Aku Cinta Rasul: Nabi Ishak As, Pembawa Kabar Gembira (46)

Lalu Nabi Ibrahim menikahkan Nabi Ishak dengan Rifqah, seorang wanita salehah anak dari Bitauel bin Nahur, saudara kandung Nabi Ibrahim.

Dakwah Nabi Ishak sangat gigih dan panjang.

Beliau tidak kenal lelah untuk mempersaudarakan umat manusia.

Tidak pernah putus asa untuk mengajak manusia menjauhi berhala.

Tidak pernah mengeluh meski dimusuhi kaum ingkar.

Menjelang usia ke 80 tahun, Malaikat Izrail mengunjungi Nabi Ishak.

“Wahai Izrail, apakah Allah mengutusmu untuk mencabut nyawaku?” tanya Nabi Ishak dengan lemah lembut.

“Benar, ya nabi Allah. Aku datang hendak membawamu ke surga.”

Nabi Ishak tersenyum mendengar kabar ini.

Sumber dan Kontributor

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Isi buku ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali dalam hal pengutipan untuk keperluan penulisan artikel atau karangan ilmiah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Putar suaraPopup promosi ELibrary Stories Plus dengan pilihan paket Premium 24 jam, 30 hari, dan 365 hari untuk membuka akses ke lebih banyak cerita anak berkualitas.