hidupmu / Ke akhirat juga kekal dirimu” adalah ….
a. Pentingnya pendidikan
b. Kekekalan hidup di akhirat
c. Pemuda harus mengenali dirinya karena hidup sementara
d. Perahu sebagai kiasan kehidupan
Jawaban: C
Pembahasan: Syair tersebut mengingatkan pemuda bahwa hidup di dunia hanya sementara, sehingga harus mengenali diri dan mempersiapkan kehidupan akhirat .
41. Perbedaan pantun dan syair terletak pada ….
a. Jumlah bait
b. Rima dan keberadaan sampiran
c. Penggunaan bahasa
d. Panjang baris
Jawaban: B
Pembahasan: Pantun bersajak a-b-a-b dengan sampiran-isi, sedangkan syair bersajak a-a-a-a tanpa sampiran .
42. “Jika ingin berilmu tinggi / Maka harus rajin membaca”
Kutipan tersebut merupakan contoh ….
a. Pantun
b. Syair
c. Gurindam
d. Puisi modern
Jawaban: C
Pembahasan: Gurindam terdiri atas 2 baris dalam sebait, bersajak a-a, berisi nasihat atau kata mutiara .
Bab 6: Mengapresiasi dan Mengkreasikan Fabel
43. Fabel adalah cerita yang tokoh utamanya adalah ….
a. Manusia dengan berbagai masalahnya
b. Hewan yang berperilaku seperti manusia
c. Tumbuhan yang bisa berbicara
d. Benda mati yang hidup
Jawaban: B
Pembahasan: Fabel adalah cerita fiksi tentang kehidupan hewan yang berperilaku dan memiliki karakter seperti manusia (bisa berbicara, berpikir, dll) .
44. Nilai yang terkandung dalam fabel “Kancil dan Buaya” adalah ….
a. Kerja keras membuahkan hasil
b. Kecerdikan dapat mengalahkan kekuatan fisik
c. Kesombongan membawa kehancuran
d. Kejujuran adalah segalanya
Jawaban: B
Pembahasan: Fabel Kancil dan Buaya mengajarkan bahwa dengan kecerdikan, makhluk yang kecil/lemah dapat mengalahkan yang besar/kuat .
45. Struktur teks fabel yang benar adalah ….
a. Orientasi – Komplikasi – Resolusi – Koda (opsional)
b. Pendahuluan – Isi – Penutup
c. Abstrak – Orientasi – Krisis – Reaksi – Koda
d. Tesis – Argumentasi – Penegasan ulang
Jawaban: A
Pembahasan: Fabel termasuk teks narasi yang memiliki struktur orientasi (pengenalan tokoh/latar), komplikasi (konflik), resolusi (penyelesaian), dan koda (opsional).
46. “Pada zaman dahulu, di sebuah hutan yang lebat, hiduplah seekor kelinci yang sombong.”
Kutipan tersebut termasuk bagian …. fabel.
a. Resolusi
b. Komplikasi
c. Orientasi
d. Koda
Jawaban: C
Pembahasan: Kutipan tersebut memperkenalkan waktu (zaman dahulu), tempat (hutan lebat), dan tokoh (kelinci sombong), yaitu bagian orientasi.
Bab 7-8: Surat Pribadi, Surat Dinas, dan Membaca Efektif
47. Berikut yang membedakan surat pribadi dan surat dinas adalah ….
a. Surat pribadi menggunakan bahasa tidak resmi, surat dinas menggunakan bahasa resmi
b. Surat pribadi selalu panjang, surat dinas pendek
c. Surat pribadi diketik, surat dinas ditulis tangan
d. Tidak ada perbedaan
Jawaban: A
Pembahasan: Surat pribadi menggunakan bahasa santai/akrab sesuai hubungan pengirim dan penerima, sedangkan surat dinas menggunakan bahasa baku dan formal.
48. Bagian surat yang berisi salam pembuka dan kabar/sapaan adalah ….
a. Penutup surat
b. Isi surat
c. Pembuka surat
d. Kop surat
Jawaban: C
Pembahasan: Pembuka surat berisi salam pembuka (Assalamualaikum, Salam sejahtera) dan kalimat sapaan atau kabar.
49. Ide pokok paragraf adalah ….
a. Kalimat terpanjang dalam paragraf
b. Gagasan utama yang menjadi dasar pengembangan paragraf
c. Kalimat pertama dalam paragraf
d. Seluruh kalimat dalam paragraf
Jawaban: B
Pembahasan: Ide pokok (gagasan utama) adalah inti permasalahan yang dibahas dalam suatu paragraf.
50. Cara menemukan ide pokok dalam paragraf adalah dengan ….
a. Membaca cepat seluruh paragraf tanpa memahami
b. Mencari kalimat yang paling umum dan didukung kalimat lain
c. Menghitung jumlah kata dalam paragraf
d. Membaca hanya kalimat terakhir
Jawaban: B
Pembahasan: Ide pokok biasanya terdapat dalam kalimat utama yang bersifat umum dan didukung oleh kalimat-kalimat penjelas lainnya.
Kesimpulan dan Pesan Moral
Selamat! Kamu telah menyelesaikan 50 soal pilihan ganda Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP/MTs berdasarkan Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017.
Dari kuis ini, ada beberapa poin penting yang bisa kamu simpulkan:
- Teks Deskripsi (Bab 1): Bertujuan menggambarkan objek secara rinci dengan melibatkan panca indera. Strukturnya: identifikasi → deskripsi bagian → simpulan .
- Cerita Fantasi (Bab 2): Cerita imajinatif yang mengandung hal-hal tidak logis atau tidak mungkin terjadi di dunia nyata .
- Teks Prosedur (Bab 3): Berisi langkah-langkah sistematis untuk melakukan sesuatu. Ciri khasnya: menggunakan kata kerja imperatif (perintah) .
- Laporan Hasil Observasi (Bab 4): Bersifat faktual dan objektif, disusun berdasarkan hasil pengamatan langsung .
- Puisi Rakyat (Bab 5): Meliputi pantun (bersajak a-b-a-b, ada sampiran), syair (bersajak a-a-a-a, semua baris isi), dan gurindam (2 baris, bersajak a-a) .
- Fabel (Bab 6): Cerita dengan tokoh hewan yang berperilaku seperti manusia, mengandung pesan moral .
Tips Belajar Efektif:
- Bacalah kembali rangkuman di setiap akhir bab pada buku siswa.
- Perbanyak latihan soal dari berbagai sumber.
- Diskusikan jawaban yang masih ragu dengan guru atau teman.
Bagikan artikel ini kepada teman-teman sekelasmu agar mereka juga bisa berlatih! Jangan lupa untuk membaca kuis-kuis lainnya di elibrary.id. Sampai jumpa di materi Bahasa Indonesia kelas 7 semester 2! 📚✨
KUIS (Isian Singkat): Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP/MTs (K13 Edisi Revisi 2017) + Jawaban & Pembahasan
Halo, Sahabat Belajar!
Selamat datang di sesi latihan soal Isian Singkat mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk Kelas 7 SMP/MTs berdasarkan Kurikulum 2013 (K13) Edisi Revisi 2017 .
Setelah sebelumnya kita berlatih soal pilihan ganda, kini saatnya menguji daya ingat dan pemahaman konsepmu dengan format soal Isian Singkat. Format ini sangat baik untuk melatih kemampuan mengingat istilah-istilah penting, struktur teks, serta ciri kebahasaan tanpa adanya pilihan jawaban.
Buku siswa Bahasa Indonesia Kelas 7 ini ditulis oleh Titik Harsiati, Agus Trianto, dan E. Kosasih, serta diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan . Buku ini terdiri atas 8 bab yang membahas berbagai jenis teks, mulai dari teks deskripsi, cerita fantasi, teks prosedur, laporan hasil observasi, puisi rakyat, fabel, surat, hingga menjadi pembaca efektif .
Yuk, kita buktikan seberapa dalam pemahamanmu! Petunjuk: Bacalah setiap pertanyaan dengan cermat. Isilah titik-titik dengan jawaban yang paling tepat dan singkat.
📋 Daftar Isi / Outline Materi
- Soal Teks Deskripsi (Bab 1)
- Soal Cerita Fantasi (Bab 2)
- Soal Teks Prosedur (Bab 3)
- Soal Laporan Hasil Observasi (Bab 4)
- Soal Puisi Rakyat: Pantun, Syair, Gurindam (Bab 5)
- Soal Fabel (Bab 6)
- Soal Surat Pribadi & Surat Dinas (Bab 7)
- Soal Membaca Efektif (Bab 8)
Kumpulan Soal Isian Singkat (25 Butir)
Bab 1: Belajar Mendeskripsikan (Teks Deskripsi)
1. (Soal 1) Teks yang bertujuan menggambarkan objek secara terperinci sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan objek tersebut disebut teks …..
Jawaban: Deskripsi
Pembahasan: Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan objek secara rinci dan jelas. Tujuannya agar pembaca seakan-akan melihat, mendengar, atau merasakan langsung objek yang dideskripsikan .
2. (Soal 2) Struktur teks deskripsi terdiri atas identifikasi, deskripsi bagian, dan ….. (opsional).
Jawaban: Simpulan
Pembahasan: Struktur baku teks deskripsi meliputi identifikasi (pengenalan objek), deskripsi bagian (rincian ciri-ciri objek), dan simpulan (opsional) yang merangkum seluruh elemen tulisan.
3. (Soal 3) “Angin laut membelai lembut wajahku.” Kalimat tersebut mengandung majas ….. karena memberikan sifat manusia pada benda mati.
Jawaban: Personifikasi
Pembahasan: Personifikasi adalah majas yang memberikan sifat-sifat manusia pada benda mati. Kata “membelai” adalah sifat manusia, sehingga termasuk personifikasi.
4. (Soal 4) Bagian teks deskripsi yang berisi pengenalan nama objek, lokasi, dan gambaran umum disebut …..
Jawaban: Identifikasi
Pembahasan: Identifikasi adalah bagian awal teks deskripsi yang mengenalkan objek yang akan dideskripsikan secara umum.
5. (Soal 5) Dalam teks deskripsi, kata-kata yang digunakan cenderung pendek dan didominasi oleh kata yang tersusun dari satu sampai ….. suku kata.
Jawaban: Dua
Pembahasan: Berdasarkan analisis keterbacaan, teks deskripsi untuk kelas VII menggunakan kata-kata pendek yang didominasi kata bersuku kata satu sampai dua.
Bab 2: Memahami dan Mencipta Cerita Fantasi
6. (Soal 6) Cerita fantasi yang seluruh peristiwanya tidak mungkin terjadi di dunia nyata disebut fantasi …..
Jawaban: Total
Pembahasan: Fantasi total adalah cerita fantasi yang seluruh peristiwanya tidak mungkin terjadi di dunia nyata (misalnya: tokoh yang bisa terbang atau menghilang).
7. (Soal 7) Struktur cerita fantasi yang benar adalah orientasi – komplikasi – ….. (penyelesaian masalah).
Jawaban: Resolusi
Pembahasan: Struktur cerita fantasi terdiri atas orientasi (pengenalan), komplikasi (muncul masalah), dan resolusi (penyelesaian masalah) .
8. (Soal 8) Nama lain dari teks cerita fantasi adalah narasi ….., karena dihasilkan dari imajinasi penulis.
Jawaban: Imajinatif
Pembahasan: Cerita fantasi disebut juga narasi imajinatif karena cerita ini dihasilkan dari imajinasi penulis dan tidak terbatas pada realitas.
9. (Soal 9) Bagian cerita fantasi yang berisi pengenalan tokoh, latar, dan awal mula kejadian disebut …..
Jawaban: Orientasi
Pembahasan: Orientasi adalah bagian awal cerita yang memperkenalkan tokoh, waktu, tempat, dan situasi awal.
10. (Soal 10) Contoh cerita fantasi terkenal yang ditulis oleh J.K. Rowling adalah “Harry Potter dan …. Bertuah”.
Jawaban: Batu
Pembahasan: “Harry Potter and the Philosopher’s Stone” atau “Harry Potter dan Batu Bertuah” adalah contoh cerita fantasi yang sangat populer.
Bab 3: Mewariskan Budaya Melalui Teks Prosedur
11. (Soal 11) Teks yang berisi langkah-langkah melakukan sesuatu secara urut dan sistematis disebut teks …..
Jawaban: Prosedur
Pembahasan: Teks prosedur bertujuan memandu pembaca melakukan suatu kegiatan melalui langkah-langkah yang berurutan .
12. (Soal 12) Ciri kebahasaan teks prosedur yang paling menonjol adalah penggunaan kata kerja ….. (perintah).
Jawaban: Imperatif
Pembahasan: Teks prosedur banyak menggunakan kata kerja imperatif atau perintah seperti “ambil”, “masukkan”, “rebus”, dan “campur”.
13. (Soal 13) “Kecilkan api setelah air mendidih!” Kata “kecilkan” mengandung akhiran -kan yang menunjukkan kalimat …..
Jawaban: Perintah
Pembahasan: Kata berakhiran -kan seperti “kecilkan” dan “masukkan” sering muncul dalam teks prosedur sebagai kata kerja imperatif.
14. (Soal 14) Berdasarkan tujuannya, teks prosedur dibagi menjadi tiga: prosedur cara membuat, prosedur cara menggunakan, dan prosedur cara …..
Jawaban: Melakukan
Pembahasan: Teks prosedur dapat dibedakan menjadi prosedur cara membuat (sesuatu), cara menggunakan (alat), dan cara melakukan (kegiatan).
15. (Soal 15) Bagian teks prosedur yang berisi tujuan kegiatan disebut pernyataan …..
Jawaban: Tujuan
Pembahasan: Struktur teks prosedur diawali dengan pernyataan tujuan (goal) yang menjelaskan apa yang akan dicapai atau dibuat.
Bab 4: Menyibak Ilmu dalam Laporan Hasil Observasi
16. (Soal 16) Teks laporan hasil observasi (LHO) bersifat ….., artinya disusun berdasarkan fakta hasil pengamatan.
Jawaban: Faktual / Objektif
Pembahasan: Laporan hasil observasi harus disusun berdasarkan fakta di lapangan, bukan opini atau imajinasi penulis .
17. (Soal 17) Struktur teks laporan hasil observasi terdiri atas pernyataan umum, deskripsi bagian, dan ….. (opsional).
Jawaban: Simpulan
Pembahasan: Laporan hasil observasi memiliki struktur pernyataan umum (klasifikasi), deskripsi bagian, dan simpulan (opsional).
18. (Soal 18) Dalam teks LHO, informasi yang disajikan merupakan hasil ….. terkini yang sudah terbukti kebenarannya.
Jawaban: Penelitian
Pembahasan: Informasi dalam teks laporan hasil observasi harus merupakan hasil penelitian terkini yang sudah terverifikasi.
19. (Soal 19) Penulis laporan hasil observasi hanya melaporkan apa yang dilihat dan diketahui berdasarkan hasil analisis serta ….. nya.
Jawaban: Observasi
Pembahasan: Penulis LHO tidak boleh menambahkan opini pribadi, hanya melaporkan hasil observasi .
20. (Soal 20) Teks laporan hasil observasi menggambarkan sesuatu secara umum dan sesuai fakta secara logis serta menggunakan bahasa yang …. dan benar.
Jawaban: Baik
Pembahasan: Penggunaan bahasa yang baik dan benar sesuai kaidah kebahasaan sangat penting dalam LHO .
Bab 5: Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat
21. (Soal 21) Pantun terdiri atas ….. baris dalam satu bait dengan pola sajak a-b-a-b.
Jawaban: 4 (empat)
Pembahasan: Pantun memiliki ciri: 4 baris dalam satu bait, bersajak a-b-a-b, dua baris pertama sampiran, dua baris terakhir isi .
22. (Soal 22) Dua baris pertama pantun disebut ….. yang berfungsi sebagai pengantar menuju isi.
Jawaban: Sampiran
Pembahasan: Sampiran adalah dua baris awal pantun yang biasanya berisi gambaran alam atau suasana, berfungsi sebagai pengantar rima.
23. (Soal 23) Puisi rakyat yang terdiri atas 4 baris dalam satu bait, bersajak a-a-a-a, dan semua baris adalah isi disebut …..
Jawaban: Syair
Pembahasan: Syair berbeda dengan pantun karena tidak memiliki sampiran dan semua barisnya berisi pesan atau cerita.
24. (Soal 24) Jenis puisi rakyat yang terdiri atas 2 baris dalam satu bait dan bersajak a-a disebut …..
Jawaban: Gurindam
Pembahasan: Gurindam terdiri atas 2 baris dalam satu bait, bersajak a-a, dan berisi nasihat atau kata mutiara .
25. (Soal 25) Tiga jenis puisi rakyat yang dipelajari di kelas 7 adalah pantun, syair, dan …..
Jawaban: Gurindam
Pembahasan: Puisi rakyat meliputi pantun (4 baris, a-b-a-b, ada sampiran), syair (4 baris, a-a-a-a), dan gurindam (2 baris, a-a) .
Kesimpulan dan Pesan Moral
Selamat! Kamu telah menyelesaikan 25 soal Isian Singkat Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP/MTs berdasarkan Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 .
Dari kuis ini, ada beberapa poin penting yang bisa kamu simpulkan:
- Teks Deskripsi (Bab 1): Teks yang menggambarkan objek secara rinci. Strukturnya: identifikasi → deskripsi bagian → simpulan. Mengandung majas seperti personifikasi .
- Cerita Fantasi (Bab 2): Cerita imajinatif yang mengandung hal-hal tidak logis. Strukturnya: orientasi → komplikasi → resolusi. Terbagi menjadi fantasi total dan fantasi sebagian .
- Teks Prosedur (Bab 3): Berisi langkah-langkah sistematis. Ciri khasnya: menggunakan kata kerja imperatif (perintah). Jenisnya: cara membuat, cara menggunakan, cara melakukan.
- Laporan Hasil Observasi (Bab 4): Bersifat faktual dan objektif, disusun berdasarkan hasil pengamatan langsung. Strukturnya: pernyataan umum → deskripsi bagian → simpulan .
- Puisi Rakyat (Bab 5): Meliputi pantun (4 baris, a-b-a-b, ada sampiran), syair (4 baris, a-a-a-a), dan gurindam (2 baris, a-a) .
- Fabel (Bab 6): Cerita dengan tokoh hewan yang berperilaku seperti manusia.
- Surat (Bab 7): Surat pribadi (bahasa tidak resmi) vs surat dinas (bahasa resmi).
- Membaca Efektif (Bab 8): Kemampuan menemukan ide pokok dan merangkum bacaan.
Tips Belajar Efektif:
- Bacalah kembali rangkuman di setiap akhir bab pada buku siswa
- Perbanyak latihan soal dari berbagai sumber
- Diskusikan jawaban yang masih ragu dengan guru atau teman
Bagikan artikel ini kepada teman-teman sekelasmu agar mereka juga bisa berlatih! Jangan lupa untuk membaca kuis pilihan ganda Bahasa Indonesia Kelas 7 kami yang lain. Sampai jumpa di materi Bahasa Indonesia kelas 7 semester 2! 📚✨
KUIS (Soal Uraian/Essay): Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP/MTs (K13 Edisi Revisi 2017) + Jawaban & Pembahasan
Halo, Sahabat Belajar!
Selamat datang di sesi latihan soal Uraian (Essay) mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk Kelas 7 SMP/MTs berdasarkan Kurikulum 2013 (K13) Edisi Revisi 2017 .
Format soal uraian adalah yang paling menantang karena kamu harus menjelaskan konsep secara lengkap dengan kata-katamu sendiri, tanpa pilihan jawaban. Format ini sangat baik untuk melatih kemampuan berpikir kritis, menganalisis, dan mengekspresikan gagasan secara sistematis .
Buku siswa Bahasa Indonesia Kelas 7 ini ditulis oleh Titik Harsiati, Agus Trianto, dan E. Kosasih, serta diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku ini terdiri atas 8 bab yang membahas berbagai jenis teks: teks deskripsi, cerita fantasi, teks prosedur, laporan hasil observasi, puisi rakyat, fabel, surat, hingga menjadi pembaca efektif .
Petunjuk: Bacalah setiap pertanyaan dengan cermat. Jawablah dengan uraian yang jelas, sistematis, dan lengkap. Semakin detail jawabanmu, semakin baik pemahamanmu!
📋 Daftar Isi / Outline Materi
- Soal Teks Deskripsi (Bab 1)
- Soal Cerita Fantasi (Bab 2)
- Soal Teks Prosedur (Bab 3)
- Soal Laporan Hasil Observasi (Bab 4)
- Soal Puisi Rakyat: Pantun, Syair, Gurindam (Bab 5)
- Soal Fabel (Bab 6)
- Soal Surat Pribadi & Surat Dinas (Bab 7)
- Soal Membaca Efektif (Bab 8)
Kumpulan Soal Uraian (25 Butir)
Bab 1: Belajar Mendeskripsikan (Teks Deskripsi)
1. (Soal 1) Jelaskan apa yang dimaksud dengan teks deskripsi! Sebutkan tiga ciri utamanya!
Jawaban:
Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu objek, tempat, atau peristiwa secara terperinci sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan langsung objek yang dideskripsikan.
Tiga ciri utama teks deskripsi:
- Menggambarkan objek secara konkret dan detail
- Menggunakan bahasa yang imajinatif dan melibatkan panca indera (penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan, pengecapan)
- Bersifat subjektif karena menggambarkan sudut pandang penulis
Pembahasan: Teks deskripsi bertujuan membuat pembaca seakan-akan mengalami sendiri apa yang dideskripsikan penulis. Ciri keterlibatan panca indera inilah yang membedakan teks deskripsi dengan jenis teks lainnya .
2. (Soal 2) Sebutkan dan jelaskan struktur teks deskripsi!
Jawaban:
Struktur teks deskripsi terdiri atas tiga bagian:
- Identifikasi: Bagian awal yang berisi pengenalan nama objek, lokasi, dan gambaran umum objek yang akan dideskripsikan.
- Deskripsi Bagian: Bagian inti yang berisi rincian ciri-ciri khusus objek, meliputi warna, ukuran, bentuk, bau, rasa, atau suara objek tersebut.
- Simpulan (opsional): Bagian akhir yang merangkum seluruh elemen tulisan, berisi kesan atau pesan penulis terhadap objek yang dideskripsikan.
Pembahasan: Struktur ini membantu pembaca memahami objek secara bertahap, dari pengenalan umum hingga detail spesifik .
3. (Soal 3) Berikan contoh kalimat yang mengandung majas personifikasi dalam teks deskripsi! Jelaskan mengapa kalimat tersebut termasuk personifikasi!
Jawaban:
Contoh kalimat: “Angin laut membelai lembut wajahku.”
Penjelasan: Kalimat tersebut termasuk personifikasi karena memberikan sifat-sifat manusia kepada benda mati (angin). Kata “membelai” adalah tindakan yang biasanya dilakukan oleh manusia untuk menunjukkan kasih sayang. Dengan menggunakan majas personifikasi, deskripsi menjadi lebih hidup dan imajinatif.
Alternatif jawaban lain yang benar:
- “Pohon-pohon melambai-lambai menyambut kedatanganku.” (kata “melambai-lambai” adalah sifat manusia)
- “Matahari tersenyum cerah pagi ini.” (kata “tersenyum” adalah sifat manusia)
Pembahasan: Personifikasi adalah salah satu majas yang paling sering digunakan dalam teks deskripsi untuk membuat objek terasa lebih hidup dan dekat dengan pembaca.
4. (Soal 4) Mengapa teks deskripsi penting menggunakan kata-kata yang melibatkan panca indera? Berikan contohnya!
Jawaban:
Teks deskripsi penting menggunakan kata-kata yang melibatkan panca indera karena:
- Membantu pembaca membayangkan objek secara nyata
- Membuat pembaca seolah-olah mengalami langsung apa yang dideskripsikan
- Meningkatkan daya imajinasi dan penghayatan pembaca
Contoh kata-kata yang melibatkan panca indera:
- Penglihatan: merah, biru, terang, gelap, lonjong, persegi
- Pendengaran: gemericik, desir, merdu, bising, hening
- Penciuman: wangi, harum, anyir, busuk, segar
- Perabaan: lembut, kasar, halus, dingin, panas
- Pengecapan: manis, asam, pahit, asin, gurih
Pembahasan: Semakin banyak panca indera yang terlibat, semakin hidup deskripsi yang dihasilkan .
5. (Soal 5) Buatlah sebuah paragraf deskripsi singkat tentang “suasana kelas saat jam istirahat” dengan melibatkan minimal dua panca indera!
Jawaban:
“Suasana kelas saat jam istirahat sangat ramai. Terdengar suara tawa dan obrolan riang siswa yang sedang makan siang bersama (indra pendengaran). Aroma nasi bungkus dan lauk pauk yang bermacam-macam semerbak di seluruh ruangan, membuat perut keroncongan ingin segera menyantapnya (indra penciuman). Beberapa teman terlihat asyik bermain kartu di pojok kelas, sesekali mereka tertawa lepas.”
Pembahasan: Paragraf di atas melibatkan indra pendengaran (tawa, obrolan riang) dan indra penciuman (aroma nasi bungkus), sehingga pembaca dapat membayangkan suasana kelas dengan lebih hidup.
Bab 2: Memahami dan Mencipta Cerita Fantasi
6. (Soal 6) Apa yang dimaksud dengan cerita fantasi? Sebutkan dua jenis cerita fantasi berdasarkan kadar realitasnya!
Jawaban:
Cerita fantasi adalah cerita fiksi yang mengandung unsur imajinatif, hal-hal gaib, atau keajaiban yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata.
Dua jenis cerita fantasi berdasarkan kadar realitasnya:
- Fantasi Total: Cerita fantasi yang seluruh peristiwanya tidak mungkin terjadi di dunia nyata (contoh: tokoh bisa terbang, menghilang, atau memiliki kekuatan super).
- Fantasi Sebagian: Cerita fantasi yang hanya sebagian peristiwanya bersifat fantasi, sedangkan latar atau tokohnya masih ada di dunia nyata (contoh: anak biasa menemukan benda ajaib).
Pembahasan: Perbedaan utama kedua jenis ini terletak pada seberapa jauh cerita menyimpang dari realitas sehari-hari .
7. (Soal 7) Jelaskan struktur teks cerita fantasi! Berikan penjelasan singkat untuk setiap bagiannya!
Jawaban:
Struktur teks cerita fantasi terdiri atas:
- Orientasi: Bagian awal yang memperkenalkan tokoh, latar (tempat, waktu, suasana), dan awal mula cerita. Berfungsi untuk memberikan gambaran awal kepada pembaca.
- Komplikasi: Bagian yang berisi munculnya masalah atau konflik yang dialami tokoh. Konflik inilah yang menjadi inti cerita fantasi.
- Resolusi: Bagian akhir yang berisi penyelesaian masalah. Resolusi bisa berupa solusi yang membahagiakan (happy ending) atau sebaliknya (sad ending).
- Koda (opsional): Bagian penutup yang berisi pesan moral atau komentar penulis terhadap cerita.
Pembahasan: Struktur ini membantu pembaca mengikuti alur cerita secara logis dari awal hingga akhir .
8. (Soal 8) Perhatikan kutipan cerita fantasi berikut!
“Pada suatu malam, Rara tidak sengaja menemukan sebuah botol tua di loteng rumahnya. Saat ia membuka tutup botol itu, tiba-tiba muncul asap tebal dan sesosok jin raksasa berdiri di hadapannya. Rara sangat terkejut dan takut.”
Tentukan bagian struktur cerita fantasi dari kutipan di atas! Jelaskan alasanmu!
Jawaban:
Kutipan tersebut termasuk bagian orientasi.
Alasan:
- Kutipan memperkenalkan tokoh utama, yaitu “Rara”
- Kutipan memperkenalkan latar tempat, yaitu “loteng rumah”
- Kutipan memperkenalkan latar waktu, yaitu “pada suatu malam”
- Kutipan menunjukkan awal mula munculnya kejadian aneh/fantasi (jin raksasa muncul dari botol)
Kutipan ini belum masuk ke komplikasi karena konflik utama cerita (apa yang akan dilakukan Rara menghadapi jin tersebut) belum berkembang.
Pembahasan: Orientasi berfungsi sebagai fondasi cerita. Tanpa orientasi yang jelas, pembaca akan bingung dengan tokoh dan latar cerita.
9. (Soal 9) Sebutkan tiga ciri kebahasaan teks cerita fantasi!
Jawaban:
Tiga ciri kebahasaan teks cerita fantasi:
- Menggunakan kata ganti dan nama orang sebagai sudut pandang penceritaan (contoh: aku, mereka, dia, Rara, si Kancil)
- Menggunakan kata sambung penanda urutan waktu (contoh: kemudian, lalu, setelah itu, akhirnya, pada suatu hari)
- Menggunakan kata kerja yang menggambarkan aksi atau tindakan tokoh (contoh: terbang, menghilang, berubah, berlari, menangis)
Pembahasan: Ciri-ciri ini membantu cerita fantasi terasa hidup dan mengalir secara kronologis .
10. (Soal 10) Buatlah sebuah paragraf pendek (3-4 kalimat) yang merupakan bagian komplikasi dari cerita fantasi bertema “petualangan di hutan ajaib”!
Jawaban:
“Namun, di tengah perjalanan pulang, Raka dan Kiko tersesat di bagian hutan yang gelap dan angker. Tiba-tiba, mereka mendengar suara lolongan serigala raksasa dari balik semak-semak. Kiko mencoba melarikan diri, tetapi kakinya terjerat akar pohon yang tiba-tiba bergerak sendiri seperti ular raksasa!”
Pembahasan: Paragraf di atas menunjukkan munculnya konflik (tersesat, lolongan serigala, akar pohon bergerak) yang mengancam tokoh utama. Inilah esensi dari bagian komplikasi dalam cerita fantasi.
Bab 3: Mewariskan Budaya Melalui Teks Prosedur
11. (Soal 11) Apa pengertian teks prosedur? Sebutkan tiga tujuan dari teks prosedur!
Jawaban:
Teks prosedur adalah teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan yang harus dipenuhi secara sistematis dan berurutan untuk melakukan suatu kegiatan .
Tiga tujuan teks prosedur:
- Membantu pembaca memahami bagaimana melakukan suatu kegiatan atau membuat sesuatu secara tepat
- Memastikan kegiatan dilakukan dengan urutan yang benar sehingga hasilnya optimal
- Memberikan panduan yang jelas dan sistematis untuk mencapai tujuan tertentu
Pembahasan: Teks prosedur sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari resep masakan, cara menggunakan alat, hingga prosedur keselamatan .
12. (Soal 12) Sebutkan dan jelaskan struktur teks prosedur!
Jawaban:
Struktur teks prosedur terdiri atas tiga bagian :
- Tujuan: Bagian awal yang berisi pernyataan tentang apa yang akan dibuat, dilakukan, atau dicapai. Biasanya diawali dengan kalimat “Cara Membuat…”, “Langkah-langkah…”, atau “Prosedur…”.
- Alat dan Bahan (opsional): Bagian yang berisi daftar alat dan bahan yang diperlukan untuk melakukan kegiatan. Tidak semua teks prosedur memiliki bagian ini (misalnya prosedur cara melakukan gerakan senam tidak memerlukan bahan).
- Langkah-langkah: Bagian inti yang berisi urutan kegiatan secara sistematis dan kronologis. Setiap langkah harus dilakukan secara berurutan agar hasilnya maksimal.
Pembahasan: Urutan langkah yang tepat sangat penting dalam teks prosedur. Jika langkah terbalik, hasilnya bisa gagal .
13. (Soal 13) Apa yang dimaksud dengan kalimat imperatif dalam teks prosedur? Berikan tiga contoh kalimat imperatif!
Jawaban:
Kalimat imperatif adalah kalimat perintah yang digunakan dalam teks prosedur untuk mengarahkan pembaca melakukan suatu tindakan. Ciri kalimat imperatif adalah menggunakan kata kerja berakhiran -kan, -lah, atau kata perintah langsung .
Tiga contoh kalimat imperatif:
- “Panaskan air hingga mendidih!”
- “Masukkan mie ke dalam air panas!”
- “Aduklah bumbu hingga merata!”
Alternatif jawaban lain:
- “Potong sayuran sesuai selera!”
- “Kecilkan api setelah lima menit!”
- “Tuangkan saus di atas nasi!”
Pembahasan: Kalimat imperatif membedakan teks prosedur dengan teks jenis lain. Tanpa kalimat perintah, teks prosedur akan kehilangan fungsi panduannya .
14. (Soal 14) Mengapa keterurutan langkah sangat penting dalam teks prosedur? Berikan contoh nyata!
Jawaban:
Keterurutan langkah sangat penting dalam teks prosedur karena:
- Menentukan keberhasilan kegiatan: Jika langkah tidak urut, hasil yang diperoleh bisa gagal atau tidak sesuai harapan.
- Menjamin keselamatan: Pada prosedur tertentu (misalnya penggunaan alat elektronik), langkah yang tidak urut bisa membahayakan pengguna.
- Menghemat waktu dan tenaga: Urutan yang logis membuat kegiatan lebih efisien.
Contoh nyata: Dalam prosedur “Cara Memasak Mie Instan”, langkah yang benar adalah:
- Rebus air terlebih dahulu → Masukkan mie → Tunggu hingga matang → Tuang bumbu.
Jika urutan dibalik (bumbu dimasukkan sebelum air mendidih), mie tidak akan matang dengan sempurna.
Pembahasan: Keterurutan langkah adalah ciri utama yang membedakan teks prosedur dengan teks jenis lain .
15. (Soal 15) Buatlah sebuah teks prosedur singkat (3-5 langkah) tentang “Cara mencuci tangan yang benar”!
Jawaban:
Cara Mencuci Tangan yang Benar
Tujuan: Membasmi kuman dan menjaga kebersihan tangan.
Langkah-langkah:
- Basahi kedua tangan dengan air mengalir yang bersih.
- Tuangkan sabun cair secukupnya ke telapak tangan.
- Gosok kedua telapak tangan, sela-sela jari, punggung tangan, dan ujung jari secara bergantian selama 20 detik.
- Bilas tangan dengan air mengalir hingga bersih.
- Keringkan tangan menggunakan handuk bersih atau tisu.
Pembahasan: Teks prosedur di atas memiliki struktur yang lengkap: tujuan dan langkah-langkah yang urut serta mudah diikuti .
Bab 4: Menyibak Ilmu dalam Laporan Hasil Observasi
16. (Soal 16) Jelaskan perbedaan teks laporan hasil observasi dengan teks deskripsi!
Jawaban:
Perbedaan teks laporan hasil observasi dan teks deskripsi:
| Aspek | Laporan Hasil Observasi | Teks Deskripsi |
| Sifat | Objektif (berdasarkan fakta) | Subjektif (berdasarkan sudut pandang penulis) |
| Tujuan | Menyampaikan hasil pengamatan secara ilmiah | Membuat pembaca seolah-olah melihat objek |
| Bahasa | Menggunakan istilah teknis/ilmiah | Menggunakan bahasa imajinatif dan majas |
| Struktur | Pernyataan umum – deskripsi bagian – simpulan | Identifikasi – deskripsi bagian – simpulan |
Pembahasan: Meskipun sama-sama menggambarkan sesuatu, LHO harus faktual, sedangkan teks deskripsi boleh imajinatif .
17. (Soal 17) Sebutkan tiga ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi!
Jawaban:
Tiga ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi:
- Menggunakan istilah teknis sesuai bidang yang dilaporkan (contoh: fotosintesis, ekosistem, habitat, polutan)
- Menggunakan kata kerja pengelompokan (contoh: digolongkan, dibagi menjadi, diklasifikasikan, termasuk)
- Menggunakan kata benda dan frasa benda yang spesifik untuk menjelaskan objek observasi (contoh: karnivora, herbivora, mamalia laut)
Pembahasan: Ciri-ciri ini membantu LHO menyajikan informasi secara ilmiah dan sistematis.
18. (Soal 18) Mengapa teks laporan hasil observasi harus bersifat faktual dan objektif?
Jawaban:
Teks laporan hasil observasi harus bersifat faktual dan objektif karena:
- Fungsi sebagai sumber informasi: LHO digunakan sebagai sumber data atau referensi ilmiah. Jika tidak faktual, informasi yang disampaikan akan menyesatkan.
- Mendukung pengambilan keputusan: LHO sering menjadi dasar pengambilan keputusan (misalnya penelitian lingkungan untuk kebijakan pemerintah). Opini subjektif tidak boleh memengaruhi keputusan tersebut.
- Menjaga kredibilitas penulis: Laporan yang objektif meningkatkan kepercayaan pembaca terhadap penulis dan hasil pengamatannya.
- Sesuai kaidah keilmuan: Setiap laporan ilmiah harus dapat diuji kebenarannya oleh pihak lain (replikasi).
Pembahasan: Opini pribadi tidak boleh masuk dalam LHO karena akan mengurangi nilai ilmiah laporan tersebut .
Bab 5: Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat
19. (Soal 19) Jelaskan perbedaan pantun, syair, dan gurindam dalam bentuk tabel!
Jawaban:
Perbedaan pantun, syair, dan gurindam:
| Aspek | Pantun | Syair | Gurindam |
| Jumlah baris | 4 baris per bait | 4 baris per bait | 2 baris per bait |
| Rima/sajak | a-b-a-b | a-a-a-a | a-a |
| Sampiran | Ada (2 baris pertama) | Tidak ada | Tidak ada |
| Isi | 2 baris terakhir | Semua baris | Kedua baris (baris 1 sebab/baris 2 akibat) |
| Contoh | “Jalan-jalan ke Kota Blitar / Jangan lupa beli pepaya / Jika kamu ingin pintar / Belajar yang rajin dan doa” | “Wahai pemuda kenali dirimu / Ialah perahu tamsil tubuhmu / Tiadalah berapa lama hidupmu / Ke akhirat juga kekal dirimu” | “Kurang pangan dapat sakit / Kurang iman dapat sesat” |
Pembahasan: Ketiga puisi rakyat ini memiliki fungsi yang berbeda. Pantun untuk menyampaikan pesan secara tidak langsung, syair untuk bercerita, gurindam untuk nasihat .
20. (Soal 20) Buatlah satu bait pantun dengan tema “rajin belajar”! Pastikan memenuhi ciri-ciri pantun yang benar!
Jawaban:
Contoh pantun tema “rajin belajar”:
Pagi-pagi makan bubur
Bubur dicampur ikan asin
Jika kamu ingin pintar
Belajarlah jangan kau berhenti
Atau:
Jalan-jalan ke Kota Solo
Membeli batik dan ketupat
Ilmu tidak akan amblas begitu
Kalau belajar tidak pernah berhenti
Pembahasan: Pantun di atas memiliki ciri: 4 baris, rima a-b-a-b (bubur-pintar tidak sama tapi suku kata akhir cenderung mirip; asin-henti). Baris 1-2 sampiran, baris 3-4 isi berisi pesan tentang belajar.
21. (Soal 21) Sebutkan ciri-ciri gurindam! Berikan satu contoh gurindam!
Jawaban:
Ciri-ciri gurindam :
- Terdiri atas 2 baris dalam satu bait
- Setiap baris memiliki jumlah suku kata sekitar 10-14 kata
- Rima atau sajak pada setiap baris bersajak a-a, b-b, c-c, dan seterusnya
- Baris pertama berisi soal, masalah, atau syarat
- Baris kedua berisi jawaban atau akibat dari baris pertama
- Berisi nasihat, kata mutiara, atau filosofi hidup
Contoh gurindam:
- “Kurang pangan dapat sakit / Kurang iman dapat sesat”
- “Barang siapa mengenal diri / Maka tahu akan Tuhan yang sejati”
- “Apabila terpelihara mata / Sedikitlah cita-cita”
Pembahasan: Berbeda dengan pantun yang memiliki sampiran, gurindam langsung pada isi pesan. Setiap baris saling berhubungan sebab-akibat .
Bab 6: Mengapresiasi dan Mengkreasikan Fabel
22. (Soal 22) Apa yang dimaksud dengan fabel? Sebutkan tiga ciri-ciri fabel!
Jawaban:
Fabel adalah cerita fiksi tentang kehidupan hewan yang berperilaku dan memiliki karakter seperti manusia .
Tiga ciri-ciri fabel:
- Tokoh utamanya adalah hewan yang bisa berbicara, berpikir, dan bertindak seperti manusia
- Mengandung pesan moral atau amanat yang bisa dipetik pembaca
- Cerita bersifat imajinatif (fiksi) dan tidak nyata
Ciri tambahan:
- Hewan-hewan dalam fabel memiliki karakter khusus (kancil cerdik, buaya rakus, semut rajin, belalang pemalas)
- Bersifat mendidik dan menghibur
Pembahasan: Fabel berbeda dengan cerita hewan biasa karena hewan dalam fabel diberi sifat-sifat manusia (antropomorfisme). Pesan moral dalam fabel biasanya disampaikan secara implisit.
23. (Soal 23) Sebutkan struktur teks fabel dan jelaskan masing-masing bagian!
Jawaban:
Struktur teks fabel :
- Orientasi: Bagian awal yang berisi pengenalan tokoh hewan, latar tempat, latar waktu, dan suasana. Pembaca dikenalkan dengan siapa, di mana, dan kapan cerita berlangsung.
- Komplikasi: Bagian yang berisi munculnya konflik atau masalah yang dialami tokoh hewan. Konflik ini bisa terjadi antar tokoh atau antara tokoh dengan lingkungannya.
- Resolusi: Bagian penyelesaian masalah. Pada bagian ini, konflik yang terjadi mendapatkan jalan keluar, bisa berupa keberhasilan atau kegagalan tokoh.
- Koda (opsional): Bagian akhir yang berisi pesan moral atau amanat yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Koda bisa berupa kalimat langsung seperti “Maka janganlah engkau…”
Pembahasan: Struktur fabel mirip dengan cerita fantasi karena fabel termasuk jenis cerita narasi .
Bab 7: Berkorespondensi dengan Surat Pribadi dan Surat Dinas
24. (Soal 24) Jelaskan perbedaan surat pribadi dan surat dinas! Sebutkan minimal 3 perbedaan!
Jawaban:
Surat pribadi dan surat dinas memiliki beberapa perbedaan mendasar, antara lain:
- Perbedaan dari segi Bahasa:
- Surat Pribadi: Menggunakan bahasa tidak resmi, santai, dan akrab (sesuai dengan hubungan pengirim dan penerima).
- Surat Dinas: Menggunakan bahasa resmi, baku, dan formal.
- Perbedaan dari segi Struktur/Kelengkapan:
- Surat Pribadi: Struktur tidak selalu lengkap (bisa tanpa nomor surat, lampiran, atau perihal).
- Surat Dinas: Struktur harus lengkap (terdiri atas kop surat, nomor surat, lampiran, perihal, dan tembusan).
- Perbedaan dari segi Bentuk dan Kepala Surat (Kop):
- Surat Pribadi: Tidak menggunakan kop surat. Bentuk bebas (bisa ditulis tangan atau diketik).
- Surat Dinas: Menggunakan kop surat (kepala surat yang berisi identitas instansi/lembaga). Umumnya diketik rapi dengan format standar.
- Perbedaan dari segi Pengirim:
- Surat Pribadi: Dikirim oleh perorangan (individu) kepada individu lain.
- Surat Dinas: Dikirim oleh instansi, lembaga, atau perusahaan (atas nama jabatan, bukan perorangan).
Pembahasan: Surat pribadi lebih fleksibel karena menyangkut hubungan personal antar individu. Sebaliknya, surat dinas sangat terikat aturan dan etika resmi karena mewakili sebuah lembaga atau jabatan tertentu.
Bab 8: Menjadi Pembaca Efektif
25. (Soal 25) Apa yang dimaksud dengan ide pokok paragraf? Jelaskan cara menemukan ide pokok dalam sebuah paragraf!
Jawaban:
Ide pokok (gagasan utama) adalah inti permasalahan yang dibahas dalam suatu paragraf. Ide pokok menjadi dasar pengembangan paragraf dan biasanya dijelaskan oleh kalimat-kalimat penjelas.
Cara menemukan ide pokok dalam paragraf:
- Membaca seluruh paragraf dengan saksama – Pahami isi paragraf secara keseluruhan, jangan hanya membaca sepintas.
- Menemukan kalimat utama – Kalimat utama biasanya bersifat umum dan berisi inti paragraf. Kalimat utama bisa terletak di awal paragraf (deduktif), akhir paragraf (induktif), atau di awal dan akhir (campuran).
- Mencermati kata kunci yang diulang – Kata yang sering muncul dalam paragraf biasanya berkaitan dengan ide pokok.
- Bertanya “paragraf ini membahas apa?” – Jawaban dari pertanyaan ini adalah ide pokok paragraf.
- Membedakan ide pokok dan kalimat penjelas – Kalimat penjelas biasanya bersifat khusus, berisi contoh, data, atau rincian yang mendukung ide pokok.
Pembahasan: Kemampuan menemukan ide pokok sangat penting untuk memahami bacaan secara efektif dan cepat .
Kesimpulan dan Pesan Moral
Selamat! Kamu telah menyelesaikan 25 soal Uraian (Essay) Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP/MTs berdasarkan Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 .
Dari kuis ini, ada beberapa poin penting yang bisa kamu simpulkan:
1. Teks Deskripsi (Bab 1):
Teks yang menggambarkan objek secara rinci dengan melibatkan panca indera. Struktur: identifikasi → deskripsi bagian → simpulan. Gunakan majas personifikasi untuk membuat deskripsi lebih hidup .
2. Cerita Fantasi (Bab 2):
Cerita imajinatif dengan unsur tidak logis. Struktur: orientasi → komplikasi → resolusi → koda. Terbagi menjadi fantasi total dan fantasi sebagian .
3. Teks Prosedur (Bab 3):
Berisi langkah-langkah sistematis. Struktur: tujuan → (alat/bahan) → langkah-langkah. Ciri khas: kalimat imperatif (perintah) .
4. Laporan Hasil Observasi (Bab 4):
Bersifat faktual dan objektif. Gunakan istilah teknis, tanpa opini pribadi .
5. Puisi Rakyat (Bab 5):
- Pantun: 4 baris, sajak a-b-a-b, bersampiran
- Syair: 4 baris, sajak a-a-a-a, semua isi
- Gurindam: 2 baris, sajak a-a, sebab-akibat .
6. Fabel (Bab 6):
Cerita hewan berperilaku manusia. Struktur sama dengan cerita fantasi: orientasi – komplikasi – resolusi – koda.
7. Surat (Bab 7):
- Surat pribadi: bahasa tidak resmi, tanpa kop surat
- Surat dinas: bahasa resmi, ada kop surat dan nomor surat
8. Membaca Efektif (Bab 8):
Ide pokok adalah inti paragraf. Temukan di kalimat utama (awal, akhir, atau awal & akhir paragraf) .
Tips Belajar Efektif:
- Bacalah kembali rangkuman di setiap akhir bab pada buku siswa
- Perbanyak latihan soal uraian karena format ini melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi
- Diskusikan jawaban yang masih ragu dengan guru atau teman
- Buatlah peta konsep untuk setiap jenis teks agar mudah diingat
Bagikan artikel ini kepada teman-teman sekelasmu agar mereka juga bisa berlatih! Jangan lupa untuk membaca kuis pilihan ganda dan isian Bahasa Indonesia Kelas 7 kami yang lain. Sampai jumpa di materi Bahasa Indonesia kelas 7 semester 2! 📚✨









