Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

/
/
/
Kisah Lengkap Maryam Ibu Nabi Isa: Dari Kelahiran hingga Menjadi Wanita Terpilih Allah
/
Page 6
Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Maryam adalah contoh sempurna dari seorang 'abidah (wanita yang sangat rajin beribadah)

Kisah Lengkap Maryam Ibu Nabi Isa: Dari Kelahiran hingga Menjadi Wanita Terpilih Allah

Table of Contents

006. Mukjizat apa yang terjadi dengan turunnya rezeki dari langit untuk Maryam?

Nabi Zakariya AS adalah pengasuh Maryam, tapi ia bukan hanya sekadar pengasuh—ia adalah seorang nabi yang sangat memperhatikan kesejahteraan anak asuhannya. Secara rutin, Zakariya menjenguk Maryam di mihrab, memastikan ia baik-baik saja, memeriksakan kebutuhannya.

Namun suatu hari, ketika Zakariya memasuki mihrab Maryam, ia melihat sesuatu yang sangat mengherankan. Di hadapan Maryam, ada buah-buahan dan makanan yang segar—dan ini bukan musimnya! Allah berfirman dalam QS. Ali Imran ayat 37: “Setiap kali Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya.”

Zakariya yang tentu saja tahu bahwa tidak ada orang lain yang bisa masuk ke mihrab itu, langsung bertanya dengan heran: “Wahai Maryam, dari mana kamu mendapat ini?”

Dengan tenang dan penuh keyakinan, Maryam menjawab: “Itu dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.”

Subhanallah! Bayangkan kejadian ini. Seorang gadis muda, sendirian di ruangan tertutup, tiba-tiba mendapatkan rezeki yang turun langsung dari langit. Ini bukan cerita dongeng—ini adalah mukjizat nyata yang Allah berikan sebagai karamah (tanda kemuliaan) untuk Maryam.

Ibnu Katsir meriwayatkan dari beberapa salaf, ada yang mengatakan bahwa makanan itu adalah buah-buahan musim panas di musim dingin, dan buah-buahan musim dingin di musim panas. Ada juga yang mengatakan bahwa itu adalah makanan surga yang diturunkan khusus untuk Maryam. Apapun bentuknya, yang jelas ini adalah sesuatu yang tidak wajar, sesuatu yang di luar hukum alam biasa.

Yang menarik, mukjizat ini tidak terjadi hanya sekali. Kata “kullama” (setiap kali) dalam ayat menunjukkan bahwa ini adalah kejadian berulang. Setiap kali Zakariya datang, ia selalu menemukan hal serupa. Ini menunjukkan bahwa Maryam berada dalam pemeliharaan Allah yang sangat khusus dan konstan.

Mukjizat turunnya rezeki ini memiliki hikmah yang sangat dalam. Pertama, ini adalah ujian keimanan. Allah ingin menunjukkan kepada Maryam bahwa Dia Maha Mampu memberi rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka. Kedua, ini adalah persiapan mental untuk Maryam, bahwa kelak ia akan mengalami mukjizat yang jauh lebih besar—hamil tanpa suami.

Bagi Zakariya, menyaksikan mukjizat ini membangkitkan harapan di hatinya. Ia berpikir: “Jika Allah bisa memberi Maryam makanan tanpa sebab yang wajar, apakah Dia tidak mampu memberiku anak di usia tua?” Dari sinilah kemudian Zakariya berdoa memohon keturunan, dan Allah mengabulkannya dengan kelahiran Nabi Yahya AS.

Mukjizat rezeki Maryam bukan hanya tentang makanan. Ini adalah pelajaran abadi bahwa Allah tidak pernah membiarkan hamba-Nya yang taat dalam kesulitan. Siapa yang menyerahkan hidupnya untuk Allah, maka Allah akan menjamin kebutuhannya dengan cara yang bahkan tidak pernah terbayangkan.


Pages ( 6 of 10 ): « Previous1 ... 45 6 78 ... 10Next »

Informasi Post

Pengunjung: 0 Hari Ini: 0
💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!

Permintaan Ditolak

Akses ditolak karena tautan yang dituju tidak tersedia. Terima kasih.

Sambut Bulan Suci Ramadhan 2026