Para ulama Salaf terdahulu biasanya mengucapkan selamat dengan kalimat doa:
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك
(Taqabbalallahu minna wa minkum)
Artinya: “Semoga Allah menerima amalan kami dan kalian.”
Dari Jubair bin Nufair berkata:
“Bahwa jika para sahabat Rasulullah SAW berjumpa dengan hari Id (Idulfitri atau Iduladha), satu sama lain saling mengucapkan: ‘Taqabbalallahu minna wa minka (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian),” (Fath Al-Bari).
Namun, ucapan selamat di hari raya sebenarnya tidak memiliki aturan khusus.
Apapun ucapan selamatnya, selama maknanya tidak keliru bisa dipakai. ***
Sumber dan Kontributor
- Penyunting: elibrary.id
- orami.id



