Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

/
/
Qur’an Quiz Series: Surah Al-Baqarah Ayat 6–10 — Pelajaran Tentang Orang Kafir dan Munafik untuk Anak-anak

Qur’an Quiz Series: Surah Al-Baqarah Ayat 6–10 — Pelajaran Tentang Orang Kafir dan Munafik untuk Anak-anak

Table of Contents

ebook pdf printable juz amma for kids
ebook pdf printable juz amma for kids full gambar full warna

tridaya bimbel_300x200

Qur’an Quiz Series Al-Baqarah Ayat 6-10

🕌 Qur’an Quiz Series 📖

Al-Baqarah Ayat 6-10 – Mari Belajar Bersama!

Skor: 0/10

0%
Mulai menjawab pertanyaan untuk melihat kemajuan!

1Siapakah yang dimaksud dengan “orang-orang kafir” dalam ayat 6?

A. Orang yang malas beribadah
B. Orang yang menolak kebenaran setelah tahu kebenaran itu
C. Orang yang belum mendengar dakwah
D. Orang yang beriman tapi lalai

2Apa yang terjadi pada hati dan pendengaran orang kafir menurut ayat 7?

A. Dihapus dari ingatan
B. Dihidupkan kembali
C. Dikunci oleh Allah
D. Dipenuhi cahaya

3Apa maksud “penglihatan mereka tertutup”?

A. Mereka tidak bisa melihat dunia
B. Mereka tidak dapat melihat kebenaran
C. Mereka buta fisik
D. Mereka tidur

4Siapa yang dimaksud pada ayat 8 dengan orang yang berkata “Kami beriman” tetapi tidak beriman?

A. Orang kafir
B. Orang munafik
C. Orang fasik
D. Orang saleh

5Apa yang dilakukan orang munafik terhadap Allah dan orang beriman?

A. Menipu
B. Menasihati
C. Membantu
D. Menyembunyikan

6Apa akibat dari menipu Allah dan kaum beriman?

A. Mereka bahagia
B. Mereka menipu diri sendiri
C. Mereka disayangi
D. Mereka diselamatkan

7Apa yang terdapat dalam hati orang munafik?

A. Cinta dan kasih
B. Ketenangan
C. Penyakit
D. Keikhlasan

8Apa balasan bagi orang yang berdusta menurut ayat 10?

A. Dikasihi
B. Diberi rezeki
C. Dihukum dengan azab yang pedih
D. Diampuni

9Mengapa Allah menambah penyakit dalam hati orang munafik?

A. Karena mereka jujur
B. Karena mereka berdusta
C. Karena mereka berzakat
D. Karena mereka beriman

10Apa pelajaran utama dari ayat 6–10 ini?

A. Kejujuran dan keimanan membawa cahaya
B. Menolak kebenaran membuat hati tertutup
C. Berbohong membuat hidup bahagia
D. Semua jawaban benar

Paket Ebook Anak

Beli & Download

Qur’an Quiz Series: Surah Al-Baqarah Ayat 6–10

 

#1. Siapakah yang dimaksud dengan “orang-orang kafir” dalam ayat 6?

✅ Jawaban: B
Pembahasan:
Orang kafir adalah mereka yang mengetahui kebenaran, tetapi memilih menolaknya dengan sombong. (Tafsir Ibnu Katsir)

#2. Apa yang terjadi pada hati dan pendengaran orang kafir menurut ayat 7?

✅ Jawaban: C
Pembahasan:
Allah mengunci hati dan pendengaran mereka, artinya mereka tidak lagi bisa menerima hidayah. (Tafsir As-Sa’di)

#3. Apa maksud “penglihatan mereka tertutup”?

✅ Jawaban: B
Pembahasan:
Penutupan penglihatan bermakna bahwa mereka tidak mau melihat tanda-tanda kebenaran yang nyata. (Tafsir Al-Muyassar)

#4. Siapa yang dimaksud pada ayat 8 dengan orang yang berkata “Kami beriman” tetapi tidak beriman?

✅ Jawaban: B
Pembahasan:
Mereka adalah orang munafik yang pura-pura beriman untuk menipu kaum Muslimin. (Tafsir Ibnu Katsir)

#5. Apa yang dilakukan orang munafik terhadap Allah dan orang beriman?

✅ Jawaban: A
Pembahasan:
Mereka menipu Allah dan kaum beriman dengan berpura-pura beriman padahal tidak. (Tafsir Al-Muyassar)

Finish

Qur’an Quiz Series: Surah Al-Baqarah Ayat 6–10

🕌

Ayat ke-6

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Inna alladzīna kafarū sawā’un ‘alayhim a’anżartahum am lam tunżirhum lā yu’minūn.

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman.

🌙

Ayat ke-7

خَتَمَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰ أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Khatamallāhu ‘alā qulūbihim wa ‘alā sam‘ihim wa ‘alā abṣārihim ghisyāwah, wa lahum ‘ażābun ‘aẓīm.

Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka, dan pada penglihatan mereka ada penutup. Bagi mereka azab yang besar.

🌸

Ayat ke-8

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِينَ

Wa mina-n-nāsi man yaqūlu āmannā billāhi wa bil-yaumil-ākhiri wa mā hum bi-mu’minīn.

Di antara manusia ada yang mengatakan, “Kami beriman kepada Allah dan Hari Akhir,” padahal mereka itu bukan orang-orang yang beriman.

Ayat ke-9

يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَمَا يَخْدَعُونَ إِلَّا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ

Yukhādi‘ūnallāha wa alladzīna āmanū wa mā yakhda‘ūna illā anfusahum wa mā yash‘urūn.

Mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri mereka sendiri tanpa mereka sadari.

💫

Ayat ke-10

فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ

Fī qulūbihim maraḍun fazādahumullāhu maraḍā, wa lahum ‘ażābun alīmun bimā kānū yakżibūn.

Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan bagi mereka azab yang pedih disebabkan mereka berdusta.

Qur’an Stories: Surah Al-Baqarah Ayat 6–10

Cerita & Tafsir Anak — Hati yang tertutup cahaya iman 🌙

Pengantar Cerita
Pernahkah kamu melihat seseorang yang tidak mau mendengar nasihat? Padahal nasihat itu baik untuknya. Nah, dalam ayat ini, Allah menceritakan tentang orang-orang yang hatinya tertutup dari cahaya iman. Yuk, kita dengarkan kisahnya dalam bahasa yang mudah!
Ayat 6
“Orang yang tetap tidak beriman”
Allah berfirman bahwa ada sebagian orang yang, meskipun sudah dijelaskan dan diajak, tetap tidak mau beriman. Seperti pintu hati mereka terkunci. Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan bahwa mereka menolak karena kesombongan dan keras kepala.
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Artinya: Orang-orang kafir itu sama saja, diberi peringatan atau tidak, mereka tidak juga beriman.
Ayat 7
“Hati, pendengaran, dan penglihatan tertutup”
Karena terus menolak kebenaran, Allah biarkan hati mereka seperti tertutup tirai tebal. Menurut Al-Qurthubi, itu seperti kaca buram: cahaya kebenaran sudah ada, tapi tidak bisa masuk.
خَتَمَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ وَعَلَىٰ أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ
Artinya: Allah telah menutup hati dan pendengaran mereka, serta pada penglihatan mereka ada penutup.
Ayat 8
“Mengaku beriman, tapi tidak sungguh-sungguh”
Ada juga orang yang berkata, “Kami beriman kepada Allah dan hari akhir,” tapi sebenarnya tidak sungguh-sungguh. Tafsir As-Sa’dī menjelaskan bahwa mereka hanya berkata begitu agar dianggap baik oleh orang lain.
وَمِنَ النَّاسِ مَن يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَمَا هُم بِمُؤْمِنِينَ
Artinya: Di antara manusia ada yang berkata: “Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian,” padahal mereka bukan orang beriman.
Ayat 9
“Berpura-pura menipu Allah”
Orang munafik berusaha menipu Allah dan orang beriman, padahal sesungguhnya mereka hanya menipu diri sendiri. Menurut Ibnu Katsir, Allah Maha Tahu isi hati manusia, jadi tipu daya mereka tidak akan berhasil.
يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَمَا يَخْدَعُونَ إِلَّا أَنفُسَهُمْ
Artinya: Mereka menipu Allah dan orang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri.
Ayat 10
“Penyakit di hati”
Dalam hati mereka ada penyakit ragu dan iri, dan karena itu Allah menambah penyakit itu. Tafsir Al-Qurthubi menjelaskan: bila seseorang suka berpura-pura dan menolak nasihat, hatinya makin sakit dan jauh dari kebaikan.
فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا
Artinya: Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakit itu.
Pesan untuk Anak
🌟 Hati yang bersih akan mudah menerima kebaikan.
🌱 Jangan pura-pura beriman hanya agar disukai orang.
💖 Jadilah anak yang jujur, mendengar nasihat, dan menjaga hati agar selalu lembut oleh cahaya iman.
Sumber Tafsir: Ringkasan dari Tafsir Ibnu Katsir, Al-Qurthubi, dan As-Sa’dī — disajikan dengan bahasa anak oleh ebookanak.com

🟩 Penjelasan Ayat (6–10)

Ayat-ayat ini menjelaskan dua golongan manusia yang tidak mendapat petunjuk dari Allah:

  • Orang kafir, yang menolak kebenaran setelah mengetahuinya.
  • Orang munafik, yang berpura-pura beriman padahal hatinya tidak beriman.

Allah menjelaskan bahwa orang kafir tidak akan beriman meskipun sudah diberi peringatan, karena hati mereka telah dikunci akibat kesombongan dan keburukan niat mereka.
Sedangkan orang munafik berpura-pura beriman hanya untuk menipu kaum Muslimin. Namun Allah mengetahui isi hati mereka.
Dalam hati mereka ada penyakit kemunafikan, dan Allah menambah penyakit itu karena kebohongan mereka.
Mereka akan mendapat azab yang pedih di akhirat kelak.

🟨 Materi Ayat (6–10)

Ayat 6

Arabic:
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Latin:
Inna alladzīna kafarū sawā’un ‘alaihim a’anżartahum am lam tunżirhum lā yu’minūn

Arti:
Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman.

Ayat 7

Arabic:
خَتَمَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰ أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Latin:
Khatamallāhu ‘alā qulūbihim wa ‘alā sam‘ihim wa ‘alā abṣārihim gisyāwah, wa lahum ‘ażābun ‘aẓīm

Arti:
Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka, serta penglihatan mereka tertutup. Bagi mereka azab yang berat.

Ayat 8

Arabic:
وَمِنَ النَّاسِ مَن يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَمَا هُم بِمُؤْمِنِينَ

Latin:
Wa mina an-nāsi man yaqūlu āmannā billāhi wa bil-yaumil-ākhiri wa mā hum bimu’minīn

Arti:
Di antara manusia ada yang mengatakan, “Kami beriman kepada Allah dan hari akhir,” padahal mereka sebenarnya tidak beriman.

Ayat 9

Arabic:
يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَمَا يَخْدَعُونَ إِلَّا أَنفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ

Latin:
Yukhādi‘ūnallāha walladzīna āmanū wa mā yakhda‘ūna illā anfusahum wa mā yash‘urūn

Arti:
Mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri tanpa mereka sadari.

Ayat 10

Arabic:
فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌۭ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًۭا ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌۢ بِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ

Latin:
Fī qulūbihim maraḍun fazādahumullāhu maraḍā, wa lahum ‘ażābun alīmun bimā kānū yakżibūn

Arti:
Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakit itu, dan bagi mereka azab yang pedih karena mereka berdusta.

🟪 Kesimpulan & Pesan Ayat

🌸 Dari Surah Al-Baqarah ayat 6–10 kita belajar bahwa:

  • Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang menolak kebenaran.
  • Orang munafik hanya menipu dirinya sendiri.
  • Kejujuran dan iman adalah cahaya dalam hati, sedangkan dusta dan kemunafikan adalah penyakit yang berbahaya.

✨ Pesan moral:

Jadilah anak yang jujur, beriman sungguh-sungguh, dan tidak berpura-pura.
Mintalah selalu kepada Allah agar hati kita tidak tertutup dari cahaya petunjuk-Nya.

Informasi Post

Judul

:

Qur’an Quiz Series: Surah Al-Baqarah Ayat 6–10 — Pelajaran Tentang Orang Kafir dan Munafik untuk Anak-anak

Penyunting

:

Kak Nurul Ihsan

Tahun Terbit

:

27 Oktober 2025

Tata Letak

:

Kak Nurul Ihsan
Pengunjung: 0 Hari Ini: 0
💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!

Permintaan Ditolak

Akses ditolak karena tautan yang dituju tidak tersedia. Terima kasih.

Sambut Bulan Suci Ramadhan 2026