Aku Cinta Rasul: Nabi Nuh As, Perancang Kapal Raksasa Pertama di Dunia (15)

“Kami tidak akan menaiki perahumu. Kami akan ke gunung,” begitulah Kan’an dan kaum Nabi Nuh yang ingkar menolak.

Akhirnya, memancarlah mata air dari bumi dan turun hujan badai yang sangat deras.

Hanya dalam waktu singkat, banjir pun menenggelamkan permukaan bumi dengan ombak-ombak besar setinggi gunung.

Hanya Nabi Nuh As dan orang-orang beriman saja yang selamat dari banjir itu.

Setelah banjir surut, perahu Nabi Nuh bersandar di puncak gunung Judi.

Mereka bersyukur kepada Allah yang telah memberikan keselamatan kepada mereka. ***

Sumber dan Kontributor

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Isi buku ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali dalam hal pengutipan untuk keperluan penulisan artikel atau karangan ilmiah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Putar suaraPopup promosi ELibrary Stories Plus dengan pilihan paket Premium 24 jam, 30 hari, dan 365 hari untuk membuka akses ke lebih banyak cerita anak berkualitas.