Aku Cinta Rasul: Nabi Ilyas As, Berdakwah dengan Berpindah-pindah (98)

Karena sikap Bani Israel yang berlebihan.

Maka Allah menurunkan azab berupa kekeringan dan udara yang sangat panas.

Hidup mereka menjadi sengsara, yang kaya pun menjadi miskin.

“Ini pasti gara-gara Ilyas. Ba’al pasti marah karena kita membiarkan dakwah Ilyas. Kita bunuh Ilyas!” umpat para penguasa Bani Israel di depan patung Ba’al.

Namun kabar itu terdengar oleh pengikut Nabi Ilyas yang setia dan melaporkannya kepada Nabi Ilyas.

Nabi Ilyas pergi dari rumahnya, ia bersembunyi di rumah seorang ibu tua yang memiliki anak sakit-sakitan.

Di sanalah Nabi Ilyas bertemu Ilyasa’.

Ilyasa’ sangat cerdas meskipun ringkih.

Atas doa Nabi Ilyas, Ilyasa’ pun disembuhkan Allah dari penyakitnya dan menjadi pengikut Nabi Ilyas.

 

Sumber dan Kontributor

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Isi buku ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali dalam hal pengutipan untuk keperluan penulisan artikel atau karangan ilmiah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Putar suaraPopup promosi ELibrary Stories Plus dengan pilihan paket Premium 24 jam, 30 hari, dan 365 hari untuk membuka akses ke lebih banyak cerita anak berkualitas.