Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

penerbit cikal aksara

100 Pahlawan Nusantara: Tuanku Tambusai Tak Pernah Menyerah Kepada Belanda

Lahir : Rokan Hulu, Riau 5 November 1784 Wafat : Negeri Sembilan, Malaysia 12 November 1882 Nama aslinya adalah Muhammad Saleh. Ia adalah putra pejabat tinggi agama di Kerajaan Tambusai. Awalnya, Tuanku Tambusai ikut membantu perjuangan Tuanku Imam Bonjol di Sumatera Barat. Setelah Imam Bonjol tertangkap Belanda, Tuanku Tambusai kemudian meneruskan perjuangannya dengan menyerang pos

100 Pahlawan Nusantara: Tuanku Tambusai Tak Pernah Menyerah Kepada Belanda Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Tuanku Imam Bonjol Diadu Domba Belanda dengan Kaum Adat

Lahir : Tanjung Bunga, Sumatera Barat, 1772 Wafat : Menado, Sulawesi Utara, 8 November 1864 Nama aslinya adalah Muhammad Sahab. Pada tahun 1807, ia mendirikan benteng di kaki Bukit Tajadi yang kemudian diberi nama Bonjol. Sejak saat itu, ia dikenal dengan nama Tuanku Imam Bonjol. Pada tahun 1821, Belanda berhasil mengadu domba Kaum Paderi (agama)

100 Pahlawan Nusantara: Tuanku Imam Bonjol Diadu Domba Belanda dengan Kaum Adat Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Teungku Cik Di Tiro Meninggal Karena Diracun Belanda

Lahir : Tiro, Pidie, Aceh, 1836 Wafat : Benteng, Aneuk Galong, Aceh, Januari 1891 Ia salah seorang pejuang besar dari Aceh. Saat menunaikan ibadah haji, ia mendapat banyak pencerahan tentang semangat perjuangan melawan penjajahan dari para pemimpin Islam di  Timur Tengah. Sekembali dari ibadah haji, Cik Di Tiro kemudian mengobarkan semangat jihad melawan Belanda dengan

100 Pahlawan Nusantara: Teungku Cik Di Tiro Meninggal Karena Diracun Belanda Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Teuku Umar dan Uang 800 Ribu Gulden

Lahir : Meulaboh, Aceh 1854 Wafat : Meulaboh, Aceh 11 Februari 1899 Suami Cut Nyak Dien ini adalah pejuang yang tangguh dan memiliki taktik perang yang cerdik. Pada tahun 1893, ia berpura-pura tunduk pada Belanda untuk mendapatkan perbekalan dan persenjataan yang cukup. Usahanya berhasil. Belanda pun memberinya pasukan dengan persenjataan lengkap. Pada tahun 1896, Teuku

100 Pahlawan Nusantara: Teuku Umar dan Uang 800 Ribu Gulden Read More »

Doa dan Adab Ketika Sakit Berat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, ”Janganlah kamu mencaci maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan menghapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi.” (HR. Muslim) Oleh karena itu, tidak boleh bagi seorang mukmin mencaci maki penyakit yang dideritanya, menggerutu, apalagi sampai berburuk sangka pada Allah dengan musibah sakit yang

Doa dan Adab Ketika Sakit Berat Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Syekh Yusuf Tajul Khalwati Salah Satu Putra Terbaik Afrika Selatan

Lahir Gowa,Sulawesi Selatan 3 Juli 1626 Wafat : Cape Town, Afrika Selatan 23 Mei 1699 Syekh Yusuf lahir di Gowa, Sulawesi Selatan. Ketika Kesultanan Gowa mengalami kekalahan dari Belanda, Syekh Yusuf pindah ke Banten. Sekitar tahun 1644, ia bergabung dengan Sultan Ageng Tirtayasa dan ikut membantu melawan Belanda. Pada tahun 1683 ketika Belanda dan Sultan

100 Pahlawan Nusantara: Syekh Yusuf Tajul Khalwati Salah Satu Putra Terbaik Afrika Selatan Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Sultan Thaha Syaifuddin Berjuang dengan Berpindah-Pindah Tempat

Lahir : Jambi, 1816 Wafat : Muara Tebo, 24 April 1904 Sultan Thaha adalah Sultan Jambi yang sangat gigih melakukan perlawanan terhadap Belanda. Ia menolak perjanjian dengan Belanda yang menyatakan bahwa Jambi adalah milik Belanda yang dipinjamkan kepada Sultan Jambi. Ia melakukan perlawanan pada Belanda dengan berpindah-pindah tempat. Pada 25 September 1858, Belanda menyerang Sultan

100 Pahlawan Nusantara: Sultan Thaha Syaifuddin Berjuang dengan Berpindah-Pindah Tempat Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Sultan Mahmud Badaruddin II Menghadapi Penjajah Inggris dan Belanda

Lahir : Palembang, 1767 Wafat : Ternate, 26 September 1852 Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) adalah Sultan Kerajaan Palembang yang memimpin pertempuran menghadapi dua penjajah sekaligus, Inggris dan Belanda. Sudah lama, Belanda dan Inggris mengincar wilayah Palembang karena ditemukannya tambang timah di daerah Bangka dan sekitarnya. Pada Perang Menteng (1811) di Sungai Aur, SMB

100 Pahlawan Nusantara: Sultan Mahmud Badaruddin II Menghadapi Penjajah Inggris dan Belanda Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Sultan Iskandar Muda

Lahir : Banda Aceh, 1593 Wafat : Banda Aceh, 27 September 1636 Ia adalah raja Kesultanan Aceh yang memerintah sejak tahun 1607—1636. Ia berhasil membawa Aceh pada puncak kejayaan. Portugis yang sudah menguasai Malaka sejak 1511, bahkan tidak bisa menembus pertahanan Aceh. Pada tahun 1615, ia malah menyerang Portugis di Malaka. Pada tahun 1629, Sultan

100 Pahlawan Nusantara: Sultan Iskandar Muda Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Sultan Hasanuddin Terus Berjuang dan Tak Pernah Menyerah

Lahir : Makassar, 11 Januari 1631 Wafat : Makassar, 12 Juni 1670 Sultan Hasanuddin adalah raja Gowa ke-6 yang memerintah sejak tahun 1655. Pada tahun 1660, terjadilah pertempuran hebat antara pasukan Gowa dengan Belanda. Pertempuran itu kemudian berakhir dengan perjanjian perdamaian. Namun tak lama berselang, Belanda melanggar perjanjian yang merugikan Gowa. Sultan Hasanuddin pun menyerang

100 Pahlawan Nusantara: Sultan Hasanuddin Terus Berjuang dan Tak Pernah Menyerah Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Sultan Hamengkubuwono I (Pangeran Mangkubumi)

Lahir : Kertasura, 6 Agustus 1717 Wafat : Yogyakarta, 24 Maret 1792 Pangeran Mangkubumi adalah adik Susuhunan Mataram II (Pakubuwono II) yang berkedudukan di Surakarta. Pangeran Mangkubumi tidak setuju dengan kakaknya yang menerima campur tangan Belanda dalam pemerintahan Mataram. Setelah Pakubuwono II wafat (tahun1749), pemerintahan Mataram malah diserahkan pada Belanda yang kemudian mengangkat Pakubuwono III

100 Pahlawan Nusantara: Sultan Hamengkubuwono I (Pangeran Mangkubumi) Read More »

Page 4 of 9
1 2 3 4 5 6 9
💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!
Sambut Bulan Suci Ramadhan 2026